
Bola.net - Chelsea memang belum pernah meraih satu pun kemenangan di bawah kendali Frank Lampard sebagai manajer. Tetapi, Chelsea dinilai sudah bermain dengan gaya yang progresif.
Chelsea memulai kiprahnya pada musim 2019/2020 dengan hasil yang tidak ideal. The Blues kalah dengan skor 4-0 dari Manchester United pada pekan pertama Premier League (11/8/2019).
Setelah itu, Chelsea berjumpa Liverpool di UEFA Super Cup 2019. Bermain imbang 2-2, Chelsea kalah setelah laga dilanjutkan lewat babak adu penalti.
Chelsea kembali gagal menang saat bermain imbang 1-1 lawan Leicester City di pekan kedua Premier League (18/8/2019). Lalu, pada sisi mana permainan progresif Chelsea? Simak di bawah ini ya Bolnaters.
Chelsea Bermain Progresif
Kepada BBC Sport, Tim Cahill, menyebut tugas Lampard bersama Chelsea tidak mudah. Dia tidak bisa membeli pemain baru dan harus kehilangan Eden Hazard. Lampard hanya bisa mengandalkan pemain muda.
Meskipun belum menang, Tim Cahill melihat Chelsea bermain apik di bawah Lampard. Mantan pemain Everton tersebut merasa The Blues tetap bermain menyerang dan tampil bagus.
"Sudah ada bukti bahwa mereka punya gaya progresif dan Anda bisa melihat peningkatan dalam tim. Lampard berada di saat yang tepat untuk Chelsea. Dia melakukan segalanya," kata Tim Cahill pada BBC Sport.
"Saat melawan Leicester, khusus di babak pertama, Chelsea menjadi tim yang menekan dengan kuat dari segala aspek. Mereka memberi energi yang besar layaknya tim muda. Anda bisa melihat Chelsea berkembang dalam waktu singkat."
"Saya merasa tidak ada hal yang perlu dikhawatirkan dalam tiga laga mereka," tegas Tim Cahill.
Chelsea Bisa Andalkan Olivier Giroud
Absen di bursa transfer membuat Chelsea tidak bisa mencari sosok pengganti Eden Hazard. Dan, Tim Cahill melihat sosok Olivier Giroud pantas untuk dijadikan tumpuan oleh skuad Chelsea pada musim 2019/2020 ini.
"Giroud adalah pemain cerdas yang bisa memberi mereka ruang bermain di belakangnya. Dia telah menunjukkan bahwa dia bisa menjadi bagian integral dari skuad Lampard," kata Tim Cahill.
"Giroud adalah pemain yang tidak mengedepankan egonya dan dia sangat terlibat dalam permainan," tegas Tim Cahill.
Olivier Giroud diprediksi bakal menjadi pemain tumpuan Chelsea di lini depan. Selain Giroud, Chelsea masih punya dua penyerang lain yakni Tammy Abraham dan Michy Bastshuayi.
Sumber: BBC Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Roberto Moreno: Kepa Bukan Kiper Utama Timnas Spanyol
Piala Eropa 20 Agustus 2019, 22:00
-
Lawan Norwich, Menang Harga Mati untuk Chelsea
Liga Inggris 20 Agustus 2019, 21:20
-
Mau Sukses, Frank Lampard Diminta Pelajari Taktik Jurgen Klopp
Liga Inggris 20 Agustus 2019, 21:00
-
Antonio Rudiger Segera Comeback di Skuat Senior Chelsea
Liga Inggris 20 Agustus 2019, 18:40
-
Musim Ini Bisa Jadi Bencana untuk Chelsea dan Frank Lampard, Ini Alasannya
Liga Inggris 20 Agustus 2019, 14:30
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09



















KOMENTAR