
Bola.net - Real Madrid harus gigit jari usai menelan kekalahan 1-2 dari tim tamu Bayern Munchen. Pertandingan berlangsung alot bagi tuan rumah yang tampil di bawah standar.
Kali ini, babak pertama di Santiago Bernabeu berlangsung dengan tempo tinggi. Kedua tim menciptakan sejumlah peluang berbahaya sebelum gol pembuka akhirnya tercipta menjelang turun minum.
Bayern lebih dominan dalam penguasaan permainan, tetapi Real Madrid juga beberapa kali mengancam melalui serangan cepat. Manuel Neuer menjadi figur penting bagi tim tamu dengan menggagalkan sejumlah peluang tuan rumah.
Gol yang akhirnya memecah kebuntuan datang dari Luis Diaz pada menit ke-40. Namun momen tersebut tidak lepas dari kontroversi setelah pemain Real Madrid memprotes dugaan pelanggaran dalam proses terjadinya gol.
Agar kamu tidak ketinggalan informasi terbaru seputar Liga Champions, kamu bisa join di Channel WA Bola.net dengan KLIK DI SINI.
Neuer Tampil Gemilang, Diaz Bawa Bayern Unggul
Sepanjang 45 menit pertama, Real Madrid sebenarnya memiliki beberapa peluang bagus untuk membuka keunggulan. Namun, upaya mereka selalu mampu dihentikan oleh Manuel Neuer yang tampil solid di bawah mistar Bayern.
Bayern juga sempat menciptakan peluang berbahaya melalui Dayot Upamecano dan Serge Gnabry. Bola sempat jatuh bebas di area penalti, tetapi pertahanan Madrid berhasil mencegahnya berakhir menjadi gol.
Andriy Lunin juga tampil menonjol dengan menggagalkan peluang satu lawan satu dari Gnabry. Penyelamatan itu disambut tepuk tangan meriah dari pendukung di Bernabeu yang terus memberi dukungan sepanjang laga penting tersebut.
Namun, kiper asal Ukraina itu tidak mampu berbuat banyak ketika Luis Diaz berhadapan langsung dengannya. Penyerang Kolombia tersebut memanfaatkan umpan Serge Gnabry dan menuntaskan peluang lewat celah di antara kaki Lunin untuk membawa Bayern unggul 1-0 hingga jeda.
Protes Huijsen dan Penjelasan Mantan Wasit
Setelah gol tersebut tercipta, muncul protes dari bek muda Real Madrid, Dean Huijsen. Ia langsung mendekati wasit asal Inggris, Michael Oliver, untuk memprotes kemungkinan adanya handball dalam proses gol.
Meski begitu, protes itu tidak mendapat dukungan luas dari pemain Real Madrid lainnya. Situasi tersebut kemudian dianalisis oleh mantan wasit Spanyol, Iturralde Gonzalez, saat siaran pertandingan.
"Huijsen meminta handball dan memang benar bola mengenai tangan penyerang, tetapi itu tidak disengaja dan tangannya benar-benar menempel pada tubuh," kata Gonzalez seperti dikutip Cadena Ser.
Ia menilai keputusan wasit untuk tidak meniup pelanggaran sudah tepat. Menurutnya, situasi tersebut tidak memenuhi kriteria handball yang dapat membatalkan gol Bayern Munchen.
Kini Madrid harus menghadapi tantangan besar ketika bertandang ke markas Bayern pekan depan, yaitu menghadapi leg kedua dengan defisit gol.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Seperti Wine, Makin Tua Makin Berkelas: Dialah Manuel Neuer!
Liga Champions 8 April 2026, 19:47
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Paraguay vs Prancis 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:54
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kanada vs Maroko 5 Juli 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:49
-
Testimoni Cristiano Ronaldo untuk Luka Modric: Dia Legenda!
Piala Dunia 3 Juli 2026, 20:23
-
Rekap Transfer Persib Hari Ini: 3 Pemain Baru, 9 Resmi Dilepas
Bola Indonesia 3 Juli 2026, 20:12
-
RESMI: Real Madrid Bantah Rumor Transfer Enzo Fernandez dari Chelsea
Liga Spanyol 3 Juli 2026, 20:01
-
Granit Xhaka Pamer Levelnya di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juli 2026, 19:19
-
Mengintip Tren Social Run, Saat Lari Tak Lagi Sekadar Olahraga
Olahraga Lain-Lain 3 Juli 2026, 19:05
-
Akhir Perjalanan Riyad Mahrez Bersama Aljazair
Piala Dunia 3 Juli 2026, 18:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR