- Aksi blunder yang dilakukan kiper anyar Liverpool, Alisson Becker, pada akhir pekan kemarin membuat legenda Manchester United, Peter Schmeichel, angkat bicara. Ia menyarankan pemain asal Brasil tersebut untuk tidak mengubah gaya bermainnya.
Sosok Alisson membuat para penggemar Liverpool tak perlu ragu dengan kualitas di sektor gawang. Berkat kehadirannya, Liverpool sukses meraih kemenangan beruntun dan tidak mencatatkan kebobolan sama sekali.
Namun insiden yang tak terduga terjadi kala The Reds menghadapi Leicester City hari Sabtu (1/9) kemarin. eks penggawa Roma itu kebobolan satu gol, dan itu tercipta setelah dirinya gagal mempertahankan penguasaan bola dengan baik.
Scroll ke bawah untuk membaca komentar Peter Schmeichel.
Saran Schmeichel untuk Alisson
Agar tidak mengulangi kesalahan yang sama di pertandingan selanjutnya, beberapa pihak meyakini bahwa sang kiper harus mengubah gaya bermainnya. Tetapi sebaliknya, Schmeichel justru menyarankan dirinya untuk tidak melakukan perubahan apapun.
"Anda kehilangan bola setiap waktu. Setiap pemain melakukan itu, tak peduli di manapun posisinya," ujar Schmeichel seperti yang dikutip dari Sky Sports.
"Hal terburuk yang bisa ia lakukan adalah berkompromi dengan gayanya. Tetaplah seperti itu, dan merasa nyaman dengannya. Begitulah cara bermain," lanjutnya.
Ingin Lihat Reaksi Alisson
Schmeichel pun meyakini bahwa media akan terus mengungkit masalah blundernya dalam beberapa waktu ke depan. Schemichel pun berharap pria berumur 25 tahun tersebut bisa memberikan reaksi yang tepat.
"Beberapa bulan ke depan dia akan berada di bawah tekanan. Media akan mengamati apa yang ia lakukan. Bagaimana dia bereaksi dengan itu? Bisakah dia keluar dan bermain dengan level tinggi? Itulah seni penjaga gawang," tambahnya.
"Saat dia melakukan kesalahan, kamera akan melihatnya beberapa kali, dia terlihat khawatir. Semuanya bermain di benaknya. Dia harus mengatasi itu, hanya itu cara untuk bisa bertahan," tutupnya.
Kasus blunder Alisson ini seolah mengingatkan pada memori buruk final Liga Champions musim lalu. Pada saat itu, menghadapi Real Madrid, Loris Karius yang dipercaya menjaga gawang melakukan dua blunder dan memuluskan jalan Los Merengues menjadi juara.
Saksikan Juga Video Ini
Seorang pesilat asal Malaysia mengundang kemarahan penonton dalam sebuah laga di Asian Games 2018 melawan atlet Singapura. Kenapa? Saksikan cuplikannya pada tautan video di bawah ini.
(sky/yom)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Matic Tak Percaya Liverpool Akan Terus Meraih Kemenangan
Liga Inggris 4 September 2018, 22:45
-
Joe Gomez Moncer, Liverpool Diyakini Sudah Tak Butuh Lovren
Liga Inggris 4 September 2018, 17:05
-
Kewell: Trio Striker Liverpool Terlalu Menakutkan
Liga Inggris 4 September 2018, 16:50
-
Kewell Yakin Alisson Akan Belajar dari Blundernya
Liga Inggris 4 September 2018, 16:00
-
Beli Banyak Pemain Hebat, Klopp Dianggap Seperti Berulang Tahun
Liga Inggris 4 September 2018, 14:20
LATEST UPDATE
-
Benarkah Luke Vickery Tengah Dinaturalisasi Timnas Indonesia?
Tim Nasional 8 April 2026, 09:03
-
Kemenangan di Markas Sporting jadi Pembuktian Arsenal
Liga Champions 8 April 2026, 09:01
-
Seven Speed Motorsport Bidik Sapu Bersih Podium di Kejuaraan Nasional 2026
Otomotif 8 April 2026, 09:00
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 8-9 April 2026
Liga Champions 8 April 2026, 08:48
-
Peluru Pengganti yang Membawa Arsenal Menang di Sporting
Liga Champions 8 April 2026, 08:40
-
Kata-Kata Harry Kane Usai Bawa Bayern Munchen Menang di Bernabeu
Liga Champions 8 April 2026, 07:59
-
Harry Kane Puas Bayern Bungkam Madrid di Bernabeu: Selalu Sulit!
Liga Champions 8 April 2026, 07:48
-
Kompany Puji Penampilan Spesial Manuel Neuer: Konsistensi!
Liga Champions 8 April 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR