
Bola.net - Josep Guardiola melontarkan peringatan keras bahwa perburuan gelar Premier League bagi Manchester City bisa saja berakhir akhir pekan ini. Bila tak ingin terjadi, syaratnya adalah The Citizens tidak boleh kalah saat bertandang ke markas West Ham akhir pekan ini.
Kondisi ini menjadi tekanan hebat bagi sang juara bertahan yang sedang mengejar ketertinggalan poin. Man City terancam tertinggal hingga 10 poin dari Arsenal jika sang rival berhasil menumbangkan Everton.
Situasi makin dramatis karena mental Erling Haaland dkk baru saja ambruk di kancah Eropa. Mereka baru saja dipukul telak 0-3 oleh Real Madrid dalam laga leg pertama Liga Champions.
Kini, fokus utama Pep adalah membangkitkan militansi anak asuhnya di kompetisi domestik yang tersisa. Baginya, tidak ada lagi ruang untuk melakukan blunder sekecil apa pun di sisa musim ini.
Lupakan Luka di Liga Champions

Pep Guardiola menegaskan bahwa Premier League tetap menjadi kompetisi yang paling sulit untuk dimenangkan. Ia menyadari bahwa membuang poin saat ini sama saja dengan memberikan trofi kepada lawan.
Momentum ini dianggap jauh lebih baik dibandingkan performa buruk Manchester City pada musim lalu. Saat itu, City tertinggal jauh hingga 13 poin di belakang sang juara, Liverpool.
"Liga adalah gelar yang paling sulit. Jadi Premier League selalu, saya yakini, adalah yang paling sulit," ujar Pep Guardiola.
"Dan kita masih di sana, menyadari bahwa jika kita kehilangan poin, itu akan berakhir," tegas manajer asal Spanyol tersebut.
Final di Sepuluh Laga Sisa

Pep merasa senang karena musim ini timnya masih memiliki kesempatan bertarung di jalur juara. Baginya, setiap tim yang dihadapi sekarang sedang berjuang demi tujuan yang sangat krusial.
Entah itu berjuang lolos dari degradasi atau berebut tiket ke kompetisi Eropa, semua lawan bakal tampil habis-habisan. Pep pun menutup rapat pintu maaf bagi kesalahan individu dalam strategi masterclass miliknya.
"Sekarang adalah sebuah kesenangan bisa berada di sini. Musim lalu kami tidak bisa merasakan tahap ini, jadi ini menyenangkan," kata Pep.
"Selalu saya katakan ketika saya tiba, dalam 10 pertandingan terakhir setiap tim bermain untuk sesuatu. Jadi itu normal. Sekarang tidak ada kesempatan kedua," lanjutnya.
Ancaman Nyata dari Zona Degradasi
Meski West Ham masih terjebak di zona degradasi, tim asuhan Nuno Espirito Santo tersebut sedang menunjukkan tren bangkit. Mereka hanya kalah dua kali dari 11 pertandingan terakhir di seluruh kompetisi.
The Hammers punya ambisi besar untuk segera keluar dari zona merah demi mengamankan posisi di kasta tertinggi. Hal ini diprediksi akan menyulitkan langkah City yang butuh kemenangan demi menjaga chemistry tim tetap positif.
Jika gagal menang, mimpi Manchester City meraih gelar ketujuh di bawah asuhan Pep terancam hancur. Pertempuran di London Stadium ini akan menjadi penentu nasib masa depan sang juara bertahan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bila Kalah dari West Ham, Mimpi Manchester City Juara Liga Inggris Tamat
Liga Inggris 14 Maret 2026, 04:22
LATEST UPDATE
-
Tottenham dan Bencana di London Utara
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:38
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
-
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:28
-
Bukayo Saka Dikritik, Bukayo Saka Dibela
Liga Inggris 14 Maret 2026, 04:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54



















KOMENTAR