Borok Keluarga Glazer di Manchester United: Cuma Pentingkan Cuan, Utang Menggunung, Wajar Didesak Out

Bola.net - Sudah bukan rahasia lagi jika suporter Manchester United sangat ingin Keluarga Glazer hengkang dari klub kesayangan mereka. Banyak alasan yang melatarbelakangi keinginan fans ini.
Tekanan kepada Keluarga Glazer semakin gencar datang dalam beberapa musim terakhir, seiring dengan anjloknya prestasi Manchester United secara drastis.
Suporter tidak hanya mengkritik pemain tetapi juga keluarga Glazer. Mereka menggelar protes terhadap Glazers sebelum laga MU selanjutnya menghadapi Liverpool di Old Trafford pada Selasa (23/8/2022) dini hari WIB.
"Ketika sebuah bisnis gagal dan tidak berkinerja, itu adalah kesalahan pemilik bisnis," kata Gary Neville setelah Brentford mengalahkan MU dengan skor 4-0.
"Mereka mengambil sekitar 24 juta poundsterling (hampir Rp428 miliar) dari klub dua bulan lalu tetapi stadion rusak dan tim yang buruk," sambungnya
Apakah memang benar keluarga Glazer hanya mementingkan keuntungan tanpa memperhatikan nasib klub? Berikut 13 fakta bahwa keluarga Glazer adalah masalah utama MU.
Borok Keluarga Glazer di MU (Bagian 1)

1. MU adalah satu-satunya klub Liga Premier yang membayar dividen kepada pemegang sahamnya. Mayoritas keuntungan itu masuk ke enam anggota keluarga Glazer yang memiliki saham di klub.
2. Sejak 2016, MU telah membayar 166 juta poundsterling (hampir Rp 3 triliun) kepada pemegang saham mereka. Nilai rata-ratanya adalah 22 juta poundsterling (Rp329 miliar) setahun.
3. Manchester United juga telah membayar bunga 743 juta poundsterling (Rp13,2 triliun) untuk utang keluarga Glazer saat membeli saham mayoritas klub sejak tahun 2005.
Borok Keluarga Glazer di MU (Bagian 2)

4. Tidak ada klub Liga Inggris yang melakukan pembayaran bunga lebih besar daripada Manchester United pada 2020/2021 yakni 21 juta poundsterling (Rp 374 miliar).
5. Antara tahun 2010 hingga 2021, MU membayar 517 juta poundsterling (Rp9 triliun) untuk pembayaran bunga. Sementara 19 klub lainnya secara total melakukan pembayaran bunga 536 juta poundsterling (Rp9,6 miliar) untuk periode yang sama hingga 2021.
6. Meskipun sudah ada pendanaan ulang, utang kotor Manchester United 592 juta poundsterling (Rp10,5 triliun) hampir tidak berubah saat Glazers datang. Utang terbesarnya yakni pada 2006, sebesar 604 juta poundsterling (Rp10,7 triliun)
Borok Keluarga Glazer di MU (Bagian 3)

7. Hanya Tottenham, karena pembangunan stadion baru mereka yang mewah, memiliki lebih banyak utang daripada Manchester United.
8. Pengeluaran infrastruktur Manchester United antara 2012 hingga 2021 hanya 136 juta poundsterling (Rp2,4 triliun). Manchester City telah menghabiskan hampir tiga kali lipatnya yakni 374 juta poundsterling (Rp6,6 triliun), dan Tottenham habiskan 1,4 miliar (Rp24 triliun).
9. Keluarga Glazers mengambil keuntungan 154 juta poundsterling (Rp2,7 triliun) dari United dari 2012 hingga 2021. Tidak ada pemilik Liga Inggris yang mendapatkan keuntungan daripada mereka dalam 10 tahun terakhir.
10. Di saat keluarga Glazers mengambil keuntungan dari Manchester United, pemilik City memberi suntikan investasi 684 juta poundsterling (Rp12,1 triliun) ke klub mereka dan pemilik Chelsea investasikan 516 juta poundsterling (Rp9,1 triliun)
Borok Keluarga Glazer di MU (Bagian 4)

11. Antara 2017 hingga 2021, Chelsea menghasilkan keuntungan lebih dari lima kali lipat dari penjualan pemain dibandingkan Manchester United. Wolves, Crystal Palace, Newcastle, West Ham, Tottenham, Southampton, Arsenal, Everton, Man City, Leicester City dan Liverpool juga lebih banyak.
12. Pendapatan Manchester United telah turun 87 juta poundsterling (Rp1,5 triliun) sejak 2017, sedangkan Chelsea, Tottenham, Liverpool dan City mengalami peningkatan pendapatan.
13. Glazers telah menjual beberapa saham Kelas A di Manchester United selama bertahun-tahun dan meraup 465 juta poundsterling (Rp8,2 triliun). Tapi klub belum menerima hasil dari penjualan saham tersebut.
Sumber: Planet Football
Disadur dari: Bola.com (Suharno, Yus Mei Sawitri) 18 Agustus 2022
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cuan! Ini 3 Alasan Real Madrid Lepas Casemiro ke Man United
Liga Spanyol 21 Agustus 2022, 21:00
-
Mohamed Salah: Laga Lawan Man United Selalu Spesial!
Liga Inggris 21 Agustus 2022, 20:00
-
Kata Michael Owen tentang Peluang MU Finis 4 Besar Premier League Musim Ini: Sulit
Liga Inggris 21 Agustus 2022, 16:49
-
Pesan Michael Owen buat Para Fans MU: Beri Erik ten Hag Waktu
Liga Inggris 21 Agustus 2022, 14:50
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR