
Bola.net - Pakar transfer Eropa, Fabrizio Romano, membagikan informasi menarik mengenai ketertarikan Manchester United terhadap Benjamin Sesko. Ia menegaskan bahwa sosok paling ngotot mendatangkan striker RB Leipzig tersebut ternyata bukanlah sang pelatih, Ruben Amorim.
Pada musim panas ini, Manchester United memang tengah serius mencari penyerang baru. Tim berjuluk Setan Merah itu membutuhkan sosok predator di lini depan, terutama untuk menggantikan Rasmus Hojlund yang dinilai belum tampil sesuai ekspektasi.
Saat ini, radar MU mulai mengerucut pada satu nama: Benjamin Sesko. Striker muda milik RB Leipzig itu disebut-sebut jadi target prioritas klub untuk mengisi lini serang.
Dalam laporan terbarunya, Romano mengungkap bahwa dorongan utama agar MU merekrut Sesko bukan datang dari Amorim. Lalu siapa sebenarnya sosok di balik dorongan ini?
Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Permintaan Juru Transfer
Romano mengungkapkan bahwa ketertarikan MU terhadap Sesko sebenarnya merupakan inisiatif dari juru transfer mereka, Christopher Vivell.
Vivell bukan orang asing bagi Sesko. Ia adalah sosok yang pertama kali menemukan talenta sang striker saat masih bermain di RB Salzburg.
Bahkan, Vivell pula yang membawa Sesko ke RB Leipzig. Ia sangat mengenal kualitas sang pemain dan secara tegas merekomendasikan Manchester United untuk memboyongnya ke Old Trafford.
Siap Pindah
Masih dari laporan yang sama, Romano menyebutkan bahwa Sesko juga terbuka untuk kemungkinan bergabung dengan Manchester United.
Sang striker disebut punya keinginan untuk menjajal atmosfer Premier League. Selain itu, ia juga mempertimbangkan untuk meninggalkan Leipzig demi mencari tantangan baru dalam kariernya.
Kendati MU tidak bermain di kompetisi Eropa musim depan, Sesko tetap dikabarkan siap pindah apabila klub Inggris tersebut bisa mencapai kesepakatan dengan Leipzig.
Transfer yang Sulit
Meski begitu, Romano menekankan bahwa transfer ini tidak akan mudah diwujudkan. Pasalnya, Leipzig mematok harga tinggi untuk sang striker, yakni sekitar 85 juta euro di musim panas ini.
Agar bisa merekrut Sesko, Manchester United harus menjual beberapa pemain terlebih dahulu demi menyeimbangkan neraca keuangan mereka.
Sumber: Fabrizio Romano
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Pujian Senne Lammens untuk Michael Carrick: Pertahanan MU Jadi Solid!
Liga Inggris 25 Februari 2026, 19:19
-
Dulu Dibuang Milan, Sekarang Jadi Jagoan UCL: Kisah Jens Petter Hauge
Liga Champions 25 Februari 2026, 18:43
-
Masa Depan Bruno Fernandes Ditentukan Tiket Liga Champions
Liga Inggris 25 Februari 2026, 18:13
-
Dua Singa di Lini Serang Timnas Norwegia: Sorloth dan Haaland!
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:47
-
Live Streaming Atalanta vs Dortmund - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:45
-
Ricuh Kartel, Presiden FIFA Jamin Meksiko Aman Jadi Tuan Rumah Piala Dunia
Piala Dunia 25 Februari 2026, 17:17
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 25-26 Februari 2026
Liga Champions 25 Februari 2026, 17:17
-
5 Faktor yang Membuat Man United-nya Carrick Belum Terkalahkan
Liga Inggris 25 Februari 2026, 16:15
-
Tak Lagi Percaya Di Gregorio, Juventus Intip Peluang Gaet Alisson dari Liverpool
Liga Italia 25 Februari 2026, 15:23
-
Jelang Juventus vs Galatasaray, Di Gregorio Dapat Ancaman Serius Dari Juventini
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:56
-
Juventus vs Galatasaray: Tertinggal 2-5, Del Piero Ragu Bianconeri Bisa Lewati Cimbom?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:35
-
Tempat Menonton PSG vs Monaco: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:31
-
Tempat Menonton Juventus vs Galatasaray: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 25 Februari 2026, 14:21
LATEST EDITORIAL
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24
-
5 Klub MLS yang Paling Mungkin Mendatangkan Casemiro
Editorial 25 Februari 2026, 14:47
-
6 Pemain Arsenal yang Kontraknya Habis pada 2027, Siapa Bertahan dan Siapa Dijual?
Editorial 24 Februari 2026, 14:21
-
4 Rekrutan Gratis Manchester United, Adakah yang Benar-Benar Sukses?
Editorial 24 Februari 2026, 13:58

























KOMENTAR