Bola.net - - Perseteruan dan perang kata yang melibatkan pelatih Chelsea, Antonio Conte dengan pelatih Manchester United, Jose Mourinho ikut menyita perhatian dari Fabio Capello. Menurutnya, perseteruan kedua pelatih itu sudah kelewatan.
Sebagaimana diketahui, perseteruan antara Mourinho dan Conte tampaknya masih jauh dari kata selesai.
Dimulai dengan komentar Conte yang mengatakan dia tak ingin mengulang 'musim Mourinho' bersama Chelsea untuk mengacu pada bagaimana pelatih asal Portugal tersebut dipecat Chelsea usai meraih gelar juara pada 2016 silam.
Dalam pertemuan antara Chelsea dan Manchester United pada NOvember lalu, tak ada jabat tangan antara kedua pelatih, namun tensi perang kata kedua pelatih semakin meningkat di beberapa hari terakhir.
Conte merasa tersinggung dengan sindiran badut yang dilontarkan Mourinho dan kemudian membalasnya dengan menyebut pelatih Manchester United itu menderita demensia alias kehilangan ingatan.
Dan kemudian Mourinho kembali memanaskannya dengan menyinggung hukuman yang diterima Conte terkait pengaturan skor di Italia beberapa tahun silam, namun kemudian Conte dibebaskan dari semua kesalahan.
Dan terbaru, Conte mengatakan bahwa dia sama sekali tak menyesal dengan komentar-komentarnya tentang Mourinho dan tak menyesal memiliki masalah dengan pelatih Manchester United itu.
"Saya pikir Conte tak menyadari siapa yang dia lawan. Jersey Chelsea-lah yang membuat seorang pelatih tegang. Ingat betapa meledak-ledaknya dia ketika menjadi pelatih Chelsea? Conte hanya melakukan apa yang Mourinho dulu pernah lakukan," ujarnya kepada Sky Sport Italia.
"Kita semua ingat bagaimana Mourinho berlutut di tengah lapangan, berlari-lari setelah timnya meraih kemenangan," sambungnya.
"Mereka gila. Saya tak pernah menyangka akan sejauh ini. Tapi ingat, ketika anda mengusik Mourinho, dia sangat pintar dalam debat ini. Mungkin sekali lagi dia hanya ingin mengalihkan perhatian dari timnya," tandasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabregas Minta Chelsea Tak Keder Hadapi Messi dan Barcelona
Liga Champions 12 Januari 2018, 16:00
-
Rudiger: Saya ke Chelsea untuk Menangkan Trofi
Liga Inggris 12 Januari 2018, 14:10
-
Hazard Belum Capai Kesepakatan Apapun dengan Madrid
Liga Inggris 12 Januari 2018, 13:50
-
Bukan Cuma Allegri, Chelsea Incar Nama-nama Top Ini untuk Gantikan Conte
Liga Inggris 12 Januari 2018, 12:20
-
Kala Eden Hazard Jadi Kurcaci Di London
Open Play 12 Januari 2018, 12:06
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR