
Bola.net - Roman Abramovich akhirnya memilih memecat Frank Lampard dari posisi manajer Chelsea. Abramovich hanya butuh waktu selama 30 menit, sembari menikmati sarangan, untuk kemudian memecat manajer berusia 42 tahun.
Indikasi pemecatan Lampard sudah terdengar menjelang awal pekan ini. Sebelumnya, Lampard mendapat 'perpanjangan waktu' tiga pertandingan untuk menyelamatkan karier di Chelsea.
Namun, manajemen klub tak sabar karena Chelsea akan menghadapi babak 16 besar Liga Champions. Manajemen tak yakin Lampard bisa mengatasinya sehingga opsi pemecatan dilakukan.
"Chelsea hari ini telah berpisah dengan pelatih kepala Frank Lampard. Ini merupakan keputusan yang sangat sulit, dan bukan keputusan yang dianggap enteng oleh pemilik dan Dewan," kata Roman Abramovich di situs resmi klub.
Sarapan Dulu, Lalu Dipecat
Frank Lampard mendapat panggilan untuk bertemu manajemen klub, Senin (25/1/2021) pukul 09.00 waktu London. Pada saat yang sama, sesi latihan Chelsea ditiadakan. Ini menandakan pertemuan tersebut serius.
Lampard dipanggil untuk sarapan pagi, setelah Roman Abramovich memutuskan bahwa karier mantan gelandang the Blues itu tidak dapat diselamatkan.
Saat itu, Chairman klub, Bruce Buck dan direktur Marina Granovskaia sudah diberi tahu bahwa Lampard sudah selesai.
Abramovich membuat keputusan untuk memecat Lampard. Ia mengaku tidak melihat tanda-tanda perbaikan meski Chelsea baru saja menang atas Luton di Piala FA. Abramovich tetap tak puas dengan penampilan Chelsea yang datar dan tegang.
Pertemuan yang Dingin dalam 30 Menit
Lampard, yang telah bersiap untuk berangkat ke tempat latihan di Cobham ketika dia menerima panggilan itu, tahu apa yang akan terjadi ketika dia tiba.
Tidak ada suara marah dalam percakapan dengan manajemen klub. Pertemuan selama setengah jam itu suram dan sedih ketika Lampard diberitahu bagaimana Abramovich mengambil keputusannya.
Staf kepelatihan Lampard juga dihubungi oleh manajemen klub terkait kabar pemecatan itu.
Manajemen Chelsea sudah tak yakin dengan Lampard setelah kekalahan dari Arsenal pada Boxing Day. Kekalahan ketiga Chelsea dalam empat pertandingan juga dipandang sebagai bukti nyata bahwa ada sesuatu yang salah.
Abramovich awalnya masih menunda untuk memecat Lampard karena hubungan baik dan status legendarisnya sebagai pencetak gol terbanyak klub. Namun, miliarder asal Rusia itu pun terpaksa mengambil keputusan pemecatan.
Sumber: The Sun
Disadur dari Bola.com (Penulis: Wiwig Prayugi, 26 Januari 2021)
Baca Ini Juga:
- Maaf Chelsea, Tuchel Bukan Guardiola atau Klopp
- Pemecatan Frank Lampard adalah Bukti Bahwa Chelsea Tidak Pernah Belajar
- Prediksi Gary Neville: Thomas Tuchel Cuma Bertahan Dua Tahun di Chelsea
- 4 Perkiraan Formasi Chelsea di Bawah Komando Thomas Tuchel
- Beda Kisah Frank Lampard dan Ole Gunnar Solskjaer, Cuma Soal Pemberian Waktu Saja
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lampard Dipecat Chelsea, Steven Gerrard: Itu Tidak Mengejutkan
Liga Inggris 26 Januari 2021, 23:33
-
Susul Lampard, Pemain Ini Segera Tinggalkan Chelsea?
Liga Inggris 26 Januari 2021, 21:20
-
Kapan Tomori Jalani Debut Bersama Milan? Ini Jawaban dari Pioli
Liga Italia 26 Januari 2021, 19:41
-
Terungkap, Pemain Chelsea Tidak Enjoy Dilatih Lampard
Liga Inggris 26 Januari 2021, 18:40
-
Chelsea Diklaim Lakukan Kekeliruan Besar dengan Memecat Frank Lampard
Liga Inggris 26 Januari 2021, 17:00
LATEST UPDATE
-
Debut Impian Anthony Gordon, 2 Assist dalam Kemenangan Besar Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 11:19
-
Adrien Rabiot Sudah Memahami Tuntutan Ruben Amorim di AC Milan
Liga Italia 24 Agustus 2026, 11:08
-
Randal Kolo Muani Bikin Luciano Spalletti Frustrasi
Liga Italia 24 Agustus 2026, 10:19
-
Barcelona Menang Besar 5-0, Ulasan Performa Para Pemain di Markas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 10:09
-
AC Milan Tekuk Torino, Berikut Performa Pemain di Setiap Lini
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:53
-
Juventus Tekuk Frosinone, Bremer Gemilang, Kolo Muani Melempem
Liga Italia 24 Agustus 2026, 09:07
-
Nyaris Terkapar, Bagaimana Performa Para Pemain Liverpool di Kandang Newcastle?
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 08:27
-
Comeback Manchester City: Cherki Gemilang, Haaland Belum Tajam
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 07:42
-
Man of the Match Elche vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:47
-
Man of the Match Torino vs Milan: Samuel Chukwueze
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:43
-
Hasil Elche vs Barcelona: Raphinha dan Fermin Lopez Menggila
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 06:17
-
Hasil Torino vs Milan: Adrien Rabiot Merevitalisasi Rossoneri
Liga Italia 24 Agustus 2026, 06:10
-
Man of the Match Frosinone vs Juventus: Bremer
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:44
-
Hasil Frosinone vs Juventus: Bianconeri Amankan Tiga Poin di Laga Perdana!
Liga Italia 24 Agustus 2026, 01:32
-
Man of the Match Newcastle vs Liverpool: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 00:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR