Bola.net - Sebuah informasi beredar mengenai pemecatan Frank Lampard. Sang manajer dipecat Chelsea setelah para pemainnya dilaporkan tidak nyaman dilatih sang manajer.
Kebersamaan Lampard bersama Chelsea resmi berakhir kemarin. Manajemen Chelsea resmi mengakhiri kerjasama mereka dengan manajer 42 tahun itu.
Dalam pernyataan resminya, Chelsea membeberkan alasan mengapa Lampard dipecat. Sang manajer disebut gagal mencapai target yang telah ditetapkan manajemen.
The Athletic mengklaim bahwa ternyata ada beberapa alasan lain mengapa Lampard dipecat. Salah satunya adalah karena para pemain Chelsea tidak nyaman dilatih sang manajer.
Apa yang membuat para pemain Chelsea tidak nyaman dilatih Lampard? Simak selengkapnya di bawah ini.
Instruksi Tidak Jelas
Menurut laporan tersebut, Lampard diklaim tidak memberikan instruksi yang jelas di setiap pertandingan.
Sang manajer dikabarkan membebaskan para pemainnya saat bermain. Mereka diminta untuk mengekspresikan diri mereak di atas lapangan tanpa diberi instruksi yang mendetail.
Kebijakan Lampard ini dinilai menjadi penyebab Chelsea kerap menelan hasil yang kurang baik dalam dua bulan terakhir.
Konflik Internal
Selain karena faktor instruksi saat pertandingan, Lampard juga dinilai gagal meredam konflik di dalam tim.
Menurut laporan yang beredar, ada dua pemain yang kerap berkelahi di skuat Chelsea. Mereka adalah Antonio Rudiger dan Cesar Azpilicueta.
Situasi ini kabarnya mempengaruhi kondisi internal Chelsea, sehingga skuat mereka dilaporkan tidak harmonis.
Pengganti Lampard
Chelsea sendiri dilaporkan sudah menemukan pengganti Lampard.
Mereka akan mempekerjakan Thomas Tuchel sebagai juru taktik mereka yang baru.
(The Athletic)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lampard Dipecat Chelsea, Steven Gerrard: Itu Tidak Mengejutkan
Liga Inggris 26 Januari 2021, 23:33
-
Susul Lampard, Pemain Ini Segera Tinggalkan Chelsea?
Liga Inggris 26 Januari 2021, 21:20
-
Kapan Tomori Jalani Debut Bersama Milan? Ini Jawaban dari Pioli
Liga Italia 26 Januari 2021, 19:41
-
Terungkap, Pemain Chelsea Tidak Enjoy Dilatih Lampard
Liga Inggris 26 Januari 2021, 18:40
-
Chelsea Diklaim Lakukan Kekeliruan Besar dengan Memecat Frank Lampard
Liga Inggris 26 Januari 2021, 17:00
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR