
Bola.net - Legenda Liverpool, Jamie Carragher, mengungkapkan pendapatnya tentang perbandingan tiga gelandang tengah terbaik yang dimiliki oleh Inggris satu dekade terakhir.
Menurut sosok yang baru saja pensiun akhir musim lalu tersebut, Steven Gerrard dan Frank Lampard merupakan pemain yang lebih baik ketimbang gelandang ikonik Manchester United, Paul Scholes.
"Frank memiliki banyak momen penting dalam karirnya, oleh sebab itulah menurut saya ia berada di belakang Steven Gerrard namun di depan Paul Scholes dalam daftar tiga gelandang terbaik Inggris," ungkap Carragher dalam kolomnya di Daily Mail.
Pemain yang semasa aktif bermain sebagai bek tengah ini membeberkan alasannya untuk meletakkan Lampard setingkat diatas Scholes.
"Saya tahu bahwa Xavi menyebut Scholes sebagai pemain tengah terbaik dalam 20 tahun terakhir, namun Frank lebih berpengaruh dalam laga-laga besar."
"Sejumlah golnya menjadi penentu bagi gelar perdana Chelsea di tahun 2005, ia juga membantu klubnya di final FA club dan juga mencetak gol di final Liga Champions."
Carragher kemudian membandingkan produktifitas antara kedua pemain tersebut di bagi negara maupun klub. Lampard sendiri saat ini tercatat sebagai gelandang tersubur sepanjang sejarah Liga Inggris sekaligus memegang rekor pencetak gol terbanyak bagi Chelsea.
"Frank bermain dan mencetak gol lebih banyak untuk Inggris. Selain itu, total 166 golnya di Premier League jauh lebih banyak dari catatan 107 gol Scholes," imbuh Carra. (dym/mri)
Menurut sosok yang baru saja pensiun akhir musim lalu tersebut, Steven Gerrard dan Frank Lampard merupakan pemain yang lebih baik ketimbang gelandang ikonik Manchester United, Paul Scholes.
"Frank memiliki banyak momen penting dalam karirnya, oleh sebab itulah menurut saya ia berada di belakang Steven Gerrard namun di depan Paul Scholes dalam daftar tiga gelandang terbaik Inggris," ungkap Carragher dalam kolomnya di Daily Mail.
Pemain yang semasa aktif bermain sebagai bek tengah ini membeberkan alasannya untuk meletakkan Lampard setingkat diatas Scholes.
"Saya tahu bahwa Xavi menyebut Scholes sebagai pemain tengah terbaik dalam 20 tahun terakhir, namun Frank lebih berpengaruh dalam laga-laga besar."
"Sejumlah golnya menjadi penentu bagi gelar perdana Chelsea di tahun 2005, ia juga membantu klubnya di final FA club dan juga mencetak gol di final Liga Champions."
Carragher kemudian membandingkan produktifitas antara kedua pemain tersebut di bagi negara maupun klub. Lampard sendiri saat ini tercatat sebagai gelandang tersubur sepanjang sejarah Liga Inggris sekaligus memegang rekor pencetak gol terbanyak bagi Chelsea.
"Frank bermain dan mencetak gol lebih banyak untuk Inggris. Selain itu, total 166 golnya di Premier League jauh lebih banyak dari catatan 107 gol Scholes," imbuh Carra. (dym/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho Keluhkan 'Pemborosan' Chelsea
Liga Inggris 15 September 2013, 16:15
-
United Dekati Wonderkid Southampton
Liga Inggris 15 September 2013, 14:30
-
Trio Premier League Siap Tampung Llorente
Liga Inggris 15 September 2013, 12:42
-
Tampil Menawan, Barkley Jadi Rebutan United dan Chelsea
Liga Inggris 15 September 2013, 09:23
-
Mourinho Iri Pada Hadiah Penalti Manchester United
Liga Inggris 15 September 2013, 07:06
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR