Bola.net - Legenda Liverpool, Jamie Carragher, menilai bahwa skuat The Reds yang ada saat ini masih memiliki mental yang sangat lemah.
Hal tersebut dilontarkannya usai melihat Liverpool ditekuk tuan rumah Crystal Palace 3-1 di Selhurts Park. The Reds sejatinya unggul lebih dulu via Rickie Lambert. Namun, Palace akhirnya membalas melalui Dwight Gayle, Joe Ledley dan Mile Jedinak.
Carragher pun menilai Liverpool tak belajar dari pengalaman masa lalu. Di tempat yang sama musim lalu, The Reds yang unggul 3-0 akhirnya bisa dikejar dan Palace memaksakan hasil imbang 3-3.
"Ini lebih dari sekedar start yang buruk - ada sesuatu yang salah. Mereka terus di-bully dalam banyak laga. Di akhir musim lalu, kami mengatakan bahwa mereka lemah secara mental dan fisik. (Sekarang) tak ada yang berubah," ketusnya pada Sky Sports News.
Eks Wakil Kapten Liverpool itu menambahkan, terpuruknya The Reds saat ini tak terpengaruh dengan perginya Luis Suarez.
"Mereka menghabiskan 120 juta Pounds dan Suarez hengkang. Lalu kenapa memangnya jika Suarez hengkang? (Mereka masih) lemah secara mental dan tak memiliki sosok seorang pemimpin di atas lapangan. Sebagai fans Liverpool, hal terburuk yang bisa Anda lempar pada tim Anda sendiri atau berpikir bahwa mereka sedang di-bully dan lemah dan itulah yang Anda lihat dari laga hari ini. Ini bukan pertama kalinya. Ini sudah terjadi sepanjang musim," ketusnya lagi. [initial]
(sky/dim)
Hal tersebut dilontarkannya usai melihat Liverpool ditekuk tuan rumah Crystal Palace 3-1 di Selhurts Park. The Reds sejatinya unggul lebih dulu via Rickie Lambert. Namun, Palace akhirnya membalas melalui Dwight Gayle, Joe Ledley dan Mile Jedinak.
Carragher pun menilai Liverpool tak belajar dari pengalaman masa lalu. Di tempat yang sama musim lalu, The Reds yang unggul 3-0 akhirnya bisa dikejar dan Palace memaksakan hasil imbang 3-3.
"Ini lebih dari sekedar start yang buruk - ada sesuatu yang salah. Mereka terus di-bully dalam banyak laga. Di akhir musim lalu, kami mengatakan bahwa mereka lemah secara mental dan fisik. (Sekarang) tak ada yang berubah," ketusnya pada Sky Sports News.
Eks Wakil Kapten Liverpool itu menambahkan, terpuruknya The Reds saat ini tak terpengaruh dengan perginya Luis Suarez.
"Mereka menghabiskan 120 juta Pounds dan Suarez hengkang. Lalu kenapa memangnya jika Suarez hengkang? (Mereka masih) lemah secara mental dan tak memiliki sosok seorang pemimpin di atas lapangan. Sebagai fans Liverpool, hal terburuk yang bisa Anda lempar pada tim Anda sendiri atau berpikir bahwa mereka sedang di-bully dan lemah dan itulah yang Anda lihat dari laga hari ini. Ini bukan pertama kalinya. Ini sudah terjadi sepanjang musim," ketusnya lagi. [initial]
Baca Juga:
- Review: Palace Perpanjang Derita Liverpool
- Liverpool Beralih Bidik Berahino
- Xabi Alonso: Saya Sudah Bermain Untuk Tiga Tim Terbaik di Tiga Liga Top Eropa
- Di Atletico dan Liverpool, Torres 'Punya' Albertini dan Gerrard
- Alonso 'Kecewa' Madrid Bertemu Liverpool
- Sterling Indikasikan Bakal Dapat Kontrak Baru
- Rodgers Sebut Liverpool Segera Periksa Fisik Balotelli
- Balotelli Akui Tak Pernah Kerja Keras Sebelumnya
- Preview: Crystal Palace vs Liverpool, Kans Revans
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Palace Permak Liverpool, Bolasie Bahagia
Liga Inggris 23 November 2014, 23:33
-
Carragher: Mental Liverpool Lemah!
Liga Inggris 23 November 2014, 23:04
-
Review: Palace Perpanjang Derita Liverpool
Liga Inggris 23 November 2014, 22:29
-
Liverpool Beralih Bidik Berahino
Liga Inggris 23 November 2014, 02:20
-
Xabi Alonso: Saya Sudah Bermain Untuk Tiga Tim Terbaik di Tiga Liga Top Eropa
Liga Eropa Lain 22 November 2014, 22:41
LATEST UPDATE
-
Arsenal Juara, David Raya Jadi Pahlawan dalam Senyap
Liga Inggris 26 Mei 2026, 18:18
-
Benarkah Chicago Fire PDKT ke Robert Lewandowski?
Liga Spanyol 26 Mei 2026, 16:52
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR