
Bola.net - Kembalinya mantan pemain untuk menenangkan situasi di Manchester United kembali memicu rasa familiar. Ketika Michael Carrick ditunjuk sebagai caretaker menggantikan Ruben Amorim, banyak pihak langsung mengingat apa yang terjadi pada 2018.
Saat itu, Ole Gunnar Solskjaer datang dengan status sementara setelah pemecatan Jose Mourinho. Hasil positif dalam waktu singkat mengubah persepsi dan berujung kontrak permanen.
Delapan tahun berselang, pola serupa mulai terlihat. Carrick mengawali masa tugasnya dengan kemenangan penting, dan perbincangan soal kemungkinan pengulangan sejarah pun tak terelakkan.
Dari Solskjaer ke Carrick, Pola yang Mirip

Sumber internal klub menyebut Solskjaer awalnya dipandang sekadar solusi sementara pada Desember 2018. Manchester United ingin membeli waktu sambil menjalankan proses pencarian manajer jangka panjang.
Nama Laurent Blanc sempat dipertimbangkan, tetapi latar belakangnya di pekerjaan besar membuatnya terasa seperti calon permanen. Solskjaer dinilai lebih aman, dengan pekerjaan di Molde yang bisa ditinggalkannya sementara.
Carrick kini berada di posisi yang hampir sama. Saat ditunjuk, sumber klub mengatakan peluangnya menjadi manajer tetap “sangat kecil”, kecuali terjadi sesuatu yang luar biasa, dengan fokus utama tetap pada kandidat eksternal.
Pendekatan Permainan dan Sikap ke Media

Keberhasilan awal Solskjaer bukan hanya soal hasil, tetapi juga gaya bermain. Pendekatan pragmatis Mourinho ditinggalkan, digantikan permainan menyerang, berani, dan progresif.
Carrick menunjukkan kecenderungan serupa. Ia dinilai lebih berani daripada Amorim, termasuk saat membuat pergantian ofensif di laga krusial melawan Arsenal.
Perbedaan juga terlihat dalam cara menghadapi media. Jika Mourinho dan Amorim kerap mengkritik pemain secara terbuka, Carrick memilih membela anak asuhnya, termasuk saat Diogo Dalot disorot setelah laga melawan Manchester City.
Dinamika Internal dan Struktur Klub
Di luar lapangan, Solskjaer dianggap memudahkan klub melakukan modernisasi struktur. Ia dipandang lebih terbuka terhadap pembagian peran, berbeda dengan Mourinho yang cenderung dominan.
Kondisi itu memungkinkan Manchester United menunjuk direktur sepak bola dan direktur teknik pada 2021. Klub merasa lebih leluasa bergerak tanpa konflik internal.
Situasi serupa terjadi usai kepergian Amorim, yang hubungannya dengan direktur sepak bola Jason Wilcox memburuk. Kali ini, klub menegaskan manajer baru harus menerima struktur yang ada, bukan menantangnya.
Hasil, Kandidat Eksternal, dan Bayang-Bayang Sejarah
Pada akhirnya, hasil tetap menjadi faktor penentu. Solskjaer memenangkan 14 dari 19 laga sebagai caretaker sebelum diangkat permanen pada Maret 2019.
Manchester United kini masih berencana melanjutkan pencarian pelatih, dengan nama-nama seperti Thomas Tuchel, Mauricio Pochettino, Carlo Ancelotti, dan Julian Nagelsmann masuk radar, alongside pelatih berpengalaman Premier League.
Namun, Carrick memiliki satu modal penting, yaitu pemahaman tentang tekanan unik di Old Trafford, sesuatu yang juga dimiliki Solskjaer.
Jika hasil positif terus berlanjut, klub mungkin kembali dihadapkan pada dilema lama. Sejarah pernah berulang, dan kali ini, bisikannya mulai terdengar lagi.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Start Impresif Liam Rosenior: Pergantian Pemain Berani Antar Chelsea ke Empat Besar
- Dari Tekanan ke Pesta Gol: Malam Istimewa Hugo Ekitike di Anfield
- Arsenal Kembali Menang, Arteta Kirim Pesan Tegas ke Para Pesaing
- Michael Carrick Ingin Pulangkan Marcus Rashford ke Man United, tapi Jalan Terjal Menanti
- Kapan Bursa Transfer Januari 2026 Ditutup? Simak Jadwal Lengkapnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man United Resmi Lepas Striker, tapi Bukan Joshua Zirkzee
Liga Inggris 1 Februari 2026, 19:56
-
Nonton Live Streaming Man Utd vs Fulham di Vidio - Liga Inggris 2025/2026
Liga Inggris 1 Februari 2026, 19:08
-
Carrick dan Solskjaer: Isyarat Deja Vu di Manchester United
Liga Inggris 1 Februari 2026, 15:24
LATEST UPDATE
-
India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 20:04
-
Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027, Start Kontra Borneo FC
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 17:37
-
Bruno Guimaraes Langsung Tunjukkan Karakter dan Kualitasnya Bersama Arsenal
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 17:25
-
Update eFootball 2027: Banyak Fitur Baru yang Menarik, Bisa Bikin Turnamen
Bolatainment 13 Agustus 2026, 16:48
-
Pertandingan Pertama Lionel Messi Setelah Sang Ayah Wafat
Bola Dunia Lainnya 13 Agustus 2026, 16:17
-
Gagal Dapat Rodri, Real Madrid Harus Pertimbangkan Martin Zubimendi
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 15:04
-
Barcelona Harus Berani Menolak Harga Selangit untuk Rodri
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 14:27
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR