Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi

Cerita Klasik Liverpool: Salah dan Van Dijk Jadi Penyelamat Lagi
Skuad Liverpool merayakan gol Mohamed Salah ke gawang Everton, Minggu (19/4/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Bola.net - Liverpool menunjukkan mentalitas baja saat menaklukkan Everton 2-1 dalam Derby Merseyside yang berlangsung penuh drama di Hill Dickinson Stadium. Gol kemenangan Virgil van Dijk di menit-menit akhir memastikan tiga poin krusial bagi tim tamu.

Kemenangan ini terasa spesial karena datang di tengah situasi sulit. Liverpool dihantam badai cedera, kelelahan jadwal padat, hingga kehilangan kiper utama di tengah pertandingan.

Biar begitu, alih-alih runtuh, tim asuhan Arne Slot justru bangkit dan memperlihatkan daya juang yang menjadi ciri khas mereka.

1 dari 4 halaman

Badai Cedera dan Tekanan yang Menghantui

Pemain Liverpool, Virgil van Dijk, merayakan bersama para suporter setelah pertandingan Premier League melawan Everton, Minggu (19/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Ian Hodgson

Pemain Liverpool, Virgil van Dijk, merayakan bersama para suporter setelah pertandingan Premier League melawan Everton, Minggu (19/4/2026) malam WIB. (c) AP Photo/Ian Hodgson

Liverpool datang ke laga ini dalam kondisi jauh dari ideal. Mereka baru saja tersingkir dari Liga Champions dan kehilangan penyerang tajam Hugo Ekitike yang mengalami cedera Achilles.

Daftar pemain absen juga panjang. Nama-nama seperti Alisson, Conor Bradley, Joe Gomez, Giovanni Leoni, dan Wataru Endo tak bisa tampil. Bahkan rekrutan mahal Alexander Isak belum cukup fit untuk menjadi starter.

Situasi semakin sulit ketika Giorgi Mamardashvili harus ditarik keluar akibat cedera lutut serius setelah berbenturan dengan Beto. Ia langsung dilarikan ke rumah sakit, memaksa kiper ketiga Freddie Woodman menjalani debut Premier League secara mendadak.

Masuknya Woodman sempat meningkatkan tekanan dari publik tuan rumah. Everton melihat celah dan mencoba memanfaatkan momentum untuk menekan Liverpool.

2 dari 4 halaman

Gol Salah dan Respons Everton

Selebrasi Mohamed Salah dalam laga Everton vs Liverpool di Premier League 2025/2026, Minggu (19/4/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Selebrasi Mohamed Salah dalam laga Everton vs Liverpool di Premier League 2025/2026, Minggu (19/4/2026). (c) AP Photo/Ian Hodgson

Di pertandingan kali ini, Liverpool sebenarnya sempat mengambil kendali lebih dulu lewat Mohamed Salah. Penyerang asal Mesir itu membuka skor dengan penyelesaian dingin setelah menerima umpan Cody Gakpo.

Gol tersebut sekaligus membuat Salah menyamai rekor Steven Gerrard sebagai pencetak gol terbanyak Liverpool ke gawang Everton di Premier League, dengan sembilan gol.

Keunggulan itu membuat Liverpool lebih tenang. Mereka bahkan sempat menciptakan beberapa peluang tambahan sebelum turun minum.

Biar begitu, situasi berubah di babak kedua. Everton menyamakan skor lewat Beto yang memanfaatkan umpan Kiernan Dewsbury-Hall. Gol itu juga diwarnai benturan yang membuat Mamardashvili cedera, mengubah arah pertandingan secara drastis.

3 dari 4 halaman

Mentalitas Bertahan di Tengah Tekanan

Setelah skor imbang, Liverpool menghadapi tekanan besar. Jadwal padat membuat ini menjadi laga kelima mereka dalam 15 hari, sementara Everton jauh lebih segar.

Striker Isak yang tampil kurang efektif akhirnya ditarik keluar setelah hanya mencatat sembilan sentuhan. Peran lini depan pun mengalami penyesuaian dengan Salah digeser ke tengah.

Meskipun demikian, yang menonjol justru daya juang kolektif tim. Curtis Jones tampil penuh determinasi saat dimainkan sebagai bek kanan darurat, sementara lini belakang tetap disiplin menghadapi tekanan tuan rumah.

Arne Slot mengakui musim ini penuh tantangan bagi timnya. Ia mengatakan bahwa Liverpool kerap kehilangan poin setelah laga Eropa dan belum mencapai level yang diinginkan di liga.

4 dari 4 halaman

Gol Dramatis Van Dijk dan Arti Kemenangan

Ketika laga tampak akan berakhir imbang, Liverpool mendapatkan momen penentu. Di menit ke-10 masa injury time, Virgil van Dijk menyundul bola hasil sepak pojok Dominik Szoboszlai untuk mencetak gol kemenangan.

Gol tersebut memicu selebrasi besar dari para pemain dan pendukung Liverpool. Ini juga menjadi kemenangan keenam mereka atas Everton lewat gol di menit ke-90 atau setelahnya di era Premier League, sebuah rekor tersendiri.

Bagi Van Dijk, gol ini punya makna tambahan. Di usia 34 tahun 285 hari, ia menjadi salah satu pencetak gol tertua dalam sejarah Derby Merseyside untuk Liverpool.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL