
Bola.net - Chelsea akhirnya menghentikan rangkaian hasil buruk mereka di Premier League setelah menahan imbang Liverpool 1-1 di Anfield. Hasil ini setidaknya memberi sedikit kelegaan bagi tim asuhan sementara Calum McFarlane di tengah tekanan besar yang terus meningkat.
Sebelum laga ini, Chelsea datang dengan catatan enam kekalahan liga secara beruntun. Situasi tersebut membuat atmosfer di sekitar klub semakin panas, termasuk rencana aksi protes suporter yang akan digelar menjelang final FA Cup melawan Manchester City pekan depan.
Di sisi lain, Liverpool juga gagal memanfaatkan kesempatan untuk semakin dekat mengamankan tiket Liga Champions. Meski tampil tanpa Mohamed Salah, Florian Wirtz, dan Hugo Ekitike, tim asuhan Arne Slot tetap mampu memberikan tekanan sepanjang pertandingan.
Chelsea Hindari Rekor Buruk di Premier League

Liverpool langsung membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan enam menit. Ryan Gravenberch mencetak gol lewat tembakan keras yang membuat Chelsea kembali berada dalam tekanan setelah rentetan hasil negatif mereka.
Gol tersebut sempat membuat Chelsea berada di ambang kekalahan ketujuh secara beruntun di liga. Jika itu terjadi, Chelsea akan menyamai catatan kekalahan terburuk dalam sejarah klub dan pertama kalinya mengalami situasi tersebut dalam 74 tahun terakhir.
Namun, Chelsea mampu bangkit sebelum turun minum. Enzo Fernandez mengirim tendangan bebas dari area dalam yang meluncur langsung ke gawang Liverpool pada menit ke-35 untuk mengubah skor menjadi 1-1.
Hasil imbang ini juga membuat Chelsea terhindar dari catatan buruk lain. Mereka hampir menjadi tim pertama dalam sejarah sepak bola Inggris yang menelan tujuh kekalahan beruntun menjelang final FA Cup.
Perubahan Chelsea Mulai Terlihat di Bawah McFarlane
Laga melawan Liverpool menjadi respons yang dibutuhkan Chelsea setelah sebelumnya kalah 1-3 dari Nottingham Forest. Kekalahan itu menjadi awal yang buruk bagi McFarlane dalam laga liga pertamanya sebagai pelatih interim.
Meski demikian, beberapa keputusan McFarlane di Anfield mulai menunjukkan hasil positif. Kembalinya Levi Colwill setelah absen selama 10 bulan bertepatan dengan perubahan skema Chelsea yang menggunakan tiga bek untuk baru ketiga kalinya musim ini.
Chelsea memang sempat kehilangan arah setelah kebobolan cepat, tetapi perlahan mampu menemukan ritme permainan. Fokus serangan melalui sisi kiri bersama Marc Cucurella dinilai efektif, sementara Cole Palmer mulai menunjukkan tanda-tanda kembali ke performa terbaiknya.
Liverpool sendiri sempat mencetak gol tambahan melalui Curtis Jones, sementara Palmer juga membobol gawang lawan di sisi lain lapangan. Namun, kedua gol tersebut dianulir karena offside, dan Liverpool juga dua kali digagalkan mistar gawang.
Modal Penting Jelang Final FA Cup
Hasil di Anfield belum sepenuhnya mengubah situasi Chelsea di klasemen. Mereka masih memiliki pekerjaan besar dalam dua laga Premier League tersisa jika ingin menjaga peluang tampil di kompetisi Eropa musim depan.
Meski begitu, hasil imbang ini memberi Chelsea sesuatu yang bisa dijadikan pegangan sebelum menghadapi Manchester City di final FA Cup. Terutama karena mereka akhirnya mampu menghentikan laju kekalahan yang sempat membayangi klub dalam beberapa pekan terakhir.
Manchester City tetap datang sebagai favorit kuat di Wembley. Namun setidaknya, Chelsea kini menuju laga final dengan kondisi mental yang sedikit lebih stabil dibanding beberapa hari sebelumnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match laga Liverpool vs Chelsea: Enzo Fernandez
Liga Inggris 9 Mei 2026, 21:40
LATEST UPDATE
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
-
Prediksi BRI Super League: PSIM vs Borneo FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR