
Bola.net - Chelsea mulai menunjukkan tanda-tanda kebangkitan setelah menjalani musim 2025/2026 yang mengecewakan. Kehadiran Xabi Alonso sebagai pelatih baru membawa perubahan, termasuk dalam cara para pemain lama dan rekrutan musim panas beradaptasi dengan tim.
Chelsea mendatangkan 11 pemain pada bursa transfer musim panas, mulai dari pemain berpengalaman seperti Danny Welbeck dan Jordan Henderson hingga talenta muda seperti Dastan Satpayev dan Geovany Quenda. Namun, performa sejumlah pemain yang sudah berada di Stamford Bridge justru menjadi salah satu perkembangan paling positif pada awal musim.
Joao Pedro sudah mencatat enam kontribusi gol dari lima pertandingan, sementara Romeo Lavia kembali mencapai kondisi kebugaran penuh. Di antara pemain lama yang bangkit, Cole Palmer menjadi salah satu sosok paling menonjol setelah tampil jauh lebih meyakinkan dibandingkan musim lalu.
Palmer kini terlihat kembali mendekati level terbaiknya bersama Chelsea. Performa tersebut juga membuat Thomas Tuchel kembali memasukkan gelandang serang berusia 24 tahun itu ke skuad Timnas Inggris untuk pertandingan Nations League.
Palmer Bangkit Setelah Musim yang Mengecewakan

Dua musim pertama Palmer di Chelsea memperlihatkan alasan mengapa dirinya dipandang sebagai salah satu talenta terbaik Inggris. Ia mampu mencetak gol, menciptakan peluang untuk rekan setim, dan menghadirkan momen individual yang dapat mengubah jalannya pertandingan.
Catatan 40 gol dan 24 assist dalam 91 pertandingan sepanjang musim 2023/2024 dan 2024/2025 menjadi bukti kontribusi tersebut. Palmer juga masuk lima persen teratas pemain Premier League dalam kategori peluang besar yang diciptakan pada kedua musim tersebut.
Performa Palmer bahkan berlanjut ketika Chelsea tampil di Piala Dunia Antarklub. Ia mencetak tiga gol dalam perjalanan Chelsea menjadi juara sebelum masalah cedera dan penurunan performa mengganggu perkembangannya pada periode berikutnya.
Kondisi tersebut membuat Palmer tidak masuk skuad Inggris yang dibawa Tuchel ke Piala Dunia 2026. Namun, perkembangan Palmer pada awal musim baru menunjukkan bahwa absennya dari turnamen tersebut justru memberinya kesempatan untuk kembali membangun performa terbaik.
Xabi Alonso Kembalikan Peran Ideal Palmer

Alonso sejak awal sudah memberikan perhatian khusus kepada Palmer. Dalam konferensi pers pertamanya pada Juli, pelatih asal Spanyol tersebut langsung menegaskan bahwa Palmer merupakan talenta istimewa yang dapat menjadi salah satu pemain penting di lini serang.
"Kami sudah menjalani beberapa sesi latihan, dan sejak hari pertama, Anda bisa melihat bahwa dia adalah talenta istimewa," ujar Alonso. Ia juga memuji kemampuan Palmer dalam bermain dan mengambil keputusan yang tepat di area yang tepat.
Alonso menilai Palmer harus menjadi salah satu pemain kunci ketika Chelsea mampu membangun tim dengan struktur yang kuat. Dukungan dari pemain seperti Morgan Rogers dan Joao Pedro juga membantu Palmer beradaptasi dengan sistem baru.
Hasilnya mulai terlihat dalam enam pertandingan pertama musim ini. Palmer tampil sebagai starter dalam lima laga, mencetak empat gol dan menyumbangkan dua assist sehingga hanya berjarak delapan kontribusi gol dari catatannya sepanjang musim lalu.
Palmer Lebih Bebas dan Kembali ke Timnas Inggris

Perubahan posisi menjadi salah satu faktor penting dalam kebangkitan Palmer. Musim lalu, ia lebih sering bergerak di berbagai posisi pada lini depan, sedangkan Alonso kini menempatkannya secara konsisten di belakang penyerang dalam formasi 4-2-3-1.
Peran tersebut memberi Palmer ruang lebih besar untuk memaksimalkan kemampuan kreatifnya. Posisi tersebut juga dianggap paling sesuai dengan karakter permainannya sehingga ia dapat lebih sering terlibat dalam menciptakan peluang dan serangan.
Palmer saat ini berada di posisi ketiga Premier League untuk penciptaan peluang besar dengan tiga peluang. Ia juga masuk lima persen teratas pemain dengan posisi serupa dalam kategori perebutan bola di sepertiga akhir lapangan dan jumlah tembakan.
Performa tersebut akhirnya membuat Tuchel kembali memanggil Palmer ke Timnas Inggris untuk menghadapi Spanyol, Czechia, dan Kroasia di Nations League. Sejak mencetak gol melawan Spanyol pada final Euro 2024, Palmer hanya lima kali tampil untuk Inggris dan tiga di antaranya terjadi ketika Tuchel menjadi pelatih.
Palmer Punya Kesempatan Membuktikan Diri di Inggris

Tuchel sebelumnya menilai Palmer tidak tampil "menentukan atau berpengaruh seperti musim-musim sebelumnya" ketika menjelaskan keputusannya tidak membawa sang pemain ke Piala Dunia 2026. Pada saat itu, Jude Bellingham dan Morgan Rogers juga berada di depan Palmer dalam persaingan mendapatkan tempat.
Situasinya kini berubah setelah Palmer menunjukkan perkembangan signifikan bersama Chelsea. Kebangkitan tersebut membuat pemanggilan kembali ke Timnas Inggris menjadi langkah yang sejalan dengan performanya di level klub.
Palmer selanjutnya memiliki kesempatan untuk menunjukkan bahwa performa positifnya bukan sekadar momentum awal musim. Ia perlu membawa kualitas yang sama ke level internasional agar kembali menjadi bagian penting dalam rencana Tuchel.
Bagi Chelsea, kebangkitan Palmer juga menjadi perkembangan penting setelah musim lalu berjalan di bawah ekspektasi. Jika ia mampu mempertahankan konsistensi, peran Palmer di bawah Alonso dapat menjadi salah satu faktor utama dalam perjalanan Chelsea musim ini.
Sumber: FotMob
Klasemen Premier League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cole Palmer Bangkit di Bawah Xabi Alonso, Kini Kembali ke Timnas Inggris
Liga Inggris 18 September 2026, 19:07
-
Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Masih Bisa Tampil Lebih Baik
Liga Inggris 18 September 2026, 17:22
-
Todd Boehly Lepas Saham Chelsea, Begini Reaksi Xabi Alonso
Liga Inggris 18 September 2026, 16:47
-
Prediksi Susunan Pemain Brentford vs Chelsea: Welbeck Berpeluang Jadi Starter
Liga Inggris 18 September 2026, 15:02
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 18 September 2026, 14:49
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Opening Ceremony Asian Games 2026 di Vidio
Olahraga Lain-Lain 18 September 2026, 19:42
-
Hasil Voli Putri Asian Games 2026: Indonesia Tunduk dari Jepang, Lolos sebagai Runner-up
Voli 18 September 2026, 19:33
-
Cole Palmer Bangkit di Bawah Xabi Alonso, Kini Kembali ke Timnas Inggris
Liga Inggris 18 September 2026, 19:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Java United 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 18:48
-
Timnas Spanyol Umumkan Skuad Nations League, Josep Martinez dan Dean Huijsen Kembali
Piala Eropa 18 September 2026, 18:45
-
Hasil BRI Super League: Persik Tahan Imbang Arema FC di Kanjuruhan
Bola Indonesia 18 September 2026, 17:35
-
Skuad Timnas Inggris untuk Nations League: Cole Palmer dan Trent Alexander-Arnold Kembali
Piala Dunia 18 September 2026, 17:23
-
Xabi Alonso Yakin Cole Palmer Masih Bisa Tampil Lebih Baik
Liga Inggris 18 September 2026, 17:22
-
Todd Boehly Lepas Saham Chelsea, Begini Reaksi Xabi Alonso
Liga Inggris 18 September 2026, 16:47
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 19-20 September 2026
Liga Inggris 18 September 2026, 16:33
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Garudayaksa 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 16:16
-
Jadwal Premier League 2026/27 Pekan Ke-5: Head-to-Head Beberapa Laga Menarik di Vidio
Liga Inggris 18 September 2026, 16:13
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Persita 19 September 2026
Bola Indonesia 18 September 2026, 15:48
-
Line-up MotoGP 2027: Jorge Martin ke Yamaha, Quartararo Gabung Honda, Acosta Merapat ke Ducati
Otomotif 18 September 2026, 15:12
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





















KOMENTAR