Cole Palmer dan Cinta Rahasia pada Manchester United: Dari Pemuja Wayne Rooney hingga Terbuka 'Pulang' ke Old Trafford

Cole Palmer dan Cinta Rahasia pada Manchester United: Dari Pemuja Wayne Rooney hingga Terbuka 'Pulang' ke Old Trafford
Selebrasi Cole Palmer usai mencetak gol di laga Chelsea melawan Bournemouth pada lanjutan Liga Inggris. (c) AP Photo/Kin Cheung

Bola.net - Cole Palmer tumbuh besar di sisi biru Kota Manchester. Namun, di balik seragam Manchester City yang ia kenakan selama bertahun-tahun, denyut jantung gelandang serang Chelsea itu ternyata selalu berwarna merah.

Palmer, kini berusia 23 tahun, lahir dan dibesarkan di Wythenshawe, wilayah yang dikenal sebagai basis kuat pendukung Manchester United. Sejak kecil, ia mengidolakan satu nama besar di Old Trafford: Wayne Rooney.

Meski tak pernah direkrut Setan Merah ke akademi Carrington, Palmer justru menghabiskan 15 tahun masa pembinaannya bersama rival sekota, Manchester City.

Karier profesionalnya berkembang di Etihad Stadium, sebelum akhirnya hijrah ke Chelsea pada 2023 dengan nilai transfer mencapai 42,5 juta poundsterling.

Namun, kebersamaan Palmer dengan The Blues kini disebut tidak sepenuhnya mulus. Sumber internal menyebutkan bahwa pemain timnas Inggris tersebut terbuka pada peluang kembali ke Manchester, bukan ke Etihad, melainkan ke Old Trafford.

1 dari 6 halaman

Tak Ingin Kembali ke Man City, Mimpi Lama Bernama Man United

Andalan Chelsea, Cole Palmer. (c) AP Photo/Frank Augstein

Andalan Chelsea, Cole Palmer. (c) AP Photo/Frank Augstein

Di bawah asuhan Pep Guardiola, Palmer kerap kesulitan mendapat menit bermain reguler. Situasi itu membuatnya enggan mempertimbangkan kepulangan ke Manchester City.

Sebaliknya, Palmer justru ingin menapaki jejak para idolanya di Manchester United. Ia pernah mengungkapkan bagaimana Rooney menjadi figur sentral dalam masa kecilnya.

“Apa pemain. Saat tumbuh besar, saya menonton banyak sepak bola, dan yang paling melekat di ingatan saya adalah Rooney. Sejak kecil, dia adalah pahlawan sepak bola saya,” ujar Palmer pada 2023.

2 dari 6 halaman

Cole Palmer Pakai Jersey Man United di Man City

Bintang Chelsea, Cole Palmer. (c) AP Photo/Seth Wenig

Bintang Chelsea, Cole Palmer. (c) AP Photo/Seth Wenig

Fakta menarik lainnya diungkapkan oleh sang kakek, Sterry, yang menyebut Palmer sempat mengenakan atribut Manchester United saat berangkat latihan bersama City.

“Ketika pertama kali bergabung dengan City, dia sering memakai kaus atau atribut United di balik seragam birunya,” kata Sterry.

“Dia memang fans United, tapi City punya fasilitas dan sistem pembinaan yang lebih baik saat itu. Dukungan pada United tidak pernah menghambatnya, bahkan saat melawan United di level junior, dia selalu tampil luar biasa.”

3 dari 6 halaman

Cole Palmer Hampir Gabung Man United di Usia 16 Tahun

Ekspresi Cole Palmer di laga Manchester City vs Chelsea, Senin (05/01/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Ekspresi Cole Palmer di laga Manchester City vs Chelsea, Senin (05/01/2026). (c) AP Photo/Dave Thompson

Palmer nyaris berseragam Manchester United ketika berusia 16 tahun. Hal itu diungkapkan mantan pelatih akademi United, Colin Little, yang mengenal dekat keluarga Palmer.

“Kami hampir mendapatkan Cole Palmer saat dia berusia sekitar 16 tahun. Dia ragu-ragu saat itu, dan saya tahu dia fans berat United,” ujar Little dalam podcast Talk of the Devils.

“Pada akhirnya City memberikan tawaran yang lebih baik. Tapi jelas, sejak awal dia memang penggemar Manchester United.”

4 dari 6 halaman

Kontrak Panjang dan Cedera Jadi Penghalang

Aksi Cole Palmer di laga Chelsea melawan Bournemouth pada lanjutan Liga Inggris. (c) AP Photo/Kin Cheung

Aksi Cole Palmer di laga Chelsea melawan Bournemouth pada lanjutan Liga Inggris. (c) AP Photo/Kin Cheung

Saat ini, Palmer masih terikat kontrak panjang dengan Chelsea hingga 2033. Namun, musim ini perjalanannya terhambat cedera pangkal paha yang membuatnya hanya mencatatkan 11 kali starter di Premier League.

Meski begitu, Palmer masih kerap kembali ke Wythenshawe untuk menemui keluarga dan teman-teman lamanya, sebuah indikasi kuat bahwa ikatan emosional dengan Manchester belum pernah benar-benar putus.

5 dari 6 halaman

Pengganti Ideal Bruno Fernandes?

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes usai laga melawan Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Kapten Manchester United, Bruno Fernandes usai laga melawan Brighton di Piala FA, 11 Januari 2026. (c) AP Photo/Jon Super

Manchester United sendiri sudah menggelontorkan dana hampir 200 juta poundsterling untuk mendatangkan penyerang baru musim panas lalu, termasuk Bryan Mbeumo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko. Namun, potensi kepergian Bruno Fernandes bisa membuka ruang besar di lini kreatif United.

Kapten Setan Merah itu memiliki klausul yang memungkinkannya hengkang ke klub luar negeri dengan nilai 57 juta poundsterling musim panas ini. Jika Fernandes pergi, Palmer disebut-sebut sebagai kandidat impian untuk mengisi peran sentral di belakang striker.

Menariknya, kepala departemen sepak bola United saat ini, Jason Wilcox, merupakan sosok yang dulu memimpin akademi City ketika Palmer berkembang. Pada 2022, Wilcox bahkan sempat menyebut salah satu pemain muda City berpotensi memenangkan Ballon d’Or di masa depan.

Kini, jika takdir berpihak, prediksi itu bisa terwujud, dengan Cole Palmer mengenakan seragam merah Manchester United, klub yang sejak kecil diam-diam ia cintai.

Sumber: The Sun


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL