- Analis sepak bola Sky Sports, Matt Law menilai keputusan Eden Hazard bertahan di Chelsea sangat dipengaruhi oleh kepergian Antonio Conte. Menurutnya, sekiranya Conte bertahan, Hazard kemungkinan besar meninggalkan Stamford Bridge.
Sebelumnya, Hazard beberapa kali memberikan komentar tentang dia menginginkan tantangan baru. Dia berkomentar demikian saat masih bersama timnas Belgia di Piala Dunia 2018 lalu, kala itu Conte masih belum dipecat Chelsea.
Pihak klub kemudian membuat langkah cepat dengan memecat Conte dan menunjuk Maurizio Sarri. Faktor Sarri inilah yang dinilai Law sebagai faktor utama Hazard bertahan.
Bersama Conte, Hazard tak bisa bebas bermain di lapangan. Hal sebaliknya terjadi di bawah bimbingan Conte. Baca penjelasan Law selengkapnya di bawah ini:
Tak Panik
Menurut Law, Chelsea sama sekali tak cemas kehilangan Hazard. Pihak manajemen Chelsea memahami betul sifat Hazard, yang tak mungkin meninggalkan klub begitu saja. Karena itulah Chelsea tak mengambil langkah ekstrem.
"Setelah Belgia mengalahkan Inggris di Piala Dunia, Hazard memberi interviu yang pada dasarnya dia mengatakan ingin pergi ke Real Madrid, namun Chelsea sama sekali tak cemas soal dia," kata Law di skysports.
"Mereka bersikap mutlak bahwa mereka tak akan pernah menjual dia dan mereka tahu dia tak akan kabur. Chelsea tenang karena merasa dia akan baik-baik saja dan mereka tak akan menghadapi masalah apa pun."
"Mereka tahu Hazard tak akan merajuk dan baik-baik saja. Tak ada kepanikan di Chelsea dan hal itu menjelaskan segala hal soal sifat dan karakter Hazard," lanjut Law.
Bebas

Lebih lanjut, Law menilai Hazard adalah pemain yang mengutamakan kegembiraan bermain. Tak peduli bermain untuk Chelsea atau di Real Madrid, yang terutama bagi Hazard adalah bermain lepas di lapangan dan bahagia.
"Entah Real Madrid sudah pergi atau kembali lagi, jika Hazard bertahan di Chelsea di sisa kariernya saya pikir dia akan bahagia selama dia bermain dalam tim yang membiarkannya bermain bebas dan mencetak gol."
"Itulah masalah utama di akhir jabatan Conte. Hazard tak merasa bebas dan ada rasa takut besar jika Conte bertahan maka Hazard yang akan pergi," tutupnya.
Tonton Vidio Menarik Ini
Berita video Time Out kali ini tentang manajer-manajer di Premier League yang posisinya terancam pada musim 2018-2019.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hazard Diklaim Baru Akan Bisa Cetak 40 Gol, Jika Main di Liverpool
Liga Inggris 17 September 2018, 23:26
-
Persaingan Giroud dan Morata Bisa Bawa Chelsea Juara
Liga Inggris 17 September 2018, 22:00
-
'Hazard Pemain Paling Berbakat dalam Sejarah Chelsea'
Liga Inggris 17 September 2018, 20:08
-
Chelsea Dinilai Pecat Conte Demi Pertahankan Hazard
Liga Inggris 17 September 2018, 16:00
-
Latih MU, Zinedine Zidane Akan Rampok Chelsea
Liga Inggris 17 September 2018, 14:40
LATEST UPDATE
-
Marc Guehi Puji Mentalitas Manchester City Usai Comeback Dramatis atas Bournemouth
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 23:22
-
Man of the Match Man City vs Bournemouth: Marc Guehi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 22:12
-
Hasil Man City vs Bournemouth: Dua Bek Bawa City Epic Comeback di Laga Perdana EPL!
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:58
-
Al-Hilal Goda Gabriel Martinelli untuk Cabut dari Arsenal
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:25
-
Here We Go! Man City Keluarkan Rp 2 Triliun untuk Datangkan Ayyoub Bouaddi
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 21:07
-
Wow! Barcelona Bakal Lepas Alejandro Balde ke Manchester United?
Liga Spanyol 23 Agustus 2026, 20:00
-
Dipermalukan Tim Promosi, Luke Shaw Yakin MU Bakal Bersinar di Musim 2026/2027
Liga Inggris 23 Agustus 2026, 19:30
-
Peringatan Inter Milan untuk Barcelona: Lautaro Martinez Tidak Dijual, Titik!
Liga Italia 23 Agustus 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR