
Bola.net - Liverpool mewujudkan come back luar biasa untuk mengalahkan Tottenham Hotspur 2-1, Minggu (27/10/2019) malam WIB. Pasukan Jurgen Klopp itu memetik tiga poin berharga.
Bermain di Anfield, The Reds sempat dikejutkan dengan gol cepat Harry Kane di menit pertama. Tertinggal 0-1 membakar semangat pemain-pemain Liverpool, mereka meningkatkan intensitas fokus.
Setelah berjuang menyamakan kedudukan di babak pertama, gol yang ditunggu-tunggu baru tiba di menit ke-52 lewat aksi Jordan Henderson. Gol ini membawa kelegaan dan membuat tim mereka tampil percaya diri sampai mencetak gol kemenangan di menit ke-75.
Usai pertandingan, Klopp mengaku puas dan memuji fokus timnya. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Counter-Presssing yang Merepotkan
Saat tertinggal 0-1, Liverpool ternyata bisa bermain lebih agresif dari Tottehnam. Skor itu tidak menggambarkan bagaimana jalannya pertandingan sebenarnya.
Liverpool bermain dominan lewat taktik khas mereka sejak era Klopp: Counter-Pressing. Singkatnya, taktik itu mengandalkan tekanan tinggi untuk segera merebut ketika bola dikuasai lawan.
Misalnya, ketika Liverpool sedang menyerang dan kehilangan bola, langsung ada sejumlah pemain yang menekan lawan untuk merebut bola kembali. Mereka ingin mendapatkan bola kembali secepat mungkin.
Alih-alih mundur dan bertahan saat kehilangan bola, Liverpool justru maju menjemput bola. Roberto Firmino dkk. sudah biasa menerapkan taktik melelahkan ini, mereka tahu cara yang tepat untuk menekan lawan.
Berjalan Lancar
Jurgen Klopp memuji langsung kerja keras timnya dalam menerapkan taktik counter-pressing. Melawan tim kuat seperti Tottenham, mereka tidak membiarkan lawan bermain tenang.
"Counter-press kami berjalan luar biasa. Itulah rencana kami hari ini - kami ingin tampil tangguh, khususnya dalam urusan itu, sebab mungkin sudah jelas kami akan tampil dominan tetapi bisa jadi kehilangan banyak bola," tutur Klopp di Liverpoolfc.
"Anda tidak akan bisa menuntaskan setiap serangan, jadi counter-press itu harus diterapkan. Saya menyukainya, semuanya berjalan sangat baik."
"Saya berkata pada para pemain pada jeda paruh waktu, satu-satunya masalah kami adalah skor [saat tertinggal 0-1], selain itu semuanya baik," tutupnya.
Sumber: Liverpoolfc
Baca ini juga ya!
- Gol Cepat Tottenham Ternyata Justru Menguntungkan Liverpool, Ini Kata Klopp
- Hasil Lengkap dan Klasemen Pekan ke-10 Premier League 2019/2020
- Performa Terbaik Liverpool Sejauh Ini, Jurgen Klopp?
- Cedera Mohamed Salah dan Virgil Van Dijk Tidak Serius
- Pertandingan Liverpool vs Tottenham Adalah Pertandingan Super Bagi Klopp
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Statistik Liverpool vs Tottenham: Dua Tahun Anfield Tak Terkalahkan oleh 'Big Six'
Liga Inggris 28 Oktober 2019, 23:00
-
Rasa Puas dan Kecewa Henderson Bercampur Jadi Satu Usai Lawan Tottenham
Liga Inggris 28 Oktober 2019, 22:46
-
Pujian Lord Lovren Untuk Henderson dan Mane
Liga Inggris 28 Oktober 2019, 21:47
-
Usai Hajar Tottenham, Lord Lovren Sebut Liverpool Kini Makin Pintar
Liga Inggris 28 Oktober 2019, 20:50
-
Counter-Press, Taktik Jitu Liverpool Saat Jungkalkan Tottenham
Liga Inggris 28 Oktober 2019, 13:30
LATEST UPDATE
-
Mesir Itu Tentang Chemistry dan Mentalitas, Bukan Cuma Mohamed Salah
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:31
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55























KOMENTAR