Bola.net - - Thibaut Courtois dan Nemanja Matic memenangkan dua trofi Premier League bersama, namun mereka akan saling berhadapan akhir pekan ini dan penjaga gawang mengaku bisa mengerti mengapa mereka melepas sang gelandang.
Matic bergabung dengan Manchester United di musim panas dan ia langsung menunjukkan performa bagus di Old Trafford, sementara Chelsea tampak merindukannya di awal musim ini.
Sejak menjual sang gelandang, The Blues kerap meraih beberapa hasil buruk, termasuk terakhir kalah 0-3 dari Roma di Liga Champions kemarin.
Courtois mengatakan Chelsea sudah menjual pemain berkualitas dalam diri Matic, namun mengerti mengapa mereka memilih melepasnya.
Thibaut Courtois
"Kita tahu kualitasnya. Dia memberikan keseimbangan. Dia memutuskan pergi ke tim lain, kami takkan hidup di masa lalu. Lini tengah kami cukup bagus, kami punya banyak pemain kuat," tutur Courtois menurut Goal International.
"Saya tidak tahu apakah kami merindukannya, namun ketika ada dua pemain tengah kami cedera tentu saja anda menganggap kami merindukannya. Dia pemain berkualitas dan bermain apik di Manchester United. Bukan saya yang memutuskan melepasnya."
"Jika memang ada seorang pemain ingin pergi, sulit untuk tidak memperhatikan itu dan melarangnya pindah. Bisa jadi anda malah akan kecewa karena sang pemain tak bisa menunjukkan kemampuan terbaiknya."
"Pilihan seperti ini memang harus dibuat di sepakbola. Dia gelandang berkualitas, namun semoga kami bisa menunjukkan bahwa kami lebih baik akhir pekan nanti."
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Arsenal Ini Anggap Chelsea Tak Bakal Mampu Juara
Liga Champions 2 November 2017, 22:30
-
Tanpa Kante, Chelsea Menjelma Menjadi Arsenal
Liga Inggris 2 November 2017, 21:53
-
Open Play 2 November 2017, 20:12

-
Gerrard Lempar Pujian Untuk Fabregas
Liga Champions 2 November 2017, 19:50
-
Gerrard Sarankan Chelsea Segera Berbenah Diri
Liga Inggris 2 November 2017, 19:24
LATEST UPDATE
-
Burnley vs Man Utd: Misteri Menit 61, Mengapa Bruno Fernandes Ditarik Keluar?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:44
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
-
Hasil Napoli vs Lecce: Partenopei Selamat dari Kekalahan Setelah Tertinggal 0-2
Liga Italia 8 Januari 2026, 03:37
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR