
Bola.net - Mohamed Salah memasuki musim 2025/2026 dengan sorotan berbeda. Performa penyerang asal Mesir itu tak lagi setajam musim sebelumnya, saat ia menjadi sosok kunci di balik gelar Premier League Liverpool.
Penurunan performa tersebut terjadi bersamaan dengan periode sulit yang dialami tim asuhan Arne Slot. Liverpool masih berupaya menyesuaikan diri dengan taktik baru dan integrasi pemain anyar, sementara hasil di lapangan belum stabil.
Dalam konteks inilah, pernyataan lama legenda klub Ian Rush kembali diperbincangkan. Rush pernah menegaskan bahwa Salah sebaiknya hanya meninggalkan Liverpool ketika ia tak lagi menjadi starter reguler.
Performa Menurun dan Keputusan Mengejutkan Arne Slot

Musim lalu, Salah mencetak 29 gol dan berperan besar dalam keberhasilan Liverpool meraih gelar liga. Standar tinggi itu membuat awal musim ini terasa kontras, baik bagi sang pemain maupun tim secara keseluruhan.
Penurunan performa Salah membuat Arne Slot mengambil keputusan jarang terjadi. Pada akhir November, ia dicadangkan dan menjadi pemain pengganti yang tidak dimainkan saat menghadapi West Ham.
Situasi itu berlanjut di laga berikutnya melawan Sunderland. Untuk kedua kalinya dalam sembilan musimnya di Anfield, Salah tak masuk starting XI dalam dua pertandingan beruntun, dan oleh sang pelatih disebut berada dalam kondisi tidak bahagia.
Pengalaman Ian Rush dan Pesan untuk Salah
Ian Rush, legenda Liverpool, pernah mengalami fase serupa menjelang akhir kariernya di Liverpool. Ia meninggalkan klub pada 1996 menuju Leeds United setelah merasa tak lagi mendapat menit bermain yang cukup.
“Saya pergi karena saya tidak bermain secara reguler. Saya hanya ingin bermain sepak bola. Saya tidak ingin duduk di bangku cadangan dan itu yang harus Anda pertimbangkan," ujar Rush.
"Saya meninggalkan tempat ini untuk pergi ke Leeds United karena saya ingin bermain setiap pekan. Ia juga menjelaskan bahwa persaingan di lini depan membuatnya mengambil keputusan tersebut.
“Saya melihat Robbie Fowler dan Stan Collymore, mereka bermain sangat baik bersama, dan saya tidak ingin duduk di bangku cadangan. Saya menikmati sepak bola saya dan itulah alasan saya pergi ke Leeds.”
Kontrak Baru dan Tanda Tanya Masa Depan
Pernyataan Rush itu muncul ketika tidak ada tanda-tanda penurunan dari Salah. Musim terakhirnya membuktikan betapa vital perannya dalam keberhasilan Liverpool menjuarai liga.
Meski sempat muncul kekhawatiran ia akan menolak kontrak baru dan pergi secara gratis di akhir musim, ketidakpastian itu berakhir pada April 2025. Salah menandatangani kontrak dua tahun yang mengikatnya hingga 2027.
Ketika membahas situasi Salah pada musim lalu, saat sang pemain masih berada di puncak performa, Rush menegaskan perbedaannya.
“Namun, itu adalah situasi saya, semua tergantung apakah Anda bahagia duduk di bangku cadangan atau tidak. Sekarang Mo bahkan belum sampai di tahap itu, jadi tidak ada alasan baginya untuk pergi saat ini," tutup Rush.
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Florian Wirtz Jadi Percontohan,Pemain yang Harusnya Punya Karier Cemerlang di Bayern Munchen
- Menebak Line-up Liverpool vs Wolves: Isak Patah Kaki, Arne Slot Siapkan 3 Formasi Darurat?
- 6 Bom Waktu Liverpool yang Harus 'Dijinakkan' di 2026: Nasib Mohamed Salah dan Krisis Bek Tengah
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV, MOJI, dan Vidio, 27-28 Desember 2025
- Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Liverpool vs Wolves 27 Desember 2025
Liga Inggris 26 Desember 2025, 22:00
-
Arne Slot Pusing, 8 Pemain Liverpool Berpotensi Absen saat Hadapi Wolves
Liga Inggris 26 Desember 2025, 18:52
-
Dari Pahlawan Gelar ke Bangku Cadangan: Ujian Terbesar Mohamed Salah di Liverpool
Liga Inggris 26 Desember 2025, 13:27
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Persib Bandung vs Isenmulang FC: Jadwal dan Link Nonton
Bola Indonesia 1 November 2026, 10:14
-
Batas Waktu untuk Michael Carrick di Manchester United
Liga Inggris 1 November 2026, 09:10
-
Memprediksi Peluang Manchester United Terdegradasi
Liga Inggris 1 November 2026, 09:00
-
Rating Pemain Barcelona vs Alaves: Raphinha dan Yamal 9, Fermin Lopez Tertinggi
Liga Spanyol 1 November 2026, 08:51
-
Rating Pemain Inter Milan usai Kalah 1-3 dari AC Milan: Kebanyakan 6
Liga Italia 1 November 2026, 08:28
-
Rating Pemain AC Milan usai Hajar Inter Milan: Moreira Tertinggi, Maignan Krusial
Liga Italia 1 November 2026, 08:21
-
Man of the Match Milan vs Inter: Diego Moreira
Liga Italia 1 November 2026, 08:03
-
Man of the Match Bayern vs Dortmund: Konrad Laimer
Bundesliga 1 November 2026, 07:54
-
Bryan Cristante, Konduktor Sekaligus Finisher di Balik Pesta Gol AS Roma
Liga Italia 1 November 2026, 07:45
-
Rating Pemain Man City usai Dipermalukan Brighton di Etihad: Doku 8, Haaland 5
Liga Inggris 1 November 2026, 07:36
-
Rating Pemain Man Utd usai Terkapar di Markas Chelsea: Lisandro Martinez Terburuk!
Liga Inggris 1 November 2026, 07:06
-
Rating Pemain Chelsea usai Menang 2-0 vs Man Utd: Colwill, Lavia, Rogers 8, Palmer 9
Liga Inggris 1 November 2026, 06:58
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 06:36
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 1 November 2026, 06:35
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs Isenmulang FC 1 November 2026
Bola Indonesia 1 November 2026, 06:34
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
























KOMENTAR