
Bola.net - Sunderland mencoba menghadirkan kesan segar saat tandang ke Turf Moor pada pekan kedua Premier League, Sabtu 23 Agustus 2025 lalu.
Alih-alih memakai jersey biru yang biasa jadi seragam tandang, The Black Cats memilih momen ini untuk memperkenalkan jersey ketiga mereka yang serba hitam.
Sayangnya, debut spesial itu tak berbuah manis. Sunderland justru pulang dengan kekalahan 0-2 dari Burnley, hasil yang membuat awal musim mereka terasa berat. Aura garang dari jersey anyar itu pun teredam oleh performa minor di lapangan.
Burnley tampil agresif dan langsung mencetak gol di tiap babak, menutup ruang gerak Sunderland. The Black Cats berusaha membalas, namun lini belakang tuan rumah terlalu solid untuk ditembus.
Hasil akhir 2-0 menegaskan dominasi Burnley sekaligus menodai momen perkenalan jersey baru Sunderland.
Desain Penuh Karakter

Secara visual, jersey ketiga Sunderland menuai banyak pujian. Warna hitam pekat dipadu detail elegan: Logo apparel Hummel, sponsor utama, hingga logo klub yang diganti sementara menjadi ikon “Black Cats", julukan khas mereka.
Ada pula sentuhan unik di bagian belakang berupa mata kucing kuning yang kontras di atas hitam.
Detail kecil ini memberi nuansa misterius sekaligus elegan, menjadikan jersey tak hanya stylish di depan, tapi juga berkarakter saat dilihat dari belakang.
Jersey Ketiga Mencuri Perhatian

Meski menuai komentar positif di media sosial, timing perkenalan jersey ini dianggap kurang tepat. Alih-alih menghadirkan aura garang, kekalahan 0-2 di Burnley justru membuat kesan debut jadi setengah matang.
Namun Sunderland tetap layak diapresiasi karena berani tampil beda. Dengan desain bold, fresh, dan ikonik, jersey hitam ini masih punya peluang besar jadi sorotan positif sepanjang musim, asal performa di lapangan bisa segera menyusul.
Sunderland boleh kalah di Turf Moor, tapi mereka tetap berhasil mencuri perhatian lewat identitas baru. Jersey “Black Cats” ini menjadi simbol keberanian untuk tampil beda.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Florian Wirtz Blak-blakan: Tinggalkan Jerman Demi Liverpool Ternyata Sulit Banget!
Liga Inggris 25 Agustus 2025, 22:08
-
Cedera Romelu Lukaku Bantu 'Tendang' Rasmus Hojlund dari Man United
Liga Inggris 25 Agustus 2025, 20:14
LATEST UPDATE
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR