
Bola.net - Bek Arsenal, Gabriel Magalhaes mengutarakan alasannya memutuskan bergabung dengan The Gunners. Ia mengaku bermain untuk klub asal London itu adalah impiannya.
Gabriel bergabung dengan Arsenal dari Lille di bursa transfer musim panas. Pemain Brasil itu dikontrak lima tahun dengan biaya transfer di kisaran 25 juta pounds.
Bek tengah berusia 22 tahun dengan cepat menjadi pemain kunci bagi Mikel Arteta. Ia tampil mengesankan di lini belakang dengan memenangkan penghargaan Pemain Terbaik Bulan ini untuk bulan September dan November.
Gabriel juga dikaitkan dengan Manchester United dan Chelsea sebelum pindah ke Arsenal. Klub Serie A Napoli dikabarkan juga berminat memakai jasa sang pemain.
Alasan Magalhaes
Namun, Gabriel pada akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Arsenal. Ia tak ragu memilih The Gunners karena ingin bermain untuk klub impiannya.
"Saya berusaha untuk tidak terlalu banyak mendengar tentang spekulasi transfer karena Anda akan selalu memikirkan semua yang terjadi," kata Gabriel kepada Arsenal Player.
"Setelah Arsenal masuk ke dalam perhitungan, dia bercerita tentang klub lain yang tertarik, tetapi saya memilih Arsenal karena itu adalah impian saya. Itu adalah klub yang sangat saya sukai dan selalu menontonnya di TV, dengan sejarah yang fantastis.
"Arsenal adalah klub besar, salah satu yang terbesar di dunia, dan saya memberi tahu agen saya sejak awal bahwa jika Arsenal datang menginginkan saya, saya ingin mengenakan kaus itu, bermain di stadion dan merasakan dukungan fans karena itu klub yang selalu saya tonton.
"Saya sekarang sangat senang berada di sini hari ini bersama para pemain top. Ini adalah impian masa kecil saya."
Dipinjamkan
Gabriel sempat dipinjamkan ke Troyes dan Dinamo Zagreb setelah bergabung dengan Lille. Ia menilai hal itu membantu mengembangkan karakter dan permainannya.
“Sangat sulit pada awalnya ketika saya tiba di Lille [pada 2016] karena saya berada di kota di mana saya tidak berbicara bahasanya dan masih sangat muda, jadi itu sulit. Saya belajar banyak di sana," lanjutnya.
"Setelah saya dipinjamkan ke Troyes dan Dinamo Zagreb, saya benar-benar menjadi dewasa. Ketika saya kembali ke Lille, saya lebih dewasa dan lebih akrab dengan Eropa dan gaya permainannya.
"Ketika saya mulai bermain, saya bersyukur bisa melakukannya secara teratur dan tampil bagus, membantu Lille mencapai Liga Champions. Itu sangat memuaskan bagi saya."
Sumber" Evening Standard
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
2 Gol dan 1 Assist, Magis Kaki Kiri Hakim Ziyech untuk Timnas Maroko
Liga Inggris 15 November 2020, 16:00
-
Timo Werner, Striker Masa Depan Chelsea yang Kini Sudah Selevel Kane-Vardy
Liga Inggris 15 November 2020, 06:40
-
Godok Skuad Juara, Ben Chilwell Bicara Soal Target Trofi Bersama Chelsea
Liga Inggris 15 November 2020, 05:20
-
Diminati Chelsea dan MU, Ini Alasan Gabriel Magalhaes Pilih Arsenal
Liga Inggris 15 November 2020, 02:26
LATEST UPDATE
-
Puasa Gol Christian Pulisic Kian Panjang di Tahun 2026
Liga Italia 7 April 2026, 23:32
-
Tempat Menonton Sporting CP vs Arsenal: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:02
-
Tempat Menonton Madrid vs Bayern: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Champions 7 April 2026, 22:01
-
Bagaimana Update Naturalisasi Luke Vickery untuk Bela Timnas Indonesia?
Tim Nasional 7 April 2026, 21:25
-
Real Madrid Unggul Telak atas Bayern Munchen Secara Sejarah
Liga Champions 7 April 2026, 20:38
LATEST EDITORIAL
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25
-
5 Klub Tujuan Bernardo Silva Setelah Tinggalkan Man City
Editorial 6 April 2026, 21:05
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32

























KOMENTAR