
Bola.net - Tanpa alasan yang kuat, Mason Mount dan Jack Grealish mulai diadu di Timnas Inggris. Nahasnya, Mount ada di posisi sulit karena diserang kritik pedas di media sosial.
Pada jeda internasional baru-baru ini, Gareth Southgate harus ekstra hati-hati dalam menentukan line-up Inggris. Pada kasus ini, Sky Sports mengklaim banyak analis dan suporter menuntut Grealish lebih sering dimainkan, bukan Mount.
Singkatnya Mount dipandang tidak lebih baik dari Grealish, khususnya soal kontribusi dan kombinasi dengan pemain-pemain lainnya di lapangan.
Tentu kritik ini pun sampai di telinga gelandang Inggris lainnya, Declan Rice, yang juga merupakan teman dekat Mount.
Rice mengaku sangat menyayangkan serangan terhadap Mount yang menurutnya terlalu kejam. Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Terlalu kejam
Menurut Rice, kritikan di media sosial yang mendesak Mount dicadangkan sudah kelewat batas, terlalu kejam. Dia tahu betul bagaimana Mount bekerja keras di sesi latihan. Pemain Chelsea ini jadi starter karena memang pantas mendapatkannya.
"Kami tidak membahas itu [serangan terhadap Mount di medsos], tapi saya kira itu sangatlah kejam. Saya menyaksikannya sendiri di sini, dan saya sudah berlatih bersama dia sejak masih kecil," buka Rice kepada Sky Sports.
"Jadi saya tahu betul kualitas mentalnya. Saya tahu bagaimana dia bekerja keras dan punya hasrat tinggi. Tidak mengejutkan ketika Gareth memilih dia, ketika Frank [Lampard] memilih dia."
Tidak perlu dibandingkan
Lebih lanjut, Rice pun menegaskan bahwa perbandingan Mount vs Grealish tidak masuk akal. Keduanya pemain hebat yang berbeda, bermain di posisi berbeda, dan tidak seharusnya diadu.
"Saya kira jika Anda mengamati Jack dan mengamati Mason, tentu akan selalu ada perbandingan, tapi sebenarnya mereka bermain di dua bagian berbeda di lapangan," sambung Rice.
"Mason sekarang di Chelsea bermain sebagai gelandang serang no. 8 dan Jack lebih banyak bermain di kiri."
"Saya kira Anda bisa menyaksikan pertandingan beberapa waktu lalu ketika mereka berdua bermain bersama dan mereka berdua jelas pemain hebat yang saya kira harus kita puji," tutupnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Diminati Chelsea dan MU, Ini Alasan Gabriel Magalhaes Pilih Arsenal
- Sulit Cetak Gol, Arsenal Butuh Pemain Seperti Mason Mount
- Sabar, Mikel Arteta Cuma Butuh Waktu di Arsenal
- Arsenal Inkonsisten, Mikel Arteta Diminta Tiru Jose Mourinho
- Cesc Fabregas Dukung Chelsea Jadi Pesaing Gelar, Bagaimana dengan Arsenal?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
2 Gol dan 1 Assist, Magis Kaki Kiri Hakim Ziyech untuk Timnas Maroko
Liga Inggris 15 November 2020, 16:00
-
Timo Werner, Striker Masa Depan Chelsea yang Kini Sudah Selevel Kane-Vardy
Liga Inggris 15 November 2020, 06:40
-
Godok Skuad Juara, Ben Chilwell Bicara Soal Target Trofi Bersama Chelsea
Liga Inggris 15 November 2020, 05:20
-
Diminati Chelsea dan MU, Ini Alasan Gabriel Magalhaes Pilih Arsenal
Liga Inggris 15 November 2020, 02:26
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
-
Jadwal Lengkap BRI Super League 2025/2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 19:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR