Bola.net - Gelandang asal Prancis, Florent Malouda mengaku masih sakit hati atas perlakuan yang diberikan oleh mantan klubnya, Chelsea. Setelah mengabdi selama lima musim, Malouda dibekukan selama semusim pada 2012-13 karena diberitakan menolak dijual.
Pemain yang kini berstatus sebagai pemain Metz ini menyebut bahwa ia sengaja disingkirkan tanpa alasan yang jelas oleh The Blues. Ia merasa dijadikan percontohan agar pemain lain tak bersikap kritis kepada klub.
"Manajemen Chelsea melakukan segalanya untuk mendiskreditkan saya. Tak ada alasan untuk sikap mereka! Saya dikirim berlatih ke akademi begitu saja, untuk berlatih bersama pemain di bawah usia 21 tahun," kenang pria 34 tahun ini seperti dilansir L'Equipe.
"Saya dijadikan contoh bahwa pemain di sana tak boleh menentukan nasibnya sendiri. Keputusan itu benar-benar politis, sama seperti yang dialami Alex atau Nicolas Anelka."
Setelah semusim penuh dikucilkan dari skuat utama, Malouda akhirnya dilepas dengan status bebas transfer pada musim panas 2013. Ia lantas bergabung dengan klub Turki, Trabzonspor selama semusim sebelum kini gabung Metz.[initial]
(le/mri)
Pemain yang kini berstatus sebagai pemain Metz ini menyebut bahwa ia sengaja disingkirkan tanpa alasan yang jelas oleh The Blues. Ia merasa dijadikan percontohan agar pemain lain tak bersikap kritis kepada klub.
"Manajemen Chelsea melakukan segalanya untuk mendiskreditkan saya. Tak ada alasan untuk sikap mereka! Saya dikirim berlatih ke akademi begitu saja, untuk berlatih bersama pemain di bawah usia 21 tahun," kenang pria 34 tahun ini seperti dilansir L'Equipe.
"Saya dijadikan contoh bahwa pemain di sana tak boleh menentukan nasibnya sendiri. Keputusan itu benar-benar politis, sama seperti yang dialami Alex atau Nicolas Anelka."
Setelah semusim penuh dikucilkan dari skuat utama, Malouda akhirnya dilepas dengan status bebas transfer pada musim panas 2013. Ia lantas bergabung dengan klub Turki, Trabzonspor selama semusim sebelum kini gabung Metz.[initial]
Baca Juga
- Pea: Mourinho Akan Bawa Chelsea Juara Liga Champions Musim Ini
- Costa Rawan Cedera, Mourinho Peras Otak Atur Rotasi
- 'Cech Tak Akan Lama Duduk di Bangku Cadangan'
- Oscar Puas Berpartner Dengan Fabregas
- Wonderkid Chelsea Girang Ditempa Mourinho
- Lampard Isyaratkan Tak Ingin Anaknya Bela Chelsea
- Heskey: Costa Striker Terbaik di Premier League
- Mourinho: Luis Enrique Dulu Pemain Favorit Saya
- Azpilicueta: Costa Mimpi Buruk Bagi Pertahanan Lawan
- Hazard Curiga Costa Palsukan Umur
(le/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Fabregas: Arsenal Yang Tak Ingin Saya Kembali
Liga Inggris 21 September 2014, 16:45
-
Inilah Alasan Diego Costa Suka Bermain Meledak-Ledak
Liga Inggris 21 September 2014, 16:15
-
'Diego Costa Diciptakan Khusus Untuk Premier League'
Liga Inggris 21 September 2014, 15:30
-
'Diego Costa, Campuran Bergkamp dan Drogba'
Liga Inggris 21 September 2014, 13:30
-
Diego Costa Dikritik, Diego Costa Dibela
Liga Inggris 21 September 2014, 12:36
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





















KOMENTAR