
Bola.net - Liverpool harus menyerah dengan skor 0-1 kala menjamu Burnley di Anfield, Jumat (22/1/2021) dini hari WIB. Namun, Namun, cerita bisa berbeda andai The Reds mendapat hadiah penalti.
Liverpool sejatinya sangat mendominasi laga dengan melepas 27 tembakan. Namun, tak satu pun yang berbuah gol, termasuk peluang emas Divock Origi yang masih digagalkan mistar gawang.
Sebaliknya, Burnley justru sukses mencuri poin penuh berkat gol Ashley Barnes dari titik penalti pada menit ke-83. Sebelumnya, Barnes dilanggar Alisson di kotak terlarang.
Kontroversi Erik Pieters
Ketika laga memasuki menit ke-75 dan skor masih imbang 0-0, terjadi sebuah insiden ketika crossing dari sisi kanan sepertinya mengenai lengan dari bek Burnley, Erik Pieters.
Pieters clear handball not even reviewed by var. Penalty or not?#livbur pic.twitter.com/nrA2MEAeyg
— hrvojefekonja (@hrvojefekonja) January 21, 2021
Dalam momen ini, para pemain Liverpool sempat meminta hadiah penalti kepada wasit Mike Dean. Namun, sang wasit memutuskan laga terus berlanjut, dan tak ada peninjauan VAR.
Meski demikian, keputusan Dean kali ini mungkin terbukti sudah tepat karena jika dilihat dari tayangan ulang, bola mengenai badan Pieters.
Kepemimpinan Mike Dean
Mike Dean has now awarded a penalty against Liverpool in both Premier League games he has officiated in as a referee this season.
— Squawka Football (@Squawka) January 21, 2021
He is yet to award a single penalty to Liverpool in the Premier League (174 awarded for other teams across 21 seasons). pic.twitter.com/iianGFpfVK
Jika dilihat dari statistik, sepertinya Mike Dean memang 'tak bersahabat' dengan Liverpool. Musim ini Dean sama sekali tak memberikan penalti pada The Reds dalam dua laga yang ia pimpin.
Bahkan, secara keseluruhan Mike Dean tercatat sama sekali belum pernah memberikan hadiah penalti kepada Liverpool selama 21 musim dia berkarier di Premier League.
Catatan ini memang pantas menjadi sorotan karena Mike Dean tercatat sudah memberikan total 174 hadiah penalti bagi tim lain sepanjang kariernya di Premier League.
Sumber: Twitter, Squawka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Eks Liverpool: Salah, Mane, dan Firmino Pantas Dikritik
Liga Inggris 22 Januari 2021, 23:27
-
Termasuk Lawan Liverpool, Ini 10 Laga yang Mungkin Dilewatkan De Bruyne
Liga Inggris 22 Januari 2021, 22:30
-
John Terry Ikut Bereaksi Usai Rekor Kandang Liverpool Terhenti, Apa Katanya?
Liga Inggris 22 Januari 2021, 22:26
-
Liverpool Diprediksi Bakal Bekuk Manchester United di Old Trafford
Liga Inggris 22 Januari 2021, 20:20
-
Kesal Pada Origi, Legenda Liverpool: Pasang Siapa Saja Kecuali Dia!
Liga Inggris 22 Januari 2021, 19:33
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR