- Mantan pemain Arsenal, Tomas Rosicky angkat bicara mengenai kritikan-kritikan yang masuk kepada Mesut Ozil. Rosicky menilai kritikan itu sangat tidak adil karena ia merasa Ozil sudah bekerja dengan keras di Arsenal.
Ozil sendiri bisa dikatakan sudah menjadi sosok yang penting di Arsenal. Playmaker asal Jerman ini memiliki kemampuan di atas rata-rata sehingga ia menjadi roh dari permainan Arsenal.
Dalam dua musim terakhir nama Ozil kerap mendapatkan kritikan dari berbagai pihak. Sang playmaker dinilai terlalu malas saat bermain, sehingga Arsenal mengalami keterpurukan.
Menanggapi kritikan-kritikan tersebut, Rosicky menilai keterpurukan Arsenal bukan hanya disebabkan oleh Ozil semata. "Saya mengenal mesut dengan baik," buka Rosicky kepada The Daily Mail.
Baca pembelaan Rosicky untuk Ozil selengkapnya di bawah ini.
Sudah Kerja Keras
Rosicky menilai kritikan-kritikan untuk Ozil sendiri tidak tepat sasaran karena sang pemain ia nilai sudah menunjukan kerja yang sangat keras di Arsenal.
"Saya banyak bermain dengan Mesut. Jika anda melihat statistiknya, anda akah tahu bahwa dia bukanlah pemain yang malas."
"Orang-orang di Inggris menganggapnya malas karena dia bukan tipe pemain yang membantu pertahanan dengan melakukan tekel atau apapun itu. Namun jika anda melihat secara keseluruhan, dia adalah seorang pekerja keras dan anda bisa melihat itu di setiap statistik pertandingannya."
Bukan Tipikal Pemalas
Rosicky juga menilai bahwa Ozil bukanlah pemain yang malas seperti yang dituduhkan orang-orang, karena berdasarkan pengalamannya sang playmaker selalu bekerja keras di tim utama Arsenal.
"Memang saya tidak tahu kondisinya di Arsenal saat ini. Namun ketika saya masih di sana, dia adalah seorang pekerja keras bahkan ia bekerja sangat keras di sesi latihan."
"Saya mengenalnya dengan sangat baik. Anda harus mengakui bahwa ia adalah pemain yang bisa menentukan hasil akhir dari pertandingan Arsenal." tandasnya.
Kontribusi Besar
Ozil sendiri berkontribusi cukup besar saat Arsenal mengalahkan Everton dengan skor 2-0 kemarin malam.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Cech: Arsenal Lebih Mementingkan Gaya Main
Liga Inggris 24 September 2018, 22:48
-
Cech Sebut Arsenal Zaman Wenger Lupa Caranya Menang
Liga Inggris 24 September 2018, 22:17
-
Lacazette Dan Aubameyang Dianggap Warisan Wenger untuk Arsenal
Liga Inggris 24 September 2018, 19:52
-
Keown: Torreira adalah Sosok yang Dibutuhkan Arsenal
Liga Inggris 24 September 2018, 18:02
-
Arsenal Menang Lawan Everton, Petr Cech Banjir Pujian
Liga Inggris 24 September 2018, 15:36
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Parma vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 8 Januari 2026, 07:30
-
Man of the Match Man City vs Brighton: Erling Haaland
Liga Inggris 8 Januari 2026, 07:16
-
Man of the Match Barcelona vs Athletic Club: Raphinha
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 07:04
-
Hasil Parma vs Inter: Chivu Taklukkan Mantan Klub, Nerazzurri Melesat di Puncak
Liga Italia 8 Januari 2026, 06:32
-
Man of the Match Burnley vs Manchester United: Benjamin Sesko
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:12
-
Hasil Man City vs Brighton: Gol Bersejarah Haaland Terasa Hambar
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:08
-
Man of the Match Fulham vs Chelsea: Harry Wilson
Liga Inggris 8 Januari 2026, 06:01
-
Hasil Barcelona vs Athletic Club: Pesta Gol, Blaugrana ke Final
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 05:38
-
Hasil Burnley vs Man United: Dua Gol Benjamin Sesko Warnai Debut Darren Fletcher
Liga Inggris 8 Januari 2026, 05:31
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58




















KOMENTAR