
Bola.net - Gary Neville merupakan salah satu legenda Manchester United yang skeptis dengan kehadiran Edinson Cavani pada tahun 2020 lalu. Setelah semusim berjalan, ia menarik kata-katanya terkait sang penyerang.
Neville memang cukup sering terlihat di layar kaca ketika menjalankan profesinya sebagai pandit. Beberapa kali, ia melontarkan komentar pedas terhadap Manchester United serta performa para 'juniornya' di lapangan.
Dalam beberapa kesempatan, ia juga sering menyoroti kebijakan transfer mantan klubnya tersebut. Salah satunya adalah ketika Cavani didatangkan ke Old Trafford di musim panas tahun 2020 lalu.
Seperti yang diketahui, Manchester United merekrut Cavani tanpa mengeluarkan biaya transfer sepeser pun. Mereka bisa melakukannya karena kontrak sang pemain bersana klub sebelumnya, PSG, telah berakhir di masa itu juga.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Cavani Bukan Rencana MU
Neville adalah salah satu sosok yang skeptis saat mendengar kedatangan Cavani ke Old Trafford. Baginya, Cavani adalah bentuk keputusasaan manajemen klub mengisi pos penyerang yang lowong pasca ditinggalkan Romelu Lukaku.
Keraguan Neville berhasil dibayar dengan tuntas oleh Cavani. Pada musim ini, sang penyerang telah membukukan 15 gol di semua kompetisi. Lima di antaranya diciptakan dalam tiga laga terakhir the Red Devils.
"Saya adalah salah satu orang yang skeptis ketika United merekrut Cavani," ungkap Neville, yang dulu pernah menjadi pelatih Valencia, ketika berbincang kepada Sky Sports belum lama ini.
"Memikirkan bagaimana bursa transfer berjalan di beberapa tahun terakhir, saat mereka telat merekrut pemain, kedatangan Cavani seperti tak masuk dalam rencana, putus asa," lanjutnya.
Neville Menarik Perkataannya
Mungkin, ada satu-dua fans Manchester United yang memiliki pemikiran sama dengan Neville. Pasalnya the Red Devils, pada saat itu juga, gagal mendapatkan Jadon Sancho dari Borussia Dortmund karena terhalang dana.
"Mereka mengejar Sancho di sepanjang musim panas, gagal mendapatkannya, dan merekrut Cavani di akhir bursa transfer yang disebut-sebut akan pindah ke MLS (Major League Soccer)," tambah Neville.
"Namun saya pikir dia adalah pemain yang sensasional pada setiap pekannya. Sikapnya, komitmennya, dampaknya kepada pemain lain. Saya senang dia bakalan bermain di Manchester United musim depan," pungkasnya.
(Sky Sports)
Baca Juga:
- Batal Mudik, Edinson Cavani Resmi Perpanjang Kontrak di Manchester United
- Saingi Manchester United, Chelsea Juga Kejar Harry Kane
- Manchester United vs Leicester City: Duel Dua Tim Oportunis
- Jadon Sancho Tidak Masuk Daftar Prioritas Manchester United?
- Tantang Manchester United, Ozan Kabak Absen Bela Liverpool?
TAG TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Kesempatan Maroko Mengubah Kisah yang Dulu Berakhir dengan Air Mata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:19
-
Ketika Prancis Menemukan Cara Lain untuk Menang
Piala Dunia 5 Juli 2026, 19:11
-
Meksiko, Azteca, dan Pemain Ke-12
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:27
-
Meksiko dan Misi Javier Aguirre Mengubah Tekanan Menjadi Kekuatan
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:20
-
Brahim Diaz, Sentuhannya Membuat Mimpi Maroko Terasa Semakin Nyata
Piala Dunia 5 Juli 2026, 18:04
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Mesir 7 Juli 2026
Piala Dunia 5 Juli 2026, 17:54
-
6 Duel Ikonik Portugal vs Spanyol
Piala Dunia 5 Juli 2026, 16:12
-
Tantang Norwegia, Brasil Tidak Siapkan Taktik 'Anti-Haaland'
Piala Dunia 5 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR