
Bola.net - Sebuah pengakuan diberikan oleh pelatih Juventus, Maurizio Sarri. Ia mengaku bahwa taktik 'Sarriball' yang ia terapkan di Chelsea tidak berjalan sempurna karena sosok Eden Hazard.
Sarri yang musim lalu diangkat menjadi manajer baru Chelsea mengubah gaya bermain Chelsea. Ia menerapkan taktik yang disebut publik sebagai 'Sarriball', di mana taktik ini menekankan pada penguasaan bola dan juga aliran bola yang cepat.
Namun taktik ini musim lalu tidak mendapatkan sambutan yang hangat dari para pendukung Chelsea. Pasalnya The Blues sempat mendapatkan sejumlah hasil buruk karena taktik ini.
Tidak hanya itu, taktik ini membuat pemain favorit pendukung Chelsea, N'Golo Kante harus berubah posisi karena mengakomodir kehadiran Jorginho. Alhasil para pendukung Chelsea menolak mati-matian taktik Sarriball ini terutama di paruh kedua musim lalu.
Sarri mengakui bahwa taktik yang ia terapkan di Chelsea itu memang tidak berjalan sebagaimana mestinya karena sosok Eden Hazard. "Beberapa tahun terakhir saya terbiasa menggunakan skema 4-3-3," beber Sarri yang dikutip Goal International.
"Namun saya bisa bilang bahwa 4-3-3 yang saya gunakan di Chelsea berbeda dengan 4-3-3 yang saya gunakan di Napoli."
"Perbedaan ini dikarenakan kami harus mengakomodir karakteristik permainan Eden Hazard, karena ia bisa menjadi pembeda bagi tim ini. Namun karena situasi ini, kami menjadi memiliki masalah pada skema bertahan kami yang sedang saya upayakan perbaiki sepanjang musim kemarin." tandas pelatih 60 tahun tersebut.
Baca situasi Sarri dan Hazard di bawah ini.
Sama-Sama Pergi
Baik Sarri dan Eden Hazard ternyata sama-sama tidak melanjutkan karir mereka di London Barat. Keduanya sama-sama memutuskan untuk hengkang dari Stamford Bridge pada musim panas ini.
Hazard memutuskan pindah ke Real Madrid. Ia pindah ke klub idamannya itu setelah El Real menebusnya dengan mahar 100 juta Euro di musim panas ini.
Sementara Sarri juga memutuskan pergi dari Chelsea meski ia baru satu tahun berada di sana. Ia pindah ke Juventus untuk menggantikan Massimiliano Allegri.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jika Tolak Chelsea, Lampard Bakal Menyesal Seumur Hidup
Liga Inggris 21 Juni 2019, 23:28
-
Eden Hazard Rusak Sarriball di Chelsea
Liga Inggris 21 Juni 2019, 18:40
-
Jorginho Tak Akan Ikuti Jejak Sarri Pindah ke Juventus
Liga Italia 21 Juni 2019, 17:48
-
Matt Targett Diincar Liverpool dan Arsenal, Southampton Katakan Tidak
Liga Inggris 21 Juni 2019, 17:40
-
Petr Cech Resmi Kembali ke Chelsea
Liga Inggris 21 Juni 2019, 15:37
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bournemouth vs Tottenham 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 11:23
-
Visi Darren Fletcher untuk Manchester United: Kembalikan DNA Setan Merah!
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:50
-
Dipercaya Jadi Caretaker MU, Darren Fletcher: Ini Beneran Kan?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:27
-
Burnley vs MU: Kobbie Mainoo Bisa Comeback?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:16
-
Manchester United dan Ole Gunnar Solskjaer Semakin Dekat untuk Balikan
Liga Inggris 7 Januari 2026, 10:02
-
BRI Super League: Ze Valente Mencapai Tonggak Penting 100 Laga
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 09:56
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR