
Bola.net - Manchester United kembali menunjukkan taringnya di kompetisi Premier League. Di bawah asuhan pelatih interim Michael Carrick, Setan Merah sukses meraih kemenangan keempat secara beruntun.
Terbaru, mereka sukses membungkam Tottenham Hotspur dengan skor meyakinkan 2-0. Hasil ini membuat publik Old Trafford kembali tersenyum lebar.
Efek magis Carrick seolah membawa angin segar bagi skuad yang sempat terpuruk. Kemenangan demi kemenangan diraih dengan permainan yang lebih taktis dan terukur.
Namun, tren positif ini memunculkan pertanyaan besar bagi manajemen klub. Apakah Carrick layak dipermanenkan sebagai pelatih kepala musim depan?
Sentuhan Taktik Jenius

Kemenangan atas Spurs bukan sekadar keberuntungan semata. Carrick melakukan perubahan taktis yang terbukti sangat efektif di lapangan.
Ia berani mendorong pemain cepat seperti Amad Diallo dan Bryan Mbeumo lebih ke depan. Pergerakan mereka di sisi sayap sukses merepotkan pertahanan lawan.
Tak hanya itu, posisi Matheus Cunha juga diubah menjadi lebih sentral. Ia diduetkan dengan Bruno Fernandes di posisi nomor 10 dalam durasi yang lama.
Eksperimen ini terbukti jitu menghidupkan lini serang Man United. Variasi serangan mereka menjadi jauh lebih berbahaya dibandingkan era pelatih sebelumnya.
Statistik Expected Goals (xG) menunjukkan dominasi mutlak MU atas Spurs (1.26 berbanding 0.04). Carrick sukses memaksimalkan potensi skuadnya dengan cerdas.
Trauma Era Solskjaer
Meski performa tim sedang on fire, bayang-bayang masa lalu masih menghantui. Situasi Carrick saat ini sangat mirip dengan awal kedatangan Ole Gunnar Solskjaer.
Kala itu, Solskjaer juga berstatus caretaker dan sukses memenangkan 14 dari 19 laga awalnya. Ia bahkan sempat mencatatkan delapan kemenangan beruntun yang fenomenal.
Namun, performa MU justru merosot tajam setelah Solskjaer dipermanenkan. Manajemen tentu tak ingin blunder sejarah itu terulang kembali.
Omar Berrada dan Jason Wilcox diharapkan tetap objektif dalam mencari manajer baru. Mereka harus melakukan proses seleksi yang ketat dan profesional.
Carrick tentu boleh mengajukan diri jika ia menginginkannya. Namun, kinerjanya harus dinilai setara dengan kandidat pelatih top lainnya.
Bantuan Kartu Merah Romero
Tak bisa dipungkiri, kemenangan MU juga terbantu oleh ketimpangan jumlah pemain. Tottenham harus bermain dengan 10 orang di sebagian besar pertandingan.
Cristian Romero kembali berulah dengan menerima kartu merah keenamnya sejak bergabung dengan Spurs. Aksi tidak perlu sang kapten merugikan timnya sendiri.
Meski melawan 10 pemain, kredit tetap layak diberikan kepada Carrick. Ia mampu menginstruksikan timnya untuk terus menekan dan memanfaatkan keunggulan jumlah pemain.
United tidak mengendurkan serangan meski sudah unggul. Mentalitas killer instinct inilah yang lama hilang dari skuad Setan Merah.
Kini, fans MU berharap tren positif ini terus berlanjut hingga akhir musim. Carrick telah membuktikan kapasitasnya, setidaknya untuk saat ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Paul Scholes Ingin Manchester United Rekrut Bek Tottenham yang Baru Kena Kartu Merah
Liga Inggris 10 Februari 2026, 23:57
-
Masa Depan Marcus Rashford di Barcelona Tergantung Presiden Baru
Liga Spanyol 10 Februari 2026, 23:24
-
Harry Maguire Singgung Masalah Terbesar Ruben Amorim di Manchester United
Liga Inggris 10 Februari 2026, 23:11
LATEST UPDATE
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Bhayangkara FC 14 Februari 2026
Bola Indonesia 13 Februari 2026, 18:10
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Dewa United 14 Februari 2026
Bola Indonesia 13 Februari 2026, 18:06
-
Gabung Juventus, Ini Kesan Pertama yang Didapat Emil Holm Soal Kenan Yildiz: Kuat Banget!
Liga Italia 13 Februari 2026, 17:55
-
Liputan6 Connect 2026 Dimulai dari Politeknik Negeri Jakarta, Ajak Mahasiswa Melek Digital
Lain Lain 13 Februari 2026, 17:50
-
Hasil Persik vs PSIM: Drama Empat Gol, Duel Sengit Berakhir Tanpa Pemenang
Bola Indonesia 13 Februari 2026, 17:41
-
Barcelona Siap Balas PSG Usai Insiden Pembajakan Dro Fernandez, Targetnya Bek Muda Ini!
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 17:25
-
Barcelona Berada di Batas Logika dan Membutuhkan Malam Sempurna
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 17:00
-
Guehi & Upamecano Gagal Diangkut, Real Madrid Sekarang Fokus Kejar Bek Dortmund Ini
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 16:55
-
Era Baru di Sisi Kanan Real Madrid? 4 Kandidat Pengganti Dani Carvajal Mulai Bermunculan
Liga Spanyol 13 Februari 2026, 16:29
-
Menanti Debut John Herdman! Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di FIFA Series 2026
Tim Nasional 13 Februari 2026, 16:28
-
Ducati Ngaku Kontrak Kedua Marc Marquez Lebih Sulit Diurus Ketimbang yang Pertama
Otomotif 13 Februari 2026, 16:08
-
Vidio Ungkap Pertumbuhan Generasi Z, ONE Pride MMA Semakin Diminati Audiens Muda
Olahraga Lain-Lain 13 Februari 2026, 16:05
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48
-
5 Pelatih yang Bisa Gantikan Thomas Frank di Tottenham, Ada Xabi Alonso dan Xavi
Editorial 11 Februari 2026, 19:03
-
3 Calon Pengganti Dani Carvajal di Real Madrid, Termasuk Pemain Man Utd
Editorial 10 Februari 2026, 21:00























KOMENTAR