Mumpung Dapat Libur Panjang, Ini 5 Hal yang Bisa Dibenahi Michael Carrick di Manchester United

Mumpung Dapat Libur Panjang, Ini 5 Hal yang Bisa Dibenahi Michael Carrick di Manchester United
Manajer interim Manchester United, Michael Carrick (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - Manchester United mendadak mendapat kemewahan yang jarang terjadi di era sepak bola modern. Mereka memiliki jeda 12 hari tanpa pertandingan sebelum kembali beraksi di Premier League.

Situasi ini muncul setelah Setan Merah tidak terlibat di kompetisi Eropa dan tersingkir lebih awal dari Piala FA. Bagi Michael Carrick, waktu luang tersebut bisa menjadi berkah sekaligus tekanan.

Hasil imbang 1-1 melawan West Ham menyisakan banyak catatan yang tak bisa diabaikan. Gol telat Benjamin Sesko memang menyelamatkan wajah tim, tetapi performa keseluruhan memunculkan tanda tanya besar.

Carrick kini punya ruang untuk menganalisis secara mendalam dan merancang perbaikan. Jika ingin membawa Manchester United kembali ke empat besar, ada sejumlah pekerjaan rumah yang wajib dibereskan.

1 dari 6 halaman

Manfaatkan Penguasaan Bola dengan Lebih Baik

Skuad Manchester United merayakan gol Bryan Mbeumo ke gawang Tottenham (c) MUFC Official

Skuad Manchester United merayakan gol Bryan Mbeumo ke gawang Tottenham (c) MUFC Official

Di bawah Michael Carrick, Manchester United justru terlihat lebih nyaman saat tidak mendominasi penguasaan bola. Kemenangan atas Manchester City, Arsenal, dan Fulham lahir ketika mereka bermain lebih reaktif.

Namun situasinya berbeda saat United menguasai bola dalam persentase besar. Ketika menghadapi West Ham dan memegang kendali permainan, mereka justru tampak kehabisan ide.

Masalah ini berpotensi terulang saat menghadapi tim-tim seperti Everton dan Crystal Palace. Lawan kemungkinan besar akan bertahan lebih dalam dan memaksa United membongkar blok rendah.

Carrick harus menemukan variasi serangan yang lebih tajam dan cepat dalam distribusi bola. Tanpa itu, penguasaan bola tinggi hanya akan menjadi angka statistik tanpa makna.

2 dari 6 halaman

Mencari Solusi untuk Benjamin Sesko

Ekspresi Benjamin Sesko usai membobol gawang West Ham, Rabu (11/2/2026) (c) Premier League Official

Ekspresi Benjamin Sesko usai membobol gawang West Ham, Rabu (11/2/2026) (c) Premier League Official

Benjamin Sesko perlahan mulai membayar kepercayaan yang diberikan kepadanya. Gol-gol pentingnya sejak awal tahun memberi kontribusi nyata dalam perolehan poin.

Meski begitu, ia belum sepenuhnya menjadi pilihan utama. Di bawah Carrick, menit bermainnya masih terbatas meski dua kali menyelamatkan hasil tim dalam tiga laga terakhir.

United terlihat membutuhkan sosok target man saat menghadapi tim yang bermain bertahan. Umpan silang kerap tak memiliki penyelesaian maksimal sebelum Sesko masuk ke lapangan.

Carrick sendiri mengakui situasi tersebut setelah laga terakhir. Ia mengatakan ia seharusnya memasukkan striker tersebut sebelum akhirnya memanggilnya di menit ke-69.

3 dari 6 halaman

Rotasi Jadi Kunci Konsistensi

Skuad Manchester United merayakan gol Bruno Fernandes ke gawang Tottenham (c) MUFC Official

Skuad Manchester United merayakan gol Bruno Fernandes ke gawang Tottenham (c) MUFC Official

Salah satu faktor yang membuat performa United menurun di London adalah jadwal padat. Mereka hanya memiliki dua hari penuh untuk pemulihan sebelum menghadapi West Ham.

Carrick menurunkan susunan pemain inti yang sama seperti laga sebelumnya. Dampaknya terlihat jelas ketika beberapa pemain tampak kelelahan secara fisik dan mental.

Ke depan, situasi serupa akan kembali terjadi. Dalam waktu dekat, United akan menghadapi jadwal dengan jarak hanya tiga hari antar pertandingan.

Rotasi pemain dan manajemen kebugaran harus menjadi prioritas. Jika ingin bersaing di papan atas, Carrick tak bisa terus mengandalkan sebelas nama yang sama.

4 dari 6 halaman

Poles Sekaligus Regenerasi Pos Fullback

Diogo Dalot dalam laga Liga Inggris antara Manchester United vs West Ham, Jumat (5/12/2025). (c) AP Photo/Ian Hogdson

Diogo Dalot dalam laga Liga Inggris antara Manchester United vs West Ham, Jumat (5/12/2025). (c) AP Photo/Ian Hogdson

Laga melawan West Ham juga membuka kelemahan di sektor bek sayap. Kesalahan Luke Shaw berujung pada gol pembuka yang dicetak Tomas Soucek.

Di sisi lain, Diogo Dalot juga belum menunjukkan performa stabil. Ia sempat membuat beberapa pergerakan menjanjikan, tetapi kontribusi akhirnya belum maksimal.

Area tersebut harus dipoles untuk saat ini. Namun di saat yang bersamaan MU juga harus mulai memikirkan regenerasi untuk pos fullback. Carrick bisa memanfaatkan masa libur ini untuk mendata fullback mana yang layak diangkut ke Old Trafford di bursa transfer berikutnya.

5 dari 6 halaman

Dilema Harry Maguire

Bek Manchester United, Harry Maguire (c) MUFC Official

Bek Manchester United, Harry Maguire (c) MUFC Official

Masa depan Harry Maguire kembali menjadi sorotan di tengah kabar kontrak baru. Di satu sisi, bek tengah itu masih menunjukkan kualitas ketika dalam kondisi prima.

Namun persoalan kebugaran menjadi pertimbangan serius. Ia kembali mengalami masalah hamstring saat menghadapi West Ham, tak lama setelah pulih dari cedera panjang sebelumnya.

Dalam dua musim terakhir, Maguire beberapa kali absen dalam periode yang cukup lama. Situasi ini tentu memengaruhi stabilitas lini belakang.

Keputusan memperpanjang kontrak atau tidak harus didasarkan pada pertimbangan jangka panjang. Carrick dan manajemen perlu memastikan apakah Maguire masih bisa diandalkan secara konsisten sepanjang musim.


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL