Bola.net - - Pelatih Arsenal, Unai Emery mengaku bisa memahami alasan di balik pemecatan Jose Mourinho dari kursi pelatih MU beberapa waktu lalu. Dia menilai MU sebagai tim masif dengan tuntutan tinggi, dan siapa pun pelatih yang gagal memenuhi tuntutan tersebut harus siap menerima konsekuensinya.
Pemecatan Mourinho memang sudah diduga-duga. Kala itu, Mourinho tak mampu membawa MU keluar dari jurang kesulitan. Kekalahan dari Liverpool pada Desember 2018 lalu adalah puncaknya.
Sebagai sesama pelatih, tentu Emery tak senang ketika mendengar pemecatan Mourinho. Namun, di sisi lain dia memahami MU memang harus menjaga nama besar mereka.
Pula, Emery meyakini MU yang ditangani Ole Gunnar Solskjaer saat ini jadi tim yang sangat berbahaya. Baca komentar Emery selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Terkejut
Emery sendiri mengaku tak terkejut ketika mengetahui Mourinho dipecat. Sebab, dia selalu percaya MU sebenarnya adalah tim kuat dengan potensi luar biasa, yang perlu dilakukan MU adalah menemukan stabilitas dan terus meraih tiga poin.
"Saya tidak terkejut [dengan pemecatan Mourinho] karena saya pikir mereka bisa menang dengan cara normal. Tim ini diisi dengan pemain-pemain hebat yang ingin menjuarai Premier League," ungkap Emery di fourfourtwo.
"Itu wajar. Mereka bisa berada di posisi untuk menjuarai liga, tapi kenyataannya mereka sudah kehilangan banyak poin musim ini."
Sangat Berbahaya

Sabtu (26/1) dini hari WIB nanti, Arsenal akan menjamu MU dalam putaran keempat FA Cup. Emery pun mewaspadai MU yang saat ini, dia menilai MU yang sekarang adalah tim berbeda yang jauh lebih kuat.
"Namun, saat ini mereka sangat berbahaya dan berada dalam momen bagus. Sekarang, tim mereka berbeda. Saya tak tahu penyebabnya, tapi tim ini berbeda dan mereka bermain dengan lebih percaya diri."
"Saya akan menemukan starting eleven terbaik karena melawan MU kami membutuhkan performa dan kualitas yang terbaik," tutup Emery.
Berita Video
Berita video Simon McMenemy memaparkan beberapa kriteria pemain yang akan dipilihnya untuk Timnas Indonesia dalam konferensi perdananya sebagai pelatih tim Garuda, Kamis (24/1/2019).
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pogba Hanya Akan Tinggalkan MU untuk Madrid atau Barcelona
Liga Inggris 25 Januari 2019, 23:30
-
Tandang ke Markas Arsenal, MU Tidak Takut
Liga Inggris 25 Januari 2019, 22:52
-
MU Tak Akan Korbankan FA Cup Demi Trofi Premier League
Liga Inggris 25 Januari 2019, 22:24
-
Arsenal Diprediksi Beri Kekalahan Perdana pada MU
Liga Inggris 25 Januari 2019, 21:27
-
Sanchez Diyakini Sudah Tak Sabar Ingin Habisi Arsenal
Liga Inggris 25 Januari 2019, 20:55
LATEST UPDATE
-
Luka Modric Akui AC Milan Layak Kalah dari Bologna: Kami Tidak Menduganya
Liga Italia 29 Oktober 2026, 13:10
-
Menang Berkat Dua Gol Bunuh Diri, Cristian Chivu Akui Inter Milan Beruntung
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:45
-
Kalah dari Genoa, Statistik Lini Serang Juventus Kian Mengkhawatirkan
Liga Italia 29 Oktober 2026, 12:23
-
Andoni Iraola Puas Liverpool Singkirkan Chelsea, Soroti Performa Pemain Muda
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 10:23
-
Jadwal Lengkap MotoGP Malaysia 2026 di Sepang, 30 Oktober - 1 November 2026
Otomotif 29 Oktober 2026, 10:18
-
Rapor Pemain Juventus saat Kalah dari Genoa: Kesalahan Pierre Kalulu Berujung Petaka
Liga Italia 29 Oktober 2026, 09:18
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 29 Oktober 2026, 07:56
-
Man of the Match Liverpool vs Chelsea: Morgan Rogers
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18


























KOMENTAR