
Bola.net - Enzo Maresca secara terbuka menguraikan alasan mengapa Chelsea belum berada dalam jalur perebutan gelar Premier League musim ini. Penjelasan itu disampaikan setelah kemenangan atas Everton yang diwarnai tekanan besar terhadap timnya.
Maresca juga kembali pada komentarnya soal “48 jam terburuk” sejak tiba di Stamford Bridge pada 2024. Ucapan tersebut muncul setelah Chelsea meraih kemenangan yang sangat dibutuhkan di tengah periode sulit.
Dalam refleksinya, Maresca menegaskan bahwa masalah utama Chelsea bukan kualitas menghadapi tim besar, melainkan konsistensi dari pekan ke pekan yang masih perlu diperbaiki.
Tekanan Besar dan 48 Jam Terburuk di Stamford Bridge

Chelsea menundukkan Everton dengan skor 2-0 di Stamford Bridge pada 3 Desember, mengakhiri periode tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhir di semua kompetisi. Sebelumnya, The Blues menelan kekalahan dari Leeds United dan Atalanta.
Tekanan terhadap tim begitu terasa jelang laga tersebut. Gol dari Cole Palmer dan Malo Gusto memastikan Chelsea mengamankan tiga poin yang sangat penting.
Usai pertandingan, Maresca menjelaskan situasi yang ia rasakan. “Ini alasan mengapa saya memuji para pemain, karena dengan begitu banyak masalah mereka tampil sangat baik setelah pekan yang rumit."
"Sejak saya bergabung dengan klub, 48 jam terakhir adalah 48 jam terburuk karena banyak orang tidak mendukung kami.”
Ia kemudian memperjelas maksud pernyataannya. “48 jam terburuk sejak saya bergabung dengan klub karena orang-orang tidak mendukung saya dan tim.”
Maresca Tegaskan Hubungan dengan Suporter Tetap Baik

Ketika ditanya apakah masalah tersebut bersifat internal atau berkaitan dengan pendukung, Maresca memberikan jawaban yang lebih menenangkan.
“Secara umum. Saya mencintai para penggemar, dan saya sangat bahagia dengan para penggemar,” ujarnya.
Pernyataan itu menegaskan bahwa kritik yang ia rasakan tidak diarahkan secara spesifik kepada basis suporter. Maresca menekankan bahwa dukungan fans tetap menjadi bagian penting bagi tim.
Artinya, kemenangan atas Everton menjadi momen penting untuk meredakan tekanan sekaligus menjaga kepercayaan di internal klub.
Konsistensi Jadi Pembeda dalam Perburuan Gelar
Musim ini, Chelsea mencatat hasil impresif di kandang dengan mengalahkan juara Premier League Liverpool serta menang 3-0 atas Barcelona di Liga Champions. Namun performa tersebut belum selalu berlanjut saat menghadapi tim lain.
Ketika ditanya apakah Chelsea tampil lebih baik melawan tim kuat, Maresca mengakuinya sambil menekankan kebutuhan menjaga level permainan setiap pekan.
“Kemungkinan itu benar saat ini, dan itu alasan mengapa kami mungkin belum dekat dengan puncak klasemen karena kami harus lebih konsisten melawan berbagai jenis tim,” kata Maresca kepada Sky Sports.
“Itu salah satu target ke depan, mencoba meningkatkan cara bermain melawan tim-tim seperti itu, dan semoga kami bisa terus melakukan hal yang benar melawan tim besar.”
Ia menutup dengan gambaran yang lebih luas soal target musim. “Jika Anda ingin berada di sana pada akhir musim, Anda harus konsisten; jika tidak, Anda akan kesulitan."
"Itulah mengapa saya menganggap Desember, Januari, dan Februari sebagai bulan-bulan penting. Setelah itu, pada Maret, Anda bisa menetapkan target, dan semoga kami berada di posisi untuk berjuang demi sesuatu yang lebih besar.”
Jangan sampai ketinggalan infonya
- Sudah Nyaman di Chelsea, Cole Palmer Diingatkan untuk Tolak Real Madrid
- Ruben Amorim: Kobbie Mainoo Adalah Masa Depan Manchester United, Tapi...
- Menebak Line-up Liverpool vs Wolves: Isak Patah Kaki, Arne Slot Siapkan 3 Formasi Darurat?
- 6 Bom Waktu Liverpool yang Harus 'Dijinakkan' di 2026: Nasib Mohamed Salah dan Krisis Bek Tengah
- Prediksi Man United vs Newcastle 27 Desember 2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Enzo Maresca Beber Alasan Chelsea Belum Layak Bersaing Juara Premier League
Liga Inggris 26 Desember 2025, 10:29
-
Sudah Nyaman di Chelsea, Cole Palmer Diingatkan untuk Tolak Real Madrid
Liga Inggris 26 Desember 2025, 08:58
-
Kabar Gembira Chelsea: 3 Senjata Rahasia Maresca Siap Comeback Lawan Aston Villa!
Liga Inggris 25 Desember 2025, 06:14
-
Blak-blakan Eks Chelsea: Mike Maignan Lebih Baik dari Robert Sanchez
Liga Inggris 24 Desember 2025, 16:26
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Le Havre vs PSG: Achraf Hakimi
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:27
-
Hasil Le Havre vs PSG: Hakimi Cetak Hat-Trick, Luis Enrique Cetak Sejarah
Liga Eropa Lain 31 Oktober 2026, 06:20
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
-
Dominic Calvert-Lewin Diincar MU, Leeds: Maaf, Gak Dulu!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:57
-
Hitung Mundur Menuju 1000 Gol Cristiano Ronaldo, Kurang Berapa?
Piala Dunia 30 Oktober 2026, 22:20
-
Youri Tielemans Lega Michael Carrick Selamat dari Pemecatan di MU
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 22:07
-
Tidak Takut, Michael Carrick Justru Tidak Sabar MU Hadapi Chelsea
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 21:46
-
Prediksi BRI Super League: PSM vs Madura United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:10
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Persita 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:05
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Bali United 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 20:00
-
Prediksi BRI Super League: Dewa United vs Persija 31 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 19:55
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR