
Bola.net - Manchester United mencatatkan malam bersejarah di Stadion Emirates. Di bawah komando Michael Carrick, Setan Merah melakukan sesuatu yang tak pernah mampu dilakukan tim mana pun sejak 2008: mencetak dua gol jarak jauh dalam satu laga Premier League di kandang Arsenal. Semua itu terjadi hanya dalam 45 menit yang luar biasa.
Kemenangan ini semakin menegaskan awal manis Carrick sebagai pelatih interim Manchester United. Setelah sebelumnya menaklukkan Manchester City, kini Arsenal menjadi korban berikutnya. Dua laga, dua kemenangan, dan kepercayaan diri yang langsung melonjak di Old Trafford.
United sempat berada dalam posisi sulit setelah tertinggal lebih dulu. Arsenal membuka keunggulan lewat gol bunuh diri Lisandro Martinez, sebuah momen yang membuat tuan rumah semakin diunggulkan.
Statistik musim 2025/2026 mencatat Arsenal selalu menang dalam 24 laga sebelumnya setiap kali unggul 1-0. Namun, rekor sempurna itu akhirnya runtuh.
Sejarah Manchester United

Manchester United merespons dengan mentalitas berbeda. Bryan Mbeumo memanfaatkan kesalahan fatal lini belakang Arsenal untuk menyamakan skor. Gol tersebut memang lahir dari blunder lawan, tetapi dua gol berikutnya menunjukkan kualitas sesungguhnya United malam itu.
Patrick Dorgu menjadi sorotan lewat sepakan jarak jauh spektakuler yang layak masuk kandidat gol terbaik musim ini. Kemudian, Matheus Cunha memastikan kemenangan dengan tendangan melengkung indah dari luar kotak penalti, membuat publik Emirates terdiam.
Dua gol jarak jauh tersebut bukan sekadar penentu kemenangan. Catatan sejarah pun tercipta.
Untuk pertama kalinya sejak 2008, Arsenal kebobolan dua gol dari luar kotak penalti dalam satu pertandingan Premier League di kandang sendiri. Terakhir kali hal itu terjadi adalah dalam laga klasik penuh drama melawan Tottenham Hotspur yang berakhir 4-4.
Kemenangan Pertama Sejak 2017

Bagi Manchester United, kemenangan 3-2 ini juga sangat spesial karena menjadi kemenangan pertama mereka di Emirates dalam ajang Premier League sejak 2017, saat Arsene Wenger masih berdiri di pinggir lapangan sebagai manajer Arsenal.
Di babak kedua, United tampil semakin percaya diri dan mampu mengontrol permainan. Arsenal yang biasanya solid justru kesulitan merespons tekanan, sementara United bermain efektif dan berani mengambil risiko. Hasil akhirnya terasa pantas: tiga poin penuh untuk tim tamu.
Kemenangan ini bukan hanya soal hasil, tetapi juga soal cara. Manchester United datang sebagai underdog, mematahkan tren, merusak rekor, dan meninggalkan Emirates dengan sejarah baru. Di tangan Michael Carrick, mimpi indah itu baru saja dimulai.
Sumber: United In Focus
Klasemen Liga Inggris 2025/2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PGMOL Didesak Hukum Arsenal Soal Taktik Bola Mati yang Rugikan Man United
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:45
-
Titik Balik Kekalahan Arsenal dari Man United: Saat Arteta Murka di Awal Petaka
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:44
-
6 Poin dari City dan Arsenal: Stop Ragukan Michael Carrick!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 19:17
LATEST UPDATE
-
Marc Klok Bawa Aura Positif ke Sesi Latihan Persib
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 22:12
-
Patrick Kluivert Masuk Radar Timnas Belanda, jadi Kandidat Asisten Xavi Hernandez
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 21:38
-
Hasil Bali United vs Sabah FC: Tuan Rumah Kalah 1-2 dari Wakil Malaysia
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 21:27
-
Analisis Komposisi Ideal Lini Tengah Barcelona 2026/2027
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 21:12
-
India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 20:04
-
Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027, Start Kontra Borneo FC
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR