
Bola.net - Arsenal harus menelan kekalahan menyakitkan 2-3 dari Manchester United pada laga Minggu malam. Hasil itu menjadi kekalahan kandang pertama mereka musim ini dan memperpanjang periode tanpa kemenangan menjadi tiga pertandingan.
Dampaknya cukup signifikan. Keunggulan Arsenal di puncak klasemen Premier League kini terpangkas menjadi empat poin, memunculkan kembali tekanan jelang fase akhir musim.
Pasca pertandingan, mantan bek Manchester United Gary Neville menyoroti satu momen spesifik yang menurutnya menjadi titik balik, sekaligus saat ketika Mikel Arteta menyadari laga mulai lepas dari genggaman.
Arsenal Unggul, Lalu Kehilangan Kendali

Arsenal sebenarnya memulai pertandingan dengan baik. Gol Lisandro Martinez memberi mereka keunggulan yang dinilai pantas setelah menguasai 20 hingga 25 menit awal laga.
Namun keunggulan itu tidak bertahan lama. Manchester United bangkit lewat gol Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu, sebelum Mikel Merino sempat memberi harapan di menit-menit akhir.
Harapan tersebut kembali pupus ketika Matheus Cunha mencetak gol penentu kemenangan tak lama berselang. Kekalahan ini kembali memunculkan pertanyaan soal kekuatan mental Arsenal, sebuah kritik yang sebelumnya juga diakui Arteta.
Analisis Neville soal Momen Krusial

Neville menilai masalah Arsenal bermula dari cara mereka merespons gol pembuka. Menurutnya, Arsenal gagal mempertahankan intensitas dan justru memberi ruang bagi lawan.
“Mereka bermain baik dalam 20–25 menit pertama, mereka mengontrol pertandingan seperti yang sering kita lihat dari Arsenal,” kata Neville kepada Sky Sports. “Namun mereka tidak cukup kreatif. Mereka tidak mengambil cukup risiko, dan mereka membiarkan Manchester United kembali ke permainan. Reaksi Arsenal setelah mencetak gol pembuka itu sangat buruk.”
Neville kemudian menunjuk satu momen serangan balik United sebagai sinyal bahaya yang diabaikan Arsenal.
“Ada momen penting ketika Manchester United mendapatkan serangan balik nyata pertama mereka," ungkap Neville.
"Saat Bryan Mbeumo lolos, dia berhadapan dengan Gabriel dan William Saliba yang mundur ke arahnya, lalu dia berbalik dan mengoper ke Bruno Fernandes, yang melepaskan tembakan dan menarik bola melewati tiang dekat.”
Arteta Murka dan Momentum Berubah
Neville menegaskan bahwa reaksi Arteta terlihat jelas dari pinggir lapangan. Sang pelatih disebut sangat marah karena timnya memberi dorongan mental kepada lawan.
“Dan Mikel Arteta, Anda bisa melihat dia tepat di bawah kami di sini, sangat marah karena mereka membiarkan Manchester United mendapatkan peluang, karena mereka telah memberi dorongan. Lalu ada peluang lain setelah itu. Dan kemudian gol pun tercipta," lanjut Neville.
Kesalahan fatal kemudian datang dari Martin Zubmiendi. Backpass tanpa melihat arah yang ia lakukan dimanfaatkan Mbeumo untuk menyamakan skor sebelum jeda.
Sejak momen tersebut, momentum sepenuhnya berpihak kepada Manchester United. Suasana di Emirates Stadium pun berubah, dengan kegugupan suporter tuan rumah terasa jelas hingga Arsenal mendapat cemoohan saat turun minum dan setelah laga berakhir.
Peringatan Serius untuk Arsenal
Neville menilai situasi ini seharusnya menjadi peringatan serius bagi internal klub menjelang sisa musim.
“Dari mana datangnya kegugupan itu setelah mereka mencetak gol? Dari mana kecemasan itu muncul? Bagaimana itu bisa muncul dalam pertandingan ini?” ujarnya.
“Itu terjadi melawan Liverpool beberapa minggu lalu, itu adalah tanda peringatan karena Liverpool kehilangan banyak pemain saat itu. Mereka telah terluka, Arsenal.”
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PGMOL Didesak Hukum Arsenal Soal Taktik Bola Mati yang Rugikan Man United
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:45
-
Titik Balik Kekalahan Arsenal dari Man United: Saat Arteta Murka di Awal Petaka
Liga Inggris 26 Januari 2026, 22:44
-
6 Poin dari City dan Arsenal: Stop Ragukan Michael Carrick!
Liga Inggris 26 Januari 2026, 19:17
LATEST UPDATE
-
Marc Klok Bawa Aura Positif ke Sesi Latihan Persib
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 22:12
-
Patrick Kluivert Masuk Radar Timnas Belanda, jadi Kandidat Asisten Xavi Hernandez
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 21:38
-
Hasil Bali United vs Sabah FC: Tuan Rumah Kalah 1-2 dari Wakil Malaysia
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 21:27
-
Analisis Komposisi Ideal Lini Tengah Barcelona 2026/2027
Liga Spanyol 13 Agustus 2026, 21:12
-
India Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia, Lebih Memilih Lawan Brasil
Tim Nasional 13 Agustus 2026, 20:04
-
Jadwal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027, Start Kontra Borneo FC
Bola Indonesia 13 Agustus 2026, 17:37
-
Bruno Guimaraes Langsung Tunjukkan Karakter dan Kualitasnya Bersama Arsenal
Liga Inggris 13 Agustus 2026, 17:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59

























KOMENTAR