
Bola.net - Manajer Chelsea, Frank Lampard menjawab tudingan bahwa ia menganakemaskan Mason Mount di skuatnya. Lampard membantah kabar itu karena tidak ada pemain yang ia istimewakan di Chelsea.
Sejak musim lalu, Mount adalah sosok yang tidak terpisahkan di skuat Chelsea. Frank Lampard memberikan kesempatan besar kepada pemain jebolan akademi The Blues itu untuk unjuk gigi.
Namun belakangan sejumlah fans Chelsea menuduh Lampard menganakemaskan Mount. Ini dikarenakan sang pemain terus bermain kendati performanya tengah kurang baik.
Namun Lampard membantah dengan tegas tudingan itu. "Mason memang memiliki daya tarik yang kuat," buka Lampard kepada Goal International.
Baca komentar lengkap sang manajer di bawah ini.
Talenta Besar
Lampard mengakui bahwa ia memberikan banyak jam bermain kepada Mount. Namun ia menegaskan bahwa itu murni karena kemampuan yang dimiliki sang pemain.
"Mason adalah pemain akademi kami dan ia pemain muda yang bermain secara reguler di tim ini. Saya bisa memahami bahwa banyak orang yang mempertanyakan mengapa pemain muda yang berasal dari akademi seperti dirinya banyak bermain."
"Saya benar-benar memahami situasi itu. Namun saya rasa semua itu akan terjawab dengan talenta dan juga sikap Mason."
Merasa Senang
Pada kesempatan ini, Lampard mengaku bangga Mount dipanggil lagi ke Timnas inggris Ia meyakini sang pemuda bakal jadi pemain yang krusial bagi The Three Lions.
"Dia dipanggil secara reguler ke Timnas inggris karena saya tahu Gareth Southate dan Steve Holland sangat menghormati bagaimana cara ia berlatih dan bermain untuk Timnas."
"Di pertandingan terakhir Timnas Inggris, ia masuk dan memberikan dampak yang besar di 30 menit terakhir pertandingan. Dan ia sudah sering melakukan hal itu." ujarnya.
Performa Lumayan
Musim ini Mount membuat kontribusi yang cukup baik untuk Chelsea.
Ia membuat satu gol dan dua assist dari lima pertandingan Chelsea musim ini.
(Goal International)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pemain Chelsea Rebutan Penalti, Netizen: Lampard Juga Pernah!
Liga Inggris 3 Oktober 2020, 23:53
-
Libas Brighton, Everton Kukuh di Puncak Klasemen Premier League
Liga Inggris 3 Oktober 2020, 23:15
-
Moncer di Babak Kedua, Ini Perbincangan Pemain Chelsea di Ruang Ganti
Liga Inggris 3 Oktober 2020, 22:19
-
Alasan Chelsea Gagal Mencetak Gol di Babak Pertama? Terlalu Sabar
Liga Inggris 3 Oktober 2020, 22:02
LATEST UPDATE
-
Benarkah Ruang Ganti Real Madrid Retak?
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 15:54
-
Real Madrid vs Atletico Madrid: Dendam Bellingham dan Pengorbanan Demi Mbappe
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 15:33
-
Marc Marquez Curhat Soal Sulitnya Lawan Alex Marquez, Harus Lupakan Status Saudara
Otomotif 8 Januari 2026, 13:21
-
Meski Cetak Dua Gol, Benjamin Sesko Dinilai Tak Layak Bela Man Utd
Liga Inggris 8 Januari 2026, 12:23
-
Jadwal Lengkap Serie A 2025/2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 12:03
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58

























KOMENTAR