
Bola.net - Frank Lampard memahami kesulitan Mason Mount di luar lapangan. Mount dipandang sebagai anak emas Lampard yang bermain hanya karena kesukaan sang pelatih, bukan karena ketrampilannya.
Tudingan ini muncul dari kecenderungan Lampard memercayai Mount. Beberapa kali Mount bermain buruk untuk Chelsea, tapi Lampard terus memberinya kesempatan.
Meski begitu, kini Lampard membantah tegas gosip anak emas tersebut. Mount bermain hanya karena dia layak bermain, tidak ada alasan lain. Dia pun tidak punya pemain favorit dalam skuad Chelsea.
Lampard pun menuding media sosial sebagai penyebab kesulitan Mount di luar sana. Label 'anak emas' itu muncul karena ramai media sosial.
Baca komentar Lampard selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak ada favorit!
Lampard tegas membantah gosip 'anak emas' tersebut. Entah Mount atau siapa pun, tidak ada pemain yang jadi favoritnya. Mereka yang bermain dipilih karena memang layak mendapatkan kesempatan.
"Jangan salah, Mason Mount atau pemain lain dalam skuad ini tidak akan ada yang jadi favorit saya," tegas Lampard di laman resmi Chelsea.
"Di lini tengah saya punya banyak opsi, tidak ada satu pemain yang lebih diandalkan dari yang lain -- kecuali dari latihan dan performa mereka."
Daya tarik Mount
Lampard pun membagikan sejumlah alasan memilih Mount. Dia menyukai ketegasan Mount sebagai gelandang. Tidak banyak gaya, tidak bermain sendiri, tapi melakukan semuanya dengan efisien untuk tim.
"Mason tampak sangat baik. Dia santai dan kasual, dia tidak banyak bermain Instagram. Dia tidak terlalu banyak menyuguhkan skill di lapangan, yang memang seharusnya tidak," lanjut Lampard.
"Dia membuat operan yang bersih, tajam, dan efisien. Dia menekan lawan dengan baik sama seperti gelandang-gelandang lain yang pernah bekerja di bawah saya."
Bukan anak emas
Bukannya mau memperkeruh situasi, tapi Lampard pun meyakini Mount punya potensi besar. Bukan soal anak emas atau tidak, Mount memang pantas dipandang sebagai salah satu bakat terbaik Inggris sekarang.
"Saya tidak mau memanaskan isu bahwa dia adalah 'anak emas saya' atau semacamnya, sebab saya hanya bersikap positif padanya. Saya tahu Mason harus terus berkembang," sambung Lampard.
"Lihat saja sikapnya dan hasratnya untuk berkembang. Dia bisa mencetak lebih banyak gol, membuat lebih banyak assists, dia adalah pesepak bola berkualitas yang akan semakin baik," pungkasnya.
Sumber: Express
Baca ini juga ya!
- Kata Diogo Jota Soal Kemenangan dan Perannya dalam Tim Liverpool
- Seperti Apa Sih Permainan Ideal MU yang Diinginkan Solskjaer?
- Saran untuk Liverpool: Jual Mo Salah Saja Deh, Gak Rugi Kok
- Martial Tajam Musim Lalu tapi Tumpul Musim Ini, Kenapa Solskjaer?
- Lampard Tegaskan Giroud Masih Sangat Penting untuk Chelsea, tapi Kok Jarang Main?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Rennes vs Chelsea di Vidio
Liga Champions 24 November 2020, 22:43
-
Terima Kasih Mendy! Karenamu, Hidup Chelsea Menjadi Lebih Mudah
Liga Inggris 24 November 2020, 21:44
-
Frank Lampard Bantah Tudingan Mason Mount Jadi Anak Emasnya
Liga Inggris 24 November 2020, 16:00
-
Lampard Tegaskan Giroud Masih Sangat Penting untuk Chelsea, tapi Kok Jarang Main?
Liga Inggris 24 November 2020, 11:00
-
Chelsea vs Tottenham, Lampard Yakin Mourinho Akan Sambat Jadwal Pertandingan
Liga Inggris 24 November 2020, 10:00
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
-
Maroko yang Kini Berani Mendominasi Laga
Piala Dunia 8 Juli 2026, 15:57
-
Argentina dan 14 Menit yang Mengubah Cerita
Piala Dunia 8 Juli 2026, 12:55
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR