
Bola.net - Sebuah informasi menarik datang dari Rio Ferdinand. Legenda Manchester United itu mengakui bahwa karir Juan Sebastian Veron di MU berakhir lebih cepat karena sosok Roy Keane.
Veron yang pada saat itu menjadi salah satu gelandang terbaik dunia ditebus MU dari Lazio. Tidak tanggung-tanggung, MU membayar sebesar 30 juta Euro yang merupakan rekor transfer EPL pada saat itu.
Veron yang diharapkan menjadi pemain pembeda bagi MU malah tampil memble. Tak ayal dua musim berselang, ia dilepas ke rival MU, Chelsea.
Ferdinand menyebut bahwa kegagalan Veron di MU itu bukan kebetulan. "Dia [Veron] adalah pemain yang begitu luar biasa dan seorang pengumpan yang jitu," ujar Ferdinand dalam sesi tanya jawab di Instagramnya baru-baru ini.
Baca pengakuan lengkap Ferdinand mengenai apa penyebab merosotnya karir Veron di bawah ini.
Mati Karena Keane
Ferdinand menyebut bahwa gelandang asal Argentina itu akhirnya tidak berkembang di Manchester United karena harus bertandem dengan Roy Keane, sosok yang merupakan sosok gelandang komplit.
"Satu-satunya yang membunuh karirnya di MU adalah Roy Keane yang memiliki kepribadian yang lebih dominan dan mengambil bola di posisinya. Anda harus ingat Veron datang dari Parma dan Lazio, di mana ia menjadi bintang utama di sana. Di sini, ia bukan apa-apa karena ada Roy Keane."
"Keane rela turun ke belakang mengambil bola ke bek, lalu mengumpannya ke gelandang dan juga penyerang kami. Ia juga sangat vokal di tengah dan selalu berteriak 'Berikan saya bolanya', dan Seba pada saat itu hanya bisa berkata 'Saya akan membiarkan Roy melakukan itu semua'."
Harusnya Beri Perlawanan
Ferdinand menilai bahwa mental Veron yang ciut saat bermain bersama Keane menjadi penyebab ia gagal bersinar di Mu.
Ferdinand mengakui sang gelandang punya talenta yang besar dan seharusnya jika ia punya mental yang kuat, ia bisa menjadi bintang di Old Trafford.
"Seba adalah talenta yang luar biasa, dan saya berpikir jika pada saat itu tidak ada Roy Keane, ia akan menjadi pemain hebat bagi kami. Saya merasa Roy Keane adalah akar masalahnya, dan itu bukan salah Roy Keane." ujarnya.
Keane Juga Pergi
Karir Keane di Old Trafford sendiri juga tidak bertahan terlalu lama.
Sang gelandang hengkang di tahun 2005 setelah terlibat perseteruan dengan Sir Alex Ferguson.
(Rio Ferdinand Instagram)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Urusan Gol, Manchester United Terbaik di EPL, Liverpool Hanya Nomor Tiga
Liga Inggris 30 Maret 2020, 22:39
-
Terungkap, Striker Legendaris MU Ini Ternyata Nyaris ke Liverpool
Liga Inggris 30 Maret 2020, 21:00
-
Jika Dean Henderson Kembali, Siapa Kiper Utama MU Musim Depan?
Liga Inggris 30 Maret 2020, 20:40
-
Bakal Gabung MU, Jadon Sancho 'Booking' Nomor Keramat Setan Merah
Bundesliga 30 Maret 2020, 20:20
-
Dua Sektor Prioritas Belanja Manchester United, Apa Saja?
Liga Inggris 30 Maret 2020, 20:00
LATEST UPDATE
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
-
Prediksi Starting XI Tottenham vs Arsenal: Kesiapan Saka dan Trossard
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:50
-
Prediksi Starting XI Barcelona vs Levante: Perubahan di Belakang dan Depan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 19:36
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09




















KOMENTAR