
Bola.net - Gelar Premier League terancam diambil paksa dari genggaman Manchester City akibat hukuman yang dijatuhkan UEFA belum lama ini. Dan nahkoda Tottenham, Jose Mourinho, mengaku tengah memantau perkembangan kasus tersebut.
Pada hari Jumat (14/2/2020) waktu setempat, UEFA memberikan pernyataan bahwa Manchester City terbukti melakukan tindakan pelanggaran Financial Fair Play. Hukuman berat pun langsung dijatuhkan kepada klub berjuluk the Citizens tersebut.
Ya, Manchester City mendapatkan hukuman larangan untuk ikut serta dalam ajang Liga Champions selama dua tahun ke depan. Tidak hanya itu, mereka juga dikenakan denda sebesar 30 juta euro.
Sialnya, hukuman bagi pasukan Josep Guardiola tersebut tidak sampai di situ saja. Premier League juga sedang mempersiapkan hukuman bagi mereka andai pengajuan banding yang sedang dilakukan klub ditolak oleh Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
MU Berpeluang Jadi Juara
Untuk sementara ini, bentuk hukuman bagi Manchester City dari Premier League masih simpang siur. Beberapa menyebutkan kalau mereka 'hanya' akan dijatuhi sanksi potongan poin yang berlaku pada musim ini atau musim depan.
Jika demikian, maka pemotongan poin yang dialami Manchester City musim ini tidak akan memberikan dampak signifikan. Sebab mereka sekarang sedang tertinggal jauh dari pemucak klasemen sementara, Liverpool.
Namun menurut The Sun, periode investigasi selama 2012-2016 membuat Manchester City terancam kehilangan gelarnya dengan adanya pengurangan poin. Tapi tidak menutup kemungkinan penguranan poin itu berlaku sampai musim lalu.
Jika benar demikian, maka Manchester United berpeluang untuk mendapatkan keuntungan. Seperti yang diketahui, klub berjuluk the Red Devils tersebut menjadi runner-up pada musim 2017/18 dengan jarak 19 poin dari Manchester City.
Mourinho Mengikuti Perkembangan Kasus
Mourinho sendiri, yang menukangi Manchester United pada saat itu, mengaku sedang mengikuti perkembangan kasus Manchester City. Dan dengan nada bercanda, ia berharap the Red Devils bisa dinyatakan sebagai juara pada musim itu.
"Saya tidak melewatkan satu menit pun menganalisis apa yang UEFA dan FIFA harus analisis. Jika saya mengikuti analisis itu, maka saya harus bertanya apakah tim yang finis di peringkat kedua tahun 2018 akan menjadi juara. Iya atau tidak?" ujar Mourinho seperti yang dikutip dari Marca.
"Itu akan menjadi menarik. Tapi terlepas dari candaan itu, saya hanya sedang menunggu dengan tenang," pungkasnya.
(Marca)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hukuman Manchester City Disebut Berpotensi Berkurang
Liga Inggris 18 Februari 2020, 19:00
-
4 Klub yang Bisa Mendapat Berkah Setelah Manchester City Dihukum UEFA
Editorial 18 Februari 2020, 15:21
-
5 Manajer yang Bisa Menggantikan Josep Guardiola di Manchester City
Editorial 18 Februari 2020, 14:37
-
Data dan Fakta Premier League: Manchester City vs West Ham
Liga Inggris 18 Februari 2020, 11:12
-
Prediksi Manchester City vs West Ham 20 Februari 2020
Liga Inggris 18 Februari 2020, 11:11
LATEST UPDATE
-
Real Madrid Serius Kejar Michael Olise
Liga Spanyol 9 April 2026, 21:04
-
Statistik Bicara: Vinicius Junior Lebih Tajam Bersama Arbeloa
Liga Spanyol 9 April 2026, 20:37
LATEST EDITORIAL
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45
-
9 Nama Besar yang Pernah Berseragam Real Madrid dan Bayern Munchen
Editorial 7 April 2026, 15:34
-
9 Calon Pengganti Enzo Fernandez Jika Chelsea Melepas Sang Gelandang
Editorial 6 April 2026, 21:25



















KOMENTAR