Bola.net - Steven Gerrard mengatakan Liverpool harus membuatkan Jurgen Klopp sebuah patung jika sang manajer sukses membawa The Reds jadi juara Premier League.
Klopp ditunjuk untuk menukangi Liverpool pada akhir tahun 2015 silam. Ia masuk menggantikan Brendan Rodgers.
Penunjukan Klopp terbukti tepat. Secara perlahan tapi pasti, ia mampu membenahi Liverpool. Bahkan perubahan positif juga terlihat di luar lapangan.
Buah kerja keras dan kesabaran Klopp akhirnya berbuah positif sejak musim 2018-19 kemarin. Ia akhirnya membawa Liverpool meraih trofi juara Liga Champions, yang merupakan trofi perdana The Reds sejak tahun 2012.
Kesuksesan itu diikuti dengan keberhasilan menjadi juara di kompetisi UEFA Super Cup dan Piala Dunia Antarklub 2019. Kini Liverpool di ambang menjadi juara Premier League untuk pertama kalinya.
Manajer Legendaris
Sudah banyak manajer yang menukangi Liverpool. Akan tetapi tidak banyak yang bisa dianggap dan dilabeli sebagai manajer legendaris.
Sejauh ini hanya ada lima manajer saja yang masuk kategori tersebut. Merek aadalah Bill Shankly, Bob Paisley, Kenny Dalglish, Joe Fagan, dan Rafael Benitez.
Jurgen Klopp pun kini sudah dianggap sebagai salah satu manajer legendaris oleh fans Liverpool. Steven Gerrard mengatakan manajer asal Jerman itu pasti enggan dimasukkan dalam status tersebut karena ia sosok manajer yang rendah hati. Meski demikian Gerrard mengatakan Klopp pasti akan tetap diberi status tersebut oleh para fans.
"Mengenal Jurgen, ia tidak ingin ditempatkan di posisi itu," ujar Gerrard pada The Athletic.
"Saya tahu seperti apa dirinya, ia rendah hati dan penuh hormat. Ketika Anda melihat skala pekerjaan yang ia lakukan, pastinya ia layak disebut dalam level yang sama dengan para manajer ikonik itu," serunya.
Buatkan Patung

Bagi sejumlah klub, cara untuk menghormati dan menghargai para pemain atau manajer yang telah berjasa banyak bagi mereka adalah membuatkan patung. Cara ini juga digunakan oleh Liverpool.
Sejauh ini mereka sudah mendirikan patung untuk Bill Shankly dan Bob Paisley, yang ada di luar stadion Anfield. Menurut Steven Gerrard, Jurgen Klopp juga layak dibuatkan patung, jika ia nanti berhasil membuat Liverpool memenangkan trofi Premier League.
"Yang perlu Anda pertimbangkan adalah bahwa ketika Jurgen mengambil alih Liverpool, mereka tidak sedikit pun masuk jajaran tim terbaik di negara ini, mereka bahkan tidak masuk empat besar. Untuk datang ke Liverpool ketika ia melakukannya, mencapai jumlah final yang ia dapatkan, mengantarkan Piala Eropa keenam dan kemudian memberikan gelar liga pertama setelah 30 tahun ..."
"Bagi saya, seseorang seperti Jurgen harus diberi hadiah sekarang. Sepertinya dalam sepak bola kita sering menunggu sampai orang-orang bertambah tua sebelum prestasi mereka sepenuhnya diakui," serunya.
"Tapi saya tahu pemilik Liverpool tidak akan membiarkan itu terjadi. Ketika Jurgen memberikan liga mereka seharusnya sudah mulai membangun patungnya," seru Gerrard.
Liverpool sendiri hanya butuh dua laga pada musim 2019-20 ini untuk mengunci gelar juara Premier League. Namun jika Arsenal bisa mengalahkan Manchester City, maka pasukan Jurgen Klopp hanya butuh satu kemenangan saja.
(The Athletic)
Kabar Liverpool Lainnya:
- Project Restart Dimulai, Ini Laga-Laga Seru Premier League yang Patut Anda Nantikan
- 5 Pemain Liverpool yang Bisa Diberi Kesempatan Bersinar di Sisa Premier League 2019-20
- Lima Pelajaran dari Persiapan Tim-Tim EPL Jelang Dimulainya Lagi Premier League
- Kisah 13 Gelar Juara Liga Inggris dengan Mendominasi Saat Meraihnya, Liverpool Jagonya
- Gary Neville Tolak Virgil van Dijk Jadi Player of the Year, Lalu Pilih Siapa?
- Kata-Kata Inspiratif Pembakar Semangat Ala Manajer Liverpool, Jurgen Klopp
- Jadi Pelatih Tim Akademi, Eks Liverpool Ini Senang Dirinya Jarang Bertemu Para Pemain, Kenapa?
- Peter Crouch: Yuk Patungan Rp178 ribu untuk Bawa Kevin De Bruyne ke Liverpool
- Pemain yang Pernah Memakai No.7 Liverpool, Apakah Semuanya Hebat?
- Soal Aksi Salah di Pom Bensin, Lovren: Biasanya Orangnya Pelit
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kata Milner, Van Dijk Sekelas Ferdinand dan Kompany
Liga Inggris 16 Juni 2020, 22:23
-
Skuat Liverpool Sudah Siap Tempur Lawan Everton
Liga Inggris 16 Juni 2020, 21:50
-
Gerrard: Liverpool Harus Buatkan Klopp Patung
Liga Inggris 16 Juni 2020, 19:55
LATEST UPDATE
-
Ricuh Bos Kartel Meksiko Tewas, Empat Laga Sepak Bola Ditunda
Bola Dunia Lainnya 23 Februari 2026, 16:15
-
Inter Milan Menang di Kandang Lecce, Federico Dimarco Dekati Rekor Serie A
Liga Italia 23 Februari 2026, 16:15
-
Real Madrid Sanggup Naik ke Puncak, tapi Tak Mampu Bertahan di Sana
Liga Spanyol 23 Februari 2026, 16:10
-
Pesan untuk Mikel Arteta: Eberechi Eze Terlalu Bagus untuk jadi Cadangan!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 16:05
-
Dijagokan Marc Marquez di MotoGP 2026, Marco Bezzecchi Merendah: Dia Lebih Diunggulkan
Otomotif 23 Februari 2026, 16:03
-
Keruntuhan Psikologis Juventus
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:55
-
Juventus vs Galatasaray: Potensi Absennya Osimhen dan Icardi di Allianz Stadium
Liga Champions 23 Februari 2026, 15:45
-
Link Live Streaming PSIM vs Bali United di BRI Super League Hari Ini, 23 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 15:45
-
Gol Kontroversial Parma Bungkam Milan, Eks Wasit Italia Ikut Buka Suara: Tidak Sah
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:43
-
Gol Kontroversial Troilo Bikin Milan Tumbang dari Parma, Matteo Gabbia Pilih Tahan Emosi
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:35
-
Milan vs Parma, Laga yang Menyakitkan Bagi Matteo Gabbia
Liga Italia 23 Februari 2026, 15:26
-
Viktor Gyokeres Yang Terlalu Kuat untuk Bek Tottenham
Liga Inggris 23 Februari 2026, 14:52
-
Marco Bezzecchi Bodo Amat Soal Kans Setim dengan Pecco Bagnaia di Aprilia: Bukan Urusan Saya
Otomotif 23 Februari 2026, 14:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR