
Bola.net - Pertandingan Final Liga Champions 2022 mempertemukan Liverpool dan Real Madrid. Di akhir babak pertama ada momen menarik.
Real Madrid yang dikunci Liverpool sejak awal laga memiliki peluang yang sangat bagus. Terjadi sebuah kemelut di depan gawang, lalu Benzema membobol gawang Alisson.
Gol itu tidak disahkan hakim garis karena Benzema dinyatakan offside terlebih dahulu. Namun wasit menunda keputusan itu karena VAR memeriksa insiden tersebut.
Setelah pemeriksaan yang cukup panjang, VAR tetap menganulir gol Benzema tersebut. Namun momen ini menjadi momen kontroversi setelah melihat tayangan ulang dari VAR.
Lantas mengapa gol Benzema itu dinyatakan offside? Simak penjelasannya di bawah ini.
Posisi Kiper Terganti
Satu hal yang dipermasalahkan Madridista mengapa gol ini dianulir karena di belakang Benzema masih ada Andrew Robertson, sehingga sang bek dianggap menjadi pemain terakhir Madrid.
Namun dalam aturan offside terbaru yang dikeluarkan IFAB, terjadi pertukaran posisi. Seorang pemain non kiper bisa dianggap sebagai kiper ketika posisinya berada di belakang kiper.
Dalam konteks ini, Alisson sudah berada di depan. Sehingga posisinya sebagai kiper tergantikan oleh Robertson, jadi Alisson dianggap sebagai outfield player, sementara Robertson menjadi kipernya.
Jika Bolaneters butuh referensi, kejadian ini juga sempat terjadi di laga Chelsea vs Tottenham yang terlihat di video di bawah ini.
Fabinho Tidak Sengaja
Dalam tayangan ulang VAR, terlihat bahwa Benzema sudah berada di posisi offside.
Benzema yang berada dalam posisi berlutut kakinya berada di belakang Virgil van Dijk yang saat itu telah menjadi pemain terakhir Liverpool.
Gol Benzema itu sebenarnya bisa disahkan dalam aturan IFAB. Benzema akan dianggap onside jika bola dianggap rebound atau deflect.
Dalam tayangan ulang terlihat jelas bahwa sebelum Valverde mengumpan, bola sempat mengenai kaki Fabinho. Namun wasit mengintepretasikan bahwa Fabinho tidak sengaja 'mengumpan' ke Benzema, sehingga posisinya jadi offside.
Unggul
Hingga berita ini diturunkan, Real Madrid sedang memimpin jalannya pertandingan.
Gol Vinicius Junior berhasil membuat El Real satu kaki menuju gelar juara.
Baca Juga:
- Hasil Babak Pertama Final Liga Champions: Liverpool 0-0 Real Madrid
- Kick-off Final Liga Champions Ditunda Bikin Gelisah: Panpel Belum Booking Lapangan? Kapan Mulainya?
- Liverpool vs Real Madrid: Lautan Suporter di Paris
- Final Liga Champions: Fans Real Madrid Ejek Kylian Mbappe dengan '0 Champions League'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duh, Juara Liga Champions Bikin Real Madrid Harus Keluar Duit Lagi
Liga Champions 29 Mei 2022, 22:11
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko
Liga Inggris 24 Februari 2026, 05:08
-
Hasil Everton vs Man Utd: Benjamin Sesko Bawa MU Kembali ke Empat Besar!
Liga Inggris 24 Februari 2026, 04:57
-
Mandul Sejak Pergantian Tahun, Apa yang Terjadi dengan Christian Pulisic?
Liga Italia 24 Februari 2026, 03:04
-
Link Nonton Live Streaming Everton vs Man United di Vidio, 24 Februari 2026
Liga Inggris 24 Februari 2026, 01:15
-
Tempat Menonton Everton vs Man Utd: Live Streaming Premier League di Vidio
Liga Inggris 23 Februari 2026, 22:15
-
Permainan Mental Guardiola Bisa Jadi Petaka untuk Arsenal!
Liga Inggris 23 Februari 2026, 21:58
-
Shayne Pattynama Siap Hadapi Laga Emosional Persija vs Malut United
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 21:19
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Semen Padang 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:47
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Persija 24 Februari 2026
Bola Indonesia 23 Februari 2026, 20:42
-
Dua Sisi Koin di Balik Performa Gemilang Virgil van Dijk
Liga Inggris 23 Februari 2026, 20:26
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR