
Bola.net - - Pascal Plancque menyebut Virgil Van Dijk sebagai pemain yang berkarisma dan bertipe pemimpin serta mengisyaratkan hanya masalah waktu sebelum ia menggusur Jordan Henderson sebagai kapten Liverpool.
Van Dijk sebelumnya adalah kapten di klub Southampton. Ia dipercaya memangku jabatan itu setelah Jose Fonte pergi.
Van Dijk kemudian ditunjuk menjadi kapten timnas Belanda oleh Ronald Koeman. Penunjukan itu dilakukan pada Maret 2018 lalu.
Di Liverpool, ia saat ini berstatus sebagai kapten ketiga. Ia berada di bawah Henderson dan James Milner.
Berkarisma
Planque mengenal betul kualitas Van Dijk luar dalam. Ia pernah melatihnya di Southampton selama sekitar dua tahun.
Plancque pun kagum dengan kekuatan yang dimiliki Van Dijk. Ia juga menyebut Van Dijk adalah sosok yang berwibawa dan sangat kompetitif.
"Yang paling mengejutkan saya adalah fisiknya. Ia sangat tinggi dan sangat kuat," bebernya pada Goal International.
"Ia memiliki kepala yang baik dan memancarkan banyak kekuatan. Ia juga memancarkan karisma tertentu, dengan kepribadian [yang kuat]," serunya.
"Ini diterjemahkan ke dalam latihan, ke dalam aplikasi yang ia jalankan. Begitu ada aspek kompetitif, ia ingin memenangkan setiap pertandingan dalam latihan," terang Plancque.
Tipe Pemimpin
Pria asal Prancis ini juga menyebut Van Dijk memang layak jadi kapten di tiap yang diperkuatnya. Sebab ia memang memiliki ciri sebagai pemimpin, di mana ia bisa mengarahkan rekan-rekannya agar bisa tampil baik. Ia pun mengisyaratkan bahwa hanya masalah waktu sebelum Van Dijk menjadi skipper utama Liverpool.
"Ia seorang pemimpin teknis karena ia sangat kuat. Ia memberikan perintah, ia membaca dan memberikan dorongan [pada rekan-rekannya]. Itu membutuhkan ruang dalam sebuah kelompok. Ia memiliki ego yang besar," tuturnya.
"Virgil adalah seseorang yang tidak boleh Anda anggap enteng. Itu harus dikelola dengan tepat."
"Pada saat lawan menang, ia benci kalah. Ia akan menunjukkan suasana hatinya yang buruk," pungkasnya.
Berita Video
Berita video tentang Virgil van Dijk yang ingin menjadi legenda Liverpool.
Baca Juga:
- Van Dijk Monster dan Bakal Makin Mengerikan Jika Sudah Cicipi Gelar Juara
- Juara Premier League Musim Ini Ditentukan Oleh Duel Alisson vs Ederson
- Sempat dukung Liverpool, Kini Mantan Pemain Chelsea Ini Yakin Man City yang Juara
- Persaingan Liverpool dan Man City yang Sesungguhnya Masih Belum Dimulai, Mengapa?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Agger Lebih Suka Klopp Ketimbang Rodgers
Liga Inggris 24 Maret 2019, 21:37
-
Agger: Van Dijk Adalah Potongan yang Hilang bagi Liverpool
Liga Inggris 24 Maret 2019, 21:12
-
Virgil Van Dijk Pernah Nyaris Kehilangan Nyawanya, Karena Usus Buntu
Bolatainment 24 Maret 2019, 19:59
-
Van Dijk Monster dan Bakal Makin Mengerikan Jika Sudah Cicipi Gelar Juara
Liga Inggris 24 Maret 2019, 16:39
LATEST UPDATE
-
Prediksi Newcastle vs Bournemouth 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 08:11
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Sabtu 10 Januari 2026
Bola Indonesia 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Tottenham vs Aston Villa 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 07:00
-
Prediksi Everton vs Sunderland 10 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 06:25
-
Hasil Piala Afrika Tadi Malam: Mazraoui Pulangkan Bryan Mbeumo ke MU
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Bukan Pelatih, Lionel Messi Ungkap Rencana Pensiun, Apa Itu?
Bola Dunia Lainnya 10 Januari 2026, 06:00
-
Prediksi Como vs Bologna 10 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 05:00
-
6 Rekor Mustahil yang Bisa Dihancurkan Cristiano Ronaldo Tahun 2026
Asia 10 Januari 2026, 04:30
-
Prediksi Charlton vs Chelsea 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 03:00
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
























KOMENTAR