
Bola.net - Manchester City pernah mempermalukan Manchester United di Old Trafford. Tepat hari ini, delapan tahun yang lalu, Man City menghajar Setan Merah dengan skor telak 6-1.
Proyek pembangunan Man City dimulai 11 tahun yang lalu, tepatnya ketika dibeli Sheikh Mansour pada tahun 2008 lewat Abu Dhabi United Group. Kini, mereka berada di bawah naungan City Football Group (CFG).
Sejak saat itu, misi Man City hanya satu: mendobrak papan atas Premier League dan merusak dominasi MU serta tim-tim kuat lain dalam empat besar.
Mewujudkannya tidak mudah, butuh beberapa tahun bagi Man City untuk meraih trofi Premier League pertama mereka. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Proyek Roberto Mancini
Sejak pertama kali memulai proyek besar itu, Man City menunjuk Roberto Mancini sebagai pelatih yang dianggap tepat. Pilihan ini tak keliru, Mancini berhasil mempersembahkan trofi Premier League pada musim 2011/12, salah satu musim terbaik Man City.
Cara Man City menjadi juara pun tidak bisa dikatakan biasa-biasa saja, justru terbilang istimewa. Kala itu, mereka harus bersaing ketat dengan Manchester United sampai pertandingan terakhir.
Fans Man City mungkin masih ingat teriakan: "Agueroooooo!" di laga terakhir mereka. Ya, penyerang Argentina ini mencetak gol krusial ke gawang QPR pada pertandingan terakhir.
Gol di menit 90+4 ini menggulingkan MU yang sempat jadi juara selama beberapa menit sebelumnya. Gol ini akan selalu dikenang dalam sejarah besar Man City.
Why Always Me?
Selain menggulingkan MU dari takhtanya, Man City juga benar-benar menghajar MU musim itu. Beberapa bulan sebelumnya, pada laga tandang ke Old Trafford, mereka menegaskan bahwa Manchester juga bisa jadi biru.
Jika Aguero jadi aktor juara, kemenangan di Old Trafford ini merupakan panggung Mario Balotelli, si bocah tengil. Tidak main-main, Man City menghajar MU 6-1 tepat di hadapan pendukung mereka sendiri.
📅 8 Years Ago Today:
— SPORF (@Sporf) October 23, 2019
🔴 @ManUtd 1-6 @ManCity 🔵
⚽ 22' - @FinallyMario
⚽ 60' - @FinallyMario
⚽ 69' - @AgueroSergioKun
⚽ 90' - @EdDzeko
⚽ 90+1' - @21LVA
⚽ 90+3' - @EdDzeko
👕 'Why Always Me?' was born. pic.twitter.com/7owdOURmER
Balotelli mencetak dua gol pertama Man City pada pertandingan itu, tepat di menit ke-22 dan 60. Bukan Balotelli jika tenang-tenang saja setelah mencetak gol, dia menyuguhkan selebrasi kontroversial.
Usai mencetak gol, Balotteli berlari ke sudut lapangan dan membuka jerseynya untuk menunjukkan tulisan "Why Always Me" di dada. Selebrasi ini ikonik dan terus dikenang sampai sekarang.
Sumber: Sporf
Baca ini juga ya!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Guardiola Ngamuk di Bangku Cadangan Man City, Ada Apa ya?
Open Play 23 Oktober 2019, 15:19
-
Hari ini 8 Tahun yang Lalu, 'Why Always Me' Balotelli Terpampang di Old Trafford
Liga Inggris 23 Oktober 2019, 14:30
-
Guardiola Berharap Cedera Rodri Tidak Parah
Liga Champions 23 Oktober 2019, 12:32
-
Highlights Liga Champions: Manchester City 5-1 Atalanta
Open Play 23 Oktober 2019, 11:29
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tutup Sementara Tribune Suporter Usai Insiden El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:29
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
-
Dukungan buat Trent Alexander-Arnold untuk Kembali ke Liverpool
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:32
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18























KOMENTAR