
Bola.net - Harry Maguire belakangan kembali menuai kritik. Kali ini bukan tentang performanya di Manchester United. Tetapi kelayakannya sebagai kapten tim Setan Merah.
Roy Keane bahkan pernah mengkritik terbuka yang agak menjurus fisik. "Bagaimana dia bisa memberi semangat ke pemain lain jika wajahnya terlalu sendu?" kata sang legenda United tersebut.
Ia bukan tipikal pemain yang banyak bicara di lapangan. Padahal, seorang kapten dituntut sebagai sosok yang memegang peranan besar mengendalikan pemain lainnya. Komunikasi sebuah hal mutlak.
Kira-kira siapa yang cocok menggantikan Harry Maguire sebagai kapten Manchester United?
Scott McTominay

Pemain internasional Skotlandia itu telah mencetak tujuh gol untuk Manchester United musim ini. Saat dalam kondisi fit, McTominay secara teratur dipilih di lini tengah Setan Merah.
Di usianya yang baru menginjak 23 tahun, McTominay siap memperkuat posisinya di lineup awal untuk tahun-tahun mendatang. Menjadi produk akademi Manchester United juga menjadikannya kandidat yang ideal karena memahami nilai-nilai dasar klub.
McTominay baru-baru ini mencetak gol kemenangan melawan West Ham United dalam kemenangan Piala FA 1-0 Setan Merah. Ini adalah bukti kemampuannya untuk muncul di area berbahaya di kotak pertahanan lawan. McTominay mulai membuktikan bahwa dia akan berjuang untuk timnya hingga titik darah penghabisan, layaknya seorang kapten sejati.
David De Gea

Penjaga gawang Manchester United telah berada di klub tersebut sejak 2011. Pada 2015, De Gea sedang dalam masa puncak karier nyaris bergabung ke Real Madrid. Namun, kesepakatan batal di detik-detik terakhir.
De Gea bertahan dan berjuang untuk klub melalui masa-masa tergelap mereka, bahkan ketika mereka gagal lolos ke Liga Champions. Kapten dalam sepak bola terkadang didasarkan pada senioritas dan De Gea adalah pemain paling berpengalaman yang ada di tim saat ini.
Telah berada di klub selama bertahun-tahun, masuk akal baginya untuk menjadi kapten klub. De Gea memiliki kemampuan untuk menampilkan performa yang lebih solid untuk klub dan bisa menjadi batu sandungan bagi Manchester United di lini belakang. Tidak akan banyak yang bertanya-tanya jia ia mengambil alih ban kapten dari Maguire.
Bruno Fernandes

Maestro asal Portugal telah menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di United belakangan ini. Sejak kedatangannya pada Januari 2020, Fernandes telah mencetak 30 gol dalam 56 penampilan, yang tertinggi dari semua pemain ofensif United.
Semangatnya untuk sukses dan kemampuannya mempengaruhi permainan adalah alasan mengapa ia pantas menjadi seorang kapten. Fernandes juga menjadi kapten Sporting Lisbon sebelum pindah ke Old Trafford.
Fernandes adalah salah satu pemain terpenting United dan ketika ia bermain bagus, Bruno meningkatkan orang-orang di sekitarnya. Selain mencetak gol, Fernandes juga memiliki banyak assist. Fernandes tahu bagaimana mendistribusikan bola dan membawa orang lain ke dalam permainan.
Jika United ingin memenangkan trofi Ole Gunnar Solskjaer, maka Fernandes akan menjadi jantungnya. Jika United merasa perlu mengganti kapten mereka, maka Fernandes harus berada di urutan teratas daftar.
Sumber: Sportskeeda
Disadur dari Bola.com (Penulis: Ario Yosia, 15 Februari 2021)
Baca Ini Juga:
- Manchester United Lirik Bomber Muda Schalke, Matthew Hoppe?
- 10 Pemain Manchester United yang Dipinjamkan, Apa Kabar Mereka Sekarang?
- MU Promosikan Hannibal Mejbri dan Shola Shoretire ke Tim Utama, Siapa Mereka?
- Melempem, Liverpool Tergeser Oleh Manchester United Dalam Prediksi Infogol
- Jesse Lingard Blak-Blakan Soal Alasan Tinggalkan MU: Saya Tak Diberi Kesempatan!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Sukses Juara di Battle I Kickstox Saham Bola, Apa Kata Alex Bissaka?
Liga Inggris 16 Februari 2021, 21:26
-
Manchester United Inginkan Jules Kounde, Sevilla Siap Menjual
Liga Inggris 16 Februari 2021, 21:00
-
Marcus Rashford Diklaim Sangat Beruntung Dilatih Solskjaer, Kenapa Demikian?
Liga Inggris 16 Februari 2021, 20:20
-
Solusi Murah Meriah Gary Neville untuk Krisis Lini Pertahanan Manchester United
Liga Inggris 16 Februari 2021, 20:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
-
Milan Dituntut Memusatkan Perhatian Penuh pada Parma
Liga Italia 21 Februari 2026, 22:25
-
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 21:49

-
Dani Olmo di Barcelona: Kadang Terlihat Biasa, tapi Tiba-tiba Mengubah Arah Pertandingan
Liga Spanyol 21 Februari 2026, 20:58
-
Pecco Bagnaia Akhirnya Ngaku Sudah Pilih Tim MotoGP 2027, Kode Pindah ke Aprilia?
Otomotif 21 Februari 2026, 20:26
-
Prediksi Starting XI Milan vs Parma: Adu Formasi 3 Pemain Belakang
Liga Italia 21 Februari 2026, 20:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR