berhasil menang tipis 2-1 kala menjamu Manchester City di leg pertama semifinal Capital One Cup di Goodison Park, Kamis (07/01).
Pertandingan ini berjalan cukup imbang. Walau demikian Everton mampu bermain dengan lebih tenang dan efektif sehingga akhirnya bisa mencetak gol melalui Funes Mori dan Romelu Lukaku. Satu-satunya gol City dihasilkan oleh Jesus Navas.
Kedua tim mengawali pertandingan ini dengan cukup hati-hati. Mereka tak mau gegabah untuk saling adu serang. Namun setelah beberapa menit laga berjalan, Man City akhirnya mengambil inisiatif untuk bermain dengan lebih agresif.
Alhasil, pasukan Manuel Pellegrini itu pun lebih banyak menguasai aliran bola. Everton sendiri dibuat bermain lebih defensif, namun mereka tak panik dalam menghadapi serangan yang dibangun Sergio Aguero cs.
Walau demikian, Everton sendiri bisa membangun serangan dengan cukup bagus. Bahkan di menit ke-31 mereka sempat mendapat peluang melalui Romelu Lukaku. Dengan umpan terobosan Deulofeu, striker asal Belgia itu lolos dari jebakan off-side City. Namun kontrol bolanya kurang sempurna hingga akhirnya si kulit bundar bisa dihalau oleh Otamendi.
City membalas dengan peluang emas Aguero di menit ke-43. Sepakan kerasnya dari sisi kiri kotak penalti memaksa kiper The Toffees bekerja keras menepisnya. Bola rebound kemudian jatuh lagi ke kaki Aguero. Namun peluang kedua ini berhasil diblok oleh Funes Mori.
Saat laga sudah memasuki waktu extra time, City justru kebobolan. Everton mendapatkan sepak pojok di sisi kiri gawang The Citizen. Bola jatuh ke luar kotak penalti dan disambar tendangan keras Barkley. Bola memang berhasil ditepis oleh Caballero, namun justru akhirnya bergulir tepat ke kaki Mori. Dengan sekali sontekan saja ia sukses mencetak gol.
Pertandingan di babak pertama akhirnya berakhir dengan skor 1-0 bagi keunggulan tuan rumah.
City berusaha tampil lebih baik di babak kedua, namun justru pasukan Roberto Martinez yang tampil lebih garang. Beberapa peluang pun berhasil mereka dapatkan lagi melalui Lukaku dan Osman.
Pellegrini pun dipaksa untuk melakukan pergantian taktik lagi. Hasilnya pun terlihat positif. Beberapa peluang bisa dihasilkan oleh sang tamu. Contohnya di menit ke-71, saat De Bruyne melepas tembakan melengkung dari jarak sekitar 22 meter. Namun Joel berhasil menepis peluang tersebut.
Gol yang dicari-cari oleh City akhirnya muncul juga di menit ke-76. The Citizen melancarkan serangan balik dengan diawali umpan panjang Fernandinho pada Aguero. Striker 27 tahun itu terus menahan bola dengan hadangan 2 pemain lawan. Ia kemudian memberikan umpan terobosan pada Navas yang lari tanpa terkawal di sisi kanan pertahan sang tuan rumah. Tanpa kesulitan winger Spanyol ini bisa menaklukkan Joel. Skor kini imbang 1-1.
Namun skor imbang tersebut tak bertahan lama. Hanya butuh waktu dua menit saja, Everton langsung bisa mencetak gol balasan. Lukaku yang berdiri cukup bebas di tengah kotak penalti menanduk umpan crossing matang dari Gareth Barry dari sisi kanan pertahanan City. Skor kini menjadi 2-1.
City berjuang keras agar bisa menyamakan kedudukan. Namun walau wasit memberikan waktu tambahan sebanyak tiga menit, mereka tak mampu mencetak gol penyeimbang. Everton pun menang 2-1 di leg pertama ini.
Walau menang, posisi Everton belum aman. Sebab City hanya butuh menang 1-0 saja di laga leg kedua yang dilangsungkan di Etihad pada 28 Januari mendatang.
Statistik Everton - Manchester City:
Penguasaan bola: 47% - 53%
Shot (on goal): 8 (7) - 18 (4)
Pelanggaran: 5 - 4
Offside: 6 - 4
Kartu kuning: 0 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Everton (4-2-3-1): Joel; Coleman, Stones, Funes Mori, Baines; Besic, Barry; Deulofeu (Mirallas 68'), Barkley, Cleverley (Osman 46'); Lukaku (Kone 82').
Manchester City (4-2-3-1): Caballero; Sagna, Otamendi, Mangala (Demichelis 46'), Clichy; Fernandinho, Delph (Navas 54'); Silva, Toure, De Bruyne (Fernando 91'); Aguero. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Puasa Gol Navas Tuntas, Tapi Sia-sia
Liga Inggris 7 Januari 2016, 08:46
-
Lukaku Fenomenal, City Korban Teranyar
Liga Inggris 7 Januari 2016, 08:45
-
Martinez Baru Dua Kali Kalahkan City
Liga Inggris 7 Januari 2016, 08:43
-
Chelsea Belum Menyerah Gaet Guardiola
Liga Inggris 7 Januari 2016, 07:39
-
City, MU, dan Chelsea Sedang Amati Vardy
Liga Inggris 7 Januari 2016, 07:16
LATEST UPDATE
-
5 Fakta Spektakuler di Balik Podium Aldi Satya Mahendra di WorldSSP Australia 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 12:14
-
Aldi Satya Mahendra Masuk Top 5 Klasemen WorldSSP 2026 Usai Podium di Race 2 Seri Australia
Otomotif 22 Februari 2026, 11:35
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 11:20
-
Bekuk Lecce, Inter Milan Kian Percaya Diri untuk Hadapi Bodo/Glimt
Liga Italia 22 Februari 2026, 11:08
-
Juventus Tumbang Lawan Como, Begini Kata Luciano Spalletti
Liga Italia 22 Februari 2026, 10:55
-
Tottenham vs Arsenal: Ini 4 Alasan Spurs Bisa Jegal The Gunners di Derby London Utara
Liga Inggris 22 Februari 2026, 10:47
-
Tidak Cari-cari Alasan, Arbeloa akui Real Madrid Layak Kalah dari Osasuna
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:28
-
Kalah dari Osasuna, Alvaro Arbeloa Yakin Real Madrid Masih Bisa Juara La Liga
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 10:04
-
Terpeleset Lagi, Liam Rosenior Sebut Chelsea Harus Segera Berbenah
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:52
-
Chelsea Gagal Menang Lawan Burnley karena Blunder Pemain Sendiri
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:41
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 22 Februari 2026, 09:32
-
James Milner Ukir Sejarah, Pecahkan Rekor Penampilan di Premier League
Liga Inggris 22 Februari 2026, 09:28
-
Hasil Superpole Race WorldSBK Australia 2026: Nicolo Bulega Menang Lagi, Ungguli Duet Bimota
Otomotif 22 Februari 2026, 09:23
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09


























KOMENTAR