
Bola.net - Peringkat 3 Manchester City menjamu peringkat 2 Leicester City di Etihad Stadium pada pekan ke-18 Premier League 2019/20, Minggu (22/12/2019). Duel antara dua tim papan atas ini berkesudahan 3-1 untuk kemenangan tuan rumah.
Leicester unggul terlebih dahulu melalui gol Jamie Vardy di menit 22, tapi City mampu membalikkan skor lewat gol Riyad Mahrez menit 30 dan penalti Ilkay Gundogan menit 43. Gabriel Jesus menegaskan kemenangan City dengan gol yang dicetaknya di menit 69.
Laga ini diwarnai kembalinya Sergio Aguero dari cedera. Dia cuma tampil sebentar untuk City di penghujung laga.
Hasil ini tak mengubah posisi City maupun Leicester di klasemen sementara. Bedanya, mereka kini cuma terpaut satu poin, di mana Leicester punya 39, dan City 38.
Berikutnya, Sabtu (28/12/2019), City akan main tandang melawan Wolverhampton. Sementara itu, Leicester akan menjamu pemimpin klasemen Liverpool, Jumat (27/12/2019).
Rangkuman Jalannya Pertandingan
Babak pertama didominasi City dengan penguasaan bola mencapai 69%. City juga lebih rajin menciptakan peluang, dan unggul jumlah tembakan 13 berbanding 3. Meski begitu, laga bisa dibilang berjalan cukup ketat.
City bahkan kebobolan terlebih dahulu ketika Vardy memanfaatkan kecepatannya dengan sangat baik untuk 'mengasapi' Fernandinho dan men-chip bola melewati terjangan Ederson. Namun, Mahrez berhasil menyamakan kedudukan dengan deflected shot ke gawang mantan klubnya.
City berbalik memimpin setelah Raheem Sterling dilanggar oleh Ricardo Pereira di kotak terlarang. Wasit menunjuk titik putih. Insiden itu dicek dengan VAR, dan keputusannya tak berubah. Gundogan maju sebagai algojo, dan dengan percaya diri menaklukkan Kasper Schmeichel dari titik penalti.
Di babak kedua, permainan Leicester tak mengalami peningkatan signifikan. Beberapa pemainnya cukup sering melakukan kesalahan operan, terutama di wilayah sendiri. Melawan City, itu sangat berbahaya.
Sang manajer Brendan Rodgers lantas melakukan dua pergantian. Dia mengganti Harvey Barnes dan Ayoze Perez dengan Marc Albrighton dan Demarai Gray. Harapannya tentu saja perbaikan performa.
Namun, tak lama setelah itu, City justru membobol gawang mereka untuk kali ketiga lewat Gabriel Jesus dari assist Kevin De Bruyne.
Di sisa waktu yang ada, City sedikit menurunkan tempo, sedangkan Leicester tak mampu mengembangkan permainan mereka.
Di menit-menit akhir, Guardiola memasukkan Aguero. Striker Argentina itu tampil sebagai cameo, untuk pertama kalinya setelah pulih dari cedera yang dialaminya saat melawan Chelsea pada 24 November 2019.
Susunan Pemain dan Statistik
City (4-3-3): Ederson; Walker, Otamendi, Fernandinho, Mendy; De Bruyne (kuning 59) (Aguero 90+1), Gundogan (kuning 71) (Rodrigo 79), Bernardo Silva; Mahrez, Gabriel Jesus, Sterling (Foden 89).
Manajer: Josep Guardiola.
Leicester (4-1-4-1): Schmeichel; Pereira, Evans, Soyuncu (kuning 35), Chilwell; Ndidi (kuning 51); Ayoze Perez (Gray 68), Tielemans (Praet 77), Maddison, Barnes (Albrighton 64); Vardy.
Manajer: Brendan Rodgers.
Statistik City - Leicester
- Ball possession: 63% - 37%
- Shots: 23 - 5
- Shots on target: 12 - 2
- Kartu kuning: 2 - 2
- Kartu merah: 0 - 0.
Baca juga artikel-artikel lainnya:
- Hasil Pertandingan Newcastle vs Crystal Palace: Skor 1-0
- Statistik Laga Everton vs Arsenal: The Gunners Catatkan Starting XI Termuda Sejak 2011
- Man of the Match Everton vs Arsenal: Calum Chambers
- Hasil Pertandingan Everton vs Arsenal: Skor 0-0
- Dalam Misi Pembangkitan Arsenal, Ljungberg Siap Bantu Arteta
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Pertandingan Liverpool vs Flamengo: Skor 1-0
Bola Dunia Lainnya 22 Desember 2019, 03:06
-
Hasil Pertandingan Manchester City vs Leicester City: Skor 3-1
Liga Inggris 22 Desember 2019, 02:35
-
Hasil Pertandingan Inter Milan vs Genoa: Skor 4-0
Liga Italia 22 Desember 2019, 01:53
-
Hasil Pertandingan Newcastle vs Crystal Palace: Skor 1-0
Liga Inggris 22 Desember 2019, 00:13
-
Hasil Pertandingan Barcelona vs Deportivo Alaves: Skor 4-1
Liga Spanyol 22 Desember 2019, 00:04
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR