
Bola.net - Christian Pulisic dan Kai Havertz kompak jadi penentu kemenangan Chelsea atas Crystal Palace dalam laga lanjutan Premier League, Sabtu (10/4/2021). Sayangnya, Timo Werner tidak ikut menjadi bagian dalam laga tersebut.
Ketiga nama di atas memang kerap menjadi sorotan publik karena penampilan buruknya tiap diberi kesempatan tampil oleh Thomas Tuchel selaku pelatih. Tetapi, mantan nahkoda PSG tersebut tetap memberikan kesempatan bermain kepada keduanya.
Keyakinan Tuchel kalau mereka bakal bersinar suatu hari nanti akhirnya terbayar, walau belum penuh. Havertz membuat gol dan assist, sementara Pulisic berhasil menjebol gawang Crystal Palace sebanyak dua kali.
Di saat kedua pemain tersebut 'menggila', Timo Werner malah tidak bisa berbuat apa-apa. Tuchel memilih tidak memainkan pria berumur 25 tahun tersebut dan memaksanya menyaksikan laga dari bangku cadangan selama 90 menit penuh.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Alasan Tuchel Mencadangkan Werner
Apakah keputusan ini menjadi pertanda kalau Tuchel sudah muak dengan Werner? Perlu diketahui kalau Chelsea mengeluarkan uang yang tak sedikit untuk mendatangkannya dari RB Leipzig di bursa transfer musim panas lalu.
Rupanya, Tuchel memang menyoroti performanya. Namun muak bukan kata yang tepat untuk dijadikan landasan keputusannya mencadangkan Werner dalam laga kali ini.
"Ini berkaitan dengan performa. Soal Timo, kami sudah hampir menggunakan dia secara berlebihan dan itu tidak ada gunanya," ungkap Tuchel kepada Sky Sports.
Memang, Tuchel sudah cukup sering memainkan Werner sejak menit awal pertandingan. Bahkan pada beberapa kesempatan, Werner bermain selama 90 menit penuh seperti waktu bertemu West Brom, Everton, dan Liverpool.
Iklim Persaingan di Chelsea
Tuchel kemudian menggantinya dengan Pulisic yang hanya tampil sebagai starter sebanyak dua kali dari lima laga terakhirnya. Kata Tuchel, pergantian itu semata-mata bertujuan menciptakan iklim persaingan antar pemain di skuadnya.
"Performa Christian sedang bagus, jadi saya ingin ada kompetisi untuk posisi. Kami belum membuat banyak pergantian dalam hal formasi atau posisi individu, namun kami harap Christian mampu unjuk gigi dan menjadi penantang dalam formasi menyerang," puggkasnya.
Dengan dua gol, nampaknya tidak akan sulit buat Tuchel untuk menunjuk Pulisic sebagai starter dalam laga leg kedua perempat final Liga Europa melawan FC Porto pada Rabu (14/4/2021) nanti. Laga tersebut akan digelar di markas the Blues, Stamford Bridge.
(Sky Sports)
Baca Juga:
- Apa Lagi yang Harus Diperbaiki oleh Kai Havertz, Wahai Thomas Tuchel?
- Chelsea Sukses Kalahkan Crystal Palace, Netizen: P.U.L.I.S.I.C
- 5 Pelajaran Crystal Palace vs Chelsea: Ternyata, Kai Havertz Berguna Banget!
- Man of the Match Crystal Palace vs Chelsea: Christian Pulisic
- Erling Haaland Kemahalan, Chelsea Bidik Lautaro Martinez?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kode Kai Havertz untuk Tuchel: Saya Suka Posisi Ini!
Liga Inggris 11 April 2021, 18:30
-
Pertama Kali dalam Sejarah, Chelsea Cetak 4 Gol di Bawah Tuchel
Liga Inggris 11 April 2021, 16:00
-
Pulisic: Respons Bagus Usai Pekan yang Sulit
Liga Inggris 11 April 2021, 15:30
-
Pesta Gol ke Gawang Palace, Bukti Chelsea Lapar Kemenangan
Liga Inggris 11 April 2021, 14:59
-
Bantai Crystal Palace, Tuchel Puji Performa Chelsea
Liga Inggris 11 April 2021, 14:33
LATEST UPDATE
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Spanyol vs Belgia 11 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:30
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris 12 Juli 2026
Piala Dunia 8 Juli 2026, 21:01
-
3 Alasan Bikin Fede Valverde Terancam Gagal jadi Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 8 Juli 2026, 20:16
-
RESMI: PSIM Yogyakarta dan Fahreza Sudin Berpisah
Bola Indonesia 8 Juli 2026, 19:46
-
Enzo Fernandez dan Gol Terpenting dalam Kariernya
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:58
-
Prancis Punya Michael Olise, Maroko Punya Achraf Hakimi
Piala Dunia 8 Juli 2026, 16:22
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR