
Bola.net - Eden Hazard sudah mencicipi kerasnya sepak bola Inggris ketika membela Chelsea di Community Shield kontra Manchester City. Namun permainan fisik ala Liga Premier tak membuatnya gentar sedikit pun.
Pemain yang banyak disebut sebagai salah satu talenta terbaik Eropa itu tampil kali pertama di Villa Park. Namun ia gagal membawa The Blues merebut trofi perdana musim ini setelah mereka dibekuk City 2-3.
Meski demikian Hazard mengaku gembira dengan pengalaman pertamanya. "Saya sudah menemukan apa yang saya cari di Inggris - stadion megah, lapangan bagus, atmosfer hebat dan laga yang sangat kompetitif," tukasnya pada The Daily Express.
Hazard sudah menjadi sasaran tekel pemain City dalam laga tersebut, tapi ia mengaku sudah mengantisipasi hal itu. "Saya terkadang dihentikan oleh tekel keras, tapi orang selalu mencoba menghentikan permainan saya. Namun jika itu fair macam ini, maka tak mengapa," imbuhnya.
Eks pemain Lille itu mengaku senang dengan kecepatan serta intensitas permainan di Inggris, dan yakin itu cocok dengan kualitasnya. "Di Prancis, laga bisa intens selama 10 atau 15 menit, tapi kemudian jadi sangat tenang dalam 10 atau 15 menit berikutnya. Di sini selalu maksimal," tutupnya. (espn/row)
Pemain yang banyak disebut sebagai salah satu talenta terbaik Eropa itu tampil kali pertama di Villa Park. Namun ia gagal membawa The Blues merebut trofi perdana musim ini setelah mereka dibekuk City 2-3.
Meski demikian Hazard mengaku gembira dengan pengalaman pertamanya. "Saya sudah menemukan apa yang saya cari di Inggris - stadion megah, lapangan bagus, atmosfer hebat dan laga yang sangat kompetitif," tukasnya pada The Daily Express.
Hazard sudah menjadi sasaran tekel pemain City dalam laga tersebut, tapi ia mengaku sudah mengantisipasi hal itu. "Saya terkadang dihentikan oleh tekel keras, tapi orang selalu mencoba menghentikan permainan saya. Namun jika itu fair macam ini, maka tak mengapa," imbuhnya.
Eks pemain Lille itu mengaku senang dengan kecepatan serta intensitas permainan di Inggris, dan yakin itu cocok dengan kualitasnya. "Di Prancis, laga bisa intens selama 10 atau 15 menit, tapi kemudian jadi sangat tenang dalam 10 atau 15 menit berikutnya. Di sini selalu maksimal," tutupnya. (espn/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joe Cole Sudah Bisa Kembali Berlatih
Liga Inggris 16 Agustus 2012, 21:45
-
Falcao: Saya Bisa Samai Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 16 Agustus 2012, 20:30
-
Hazard Tak Gentar Kerasnya Liga Premier
Liga Inggris 16 Agustus 2012, 19:20
-
Torres Belajar Hal Baru di Bangku Cadangan
Liga Inggris 16 Agustus 2012, 15:40
-
Usia Tak Redam Ambisi Lampard ke Piala Dunia 2014
Piala Dunia 15 Agustus 2012, 16:20
LATEST UPDATE
-
Baru Cetak Satu Gol di Piala Dunia 2026, Lamine Yamal: Bodo Amat!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 11:00
-
Arsenal Capai Kesepakatan Pribadi dengan Bintang Timnas Brasil Ini
Liga Inggris 11 Juli 2026, 09:30
-
Ederson Batal, Manchester United Incar Gelandang Brasil Lainnya!
Liga Inggris 11 Juli 2026, 08:30
-
Here We Go! Barcelona Kunci Transfer Karim Adeyemi dari Dortmund!
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 07:27
-
Loh! Manchester United Putuskan Batal Rekrut Ederson!
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:20
-
Man of the Match Spanyol vs Belgia: Lamine Yamal
Piala Dunia 11 Juli 2026, 05:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
























KOMENTAR