
Bola.net - Manchester United kembali dikaitkan dengan nama besar yang tengah bersinar di Premier League. Kali ini, sorotan tertuju pada penyerang kreatif Wolverhampton asal Brasil, Matheus Cunha.
Pemain berusia 25 tahun itu disebut-sebut sebagai sosok potensial yang bisa menyuntikkan kembali daya gedor ke lini serang Setan Merah yang belakangan ini terlihat tumpul.
Dalam beberapa pekan terakhir, nama Cunha ramai diperbincangkan usai tampil gemilang bersama Wolves. Dengan torehan 16 gol di semua kompetisi musim ini — 14 di antaranya di Premier League — ia menjadi andalan di lini depan.
Kemampuannya bermain di belakang striker utama, menciptakan peluang, sekaligus mencetak gol membuatnya cocok dengan sistem permainan United yang saat ini diasuh oleh Ruben Amorim.
Tak heran jika Amorim terlihat berbincang cukup lama dengan Cunha di lorong stadion usai laga akhir pekan kemarin. Dalam konferensi pers sebelum pertandingan, sang pelatih sempat memuji Cunha, meski buru-buru meralat pernyataannya saat wartawan mulai mengaitkannya dengan rumor transfer ke Old Trafford.
Aura Cantona di Sosok Cunha?

Beberapa fans mulai membandingkan Cunha dengan legenda United, Eric Cantona, yang datang ke klub pada usia 26 tahun dan mengubah arah sejarah klub.
Meski gaya bermain dan kepribadian mereka berbeda, keduanya memiliki kesamaan: flamboyan, penuh daya magis, dan tak pernah jauh dari kontroversi.
Namun, jika Cantona dikenal karena kung-fu kick-nya yang legendaris di tahun 1995, Cunha punya cerita kontroversial tersendiri. Pada Desember lalu, ia sempat terlibat insiden dengan staf keamanan Ipswich dan mendapat larangan bermain empat laga akibat pelanggaran keras terhadap pemain Bournemouth di ajang Piala FA.
Ambisi Besar di Balik Sikap Eksentrik

Di balik kontroversinya, tak bisa dipungkiri bahwa Cunha adalah pemain yang punya ambisi besar. Meski baru menandatangani kontrak baru dengan Wolves pada Januari, dalam sebuah wawancara ia sempat mengisyaratkan keinginan untuk naik level dan berjuang merebut gelar bersama klub yang lebih besar.
“Sekarang kami hampir aman dari degradasi. Tapi saya sudah bilang, saya ingin melangkah ke level berikutnya. Saya ingin bertarung untuk gelar dan hal-hal besar. Saya punya potensi,” ujar Cunha.
Pernyataan itu sempat menimbulkan spekulasi, sebelum akhirnya ia mengklarifikasi bahwa komentarnya telah disalahartikan dan ia masih ingin terus berkembang bersama Wolves.
Manchester United Perlu Penyegaran

Dengan hanya satu gol dari empat pertandingan terakhir Premier League, United tengah menghadapi krisis produktivitas. Jika mereka gagal lolos ke Liga Champions musim depan, itu akan sangat memengaruhi daya tarik mereka di bursa transfer — sekaligus kemampuan finansial untuk menebus klausul pelepasan Cunha yang mencapai £62,5 juta.
Beberapa pemain seperti Marcus Rashford, Jadon Sancho, hingga Antony pun disebut-sebut bisa dijual untuk memberi ruang bagi wajah baru di skuad.
Kini, segalanya kembali kepada keputusan manajemen United dan performa mereka hingga akhir musim. Apakah Matheus Cunha akan menjadi 'Raja' baru di Teater Impian? Waktu yang akan menjawab.
Klasemen Premier League
Sumber: The Sun
Jangan Lewatkan!
- Kisah Kleberson: Dari Juara Dunia, Kena Prank Ronaldinho, Gabung MU Bareng Cristiano Ronaldo, hingga Kena Damprat Roy Keane
- Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 23-27 April 2025
- Jadwal Lengkap Premier League 2024/2025 di SCTV dan Vidio
- Baru Saja Ngobrol Intim dengan Ruben Amorim, Matheus Cunha Kini Merapat ke MU
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menolak 'Dikadalin', MU Bakal Nego Sadis Victor Osimhen
Liga Inggris 23 April 2025, 20:50
-
Selain Cunha, Manchester United Juga Kebut Transfer Liam Delap
Liga Inggris 23 April 2025, 20:40
-
Mau Franco Mastantuono, MU Harus Siap Uang Segini
Liga Inggris 23 April 2025, 20:22
-
Solusi MU untuk Transfer Mahal Matheus Cunha: Nyicil!
Liga Inggris 23 April 2025, 20:08
LATEST UPDATE
-
Prediksi Inter vs Bologna 5 Januari 2026
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:45
-
Juventus vs Lecce: Pemain Terbaik dan Terburuk di Allianz Stadium
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:37
-
Man of the Match Juventus vs Lecce: Wladimiro Falcone
Liga Italia 4 Januari 2026, 02:27
-
Hasil Sassuolo vs Parma: Jay Idzes Gagal Bantu Neroverdi Raih Poin Penuh
Tim Nasional 4 Januari 2026, 01:13
-
Prediksi Man City vs Chelsea 5 Januari 2026
Liga Inggris 4 Januari 2026, 00:30
-
BRI Super League: Kuota Penonton Persik vs Persib Dibatasi
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:44
-
Prediksi BRI Super League, Bali United vs Arema FC 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 22:31
-
Prediksi Real Madrid vs Real Betis 4 Januari 2026
Liga Spanyol 3 Januari 2026, 22:15
-
Prediksi Fulham vs Liverpool 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 22:00
-
Prediksi BRI Super League, PSIM Yogyakarta vs Semen Padang 4 Januari 2026
Liga Inggris 3 Januari 2026, 21:35
-
Prediksi BRI Super League, Persis Solo vs Persita 4 Januari 2026
Bola Indonesia 3 Januari 2026, 21:10
LATEST EDITORIAL
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40
-
5 Pemain Terbaik Real Madrid di 2025: Mbappe Memimpin
Editorial 31 Desember 2025, 15:58
-
6 Calon Suksesor Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 30 Desember 2025, 13:10
-
6 Pemain yang Bisa Tinggalkan Man United pada Jendela Transfer Januari 2026
Editorial 30 Desember 2025, 12:43

























KOMENTAR