
Bola.net - Mikel Arteta akhirnya bisa tersenyum lebar di tengah guyuran hujan Emirates Stadium. Arsenal sukses mengunci tiket final Carabao Cup usai menyingkirkan Chelsea dengan agregat meyakinkan 4-2.
Kemenangan tipis 1-0 pada leg kedua semifinal Carabao Cup menjadi penyempurna keunggulan 3-2 yang mereka raih di Stamford Bridge dua pekan sebelumnya. Gol larut Kai Havertz menjadi penutup manis malam yang panjang di London Utara.
Namun, di balik skor yang terlihat sederhana, terdapat pertarungan mental dan strategi yang rumit. Arteta mengakui bahwa laga ini menuntut fleksibilitas tinggi dari pasukannya.
Pelatih asal Spanyol itu mengungkapkan bahwa timnya harus menghadapi perubahan taktik mendadak dari kubu lawan. The Blues ternyata datang dengan rencana permainan yang berbeda dari perkiraan awal.
"Well, kami tentu saja bersiap untuk memenangkannya. Kami tahu bahwa kami harus memainkan banyak 'fase permainan' di dalam satu laga tersebut," buka Arteta menganalisis jalannya laga.
Respon Cerdas Hadapi Kejutan

Arteta menyoroti keberanian Chelsea mengubah pendekatan mereka sejak menit pertama. Hal ini memaksa Arsenal untuk berpikir cepat dan tidak terpaku pada satu rencana saja.
Mantan asisten Pep Guardiola itu menyadari bahwa perubahan momentum bisa terjadi kapan saja, baik di babak pertama maupun jelang akhir laga. Kewaspadaan inilah yang menjadi kunci pertahanan solid The Gunners.
"Terutama karena sejak awal, mereka (Chelsea) mengubah set-up dan bermain dengan cara yang berbeda. Saya tahu bahwa di menit 45, tergantung konteks permainan, mereka bisa melakukan itu," jelas Arteta.
Situasi ini menuntut Arteta untuk memutar otak lebih keras di pinggir lapangan. Ia menekankan pentingnya peran pemain pengganti untuk menjaga kestabilan tim saat lawan mencoba menekan.
"Kami harus sangat fleksibel dan cerdik menggunakan bangku cadangan serta penyesuaian yang harus kami buat," imbuhnya.
Margin Tipis dan Pertahanan Solid

Meski Chelsea tampil menekan dan terorganisir, lini belakang Arsenal tampil disiplin tanpa cela. Arteta memuji solidnya pertahanan tim yang nyaris tidak memberikan celah fatal bagi lawan.
Pertandingan berjalan sangat ketat di mana peluang emas menjadi barang langka. Namun, efektivitas Arsenal dalam memanfaatkan momen krusial menjadi pembeda utama malam itu.
"Benar bahwa kami tidak benar-benar membiarkan lawan membuat peluang, kami hanya menciptakan saya pikir tiga atau empat peluang," analisis Arteta.
Arteta juga mengakui kualitas The Blues yang memberikan perlawanan sengit hingga detik terakhir. Kemenangan ini diraih dengan selisih performa yang sangat tipis di antara kedua tim.
"Dua peluang besar sebelum gol terjadi, dan marginnya akan sangat kecil karena mereka adalah tim yang sangat bagus. Mereka berkompetisi dengan sangat baik, dilatih dengan sangat baik, dan pada akhirnya, kami berhasil menuntaskannya," tegasnya.
Atmosfer Magis Penakluk Cuaca
Faktor lain yang tak kalah penting bagi Arteta adalah dukungan total dari para Gooners. Kondisi cuaca London yang tidak bersahabat ternyata tak menyurutkan energi di tribun penonton.
Kick-off yang larut malam ditambah cuaca buruk sempat menjadi kekhawatiran tersendiri. Namun, realitas di lapangan justru sebaliknya, suporter memberikan suntikan moral yang masif.
"Aatmosfernya tidak mudah hari ini karena kick-off larut malam; berangin, hujan, dingin, dan mereka meresponsnya," puji Arteta.
Energi dari tribun inilah yang menurut Arteta membantu tim mengatasi tekanan di momen-momen sulit. Koneksi antara pemain dan suporter terasa begitu kuat sepanjang 90 menit.
"Saya pikir penonton sangat brilian hari ini. Itu membawa begitu banyak energi dan keyakinan kepada tim di momen-momen berbeda," katanya.
Kini, Arsenal bersiap menatap final di stadion kebanggaan Inggris. Arteta merasa momen kebersamaan ini adalah hal yang pantas didapatkan oleh seluruh elemen klub.
"Itu sangat dibutuhkan, dan saya pikir kita semua pantas untuk berada bersama di Wembley dalam waktu beberapa minggu lagi," pungkas Arteta.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Semifinal Carabao Cup Live di Vidio, 4-5 Februari 2026
Liga Inggris 4 Februari 2026, 17:07
-
Pelatih Chelsea Semprot Balik Paul Merson: Jadi Pandit itu Memang Gampang!
Liga Inggris 4 Februari 2026, 16:57
-
Rekor Arsenal di Final Carabao Cup Bisa Jadi Tantangan untuk Mikel Arteta
Liga Inggris 4 Februari 2026, 15:59
-
Arsenal Sekarang Adalah Mesin Kemenangan, Siap Raih 3 Trofi Musim Ini
Liga Inggris 4 Februari 2026, 14:55
LATEST UPDATE
-
Ketika Inter Milan Menang dengan Skuad Eksperimental
Liga Italia 5 Februari 2026, 07:31
-
Torino Terlalu Pasif di Sisi Sayap, Tekanan ke Inter Kurang Maksimal
Liga Italia 5 Februari 2026, 07:16
-
Inter Milan, Kemenangan, dan Simbol Ambisi yang Lebih Besar
Liga Italia 5 Februari 2026, 06:44
-
Rating Pemain Man City saat Hajar Newcastle: 3 Pemain The Citizens Diganjar Nilai 8
Liga Inggris 5 Februari 2026, 06:29
-
Final Carabao Cup 2025-2026: Arsenal vs Man City
Liga Inggris 5 Februari 2026, 06:15
-
Hasil Inter vs Torino: Nerazzurri Lolos ke Semifinal, Tunggu Napoli atau Como
Liga Italia 5 Februari 2026, 05:31
-
Nonton Live Streaming Inter vs Torino di ANTV - Coppa Italia 2025/2026
Liga Italia 5 Februari 2026, 01:30
-
Tempat Menonton Inter vs Torino di Coppa Italia: Tayang di TV Mana?
Liga Italia 5 Februari 2026, 01:05
-
Tempat Menonton Man City vs Newcastle di Semifinal Carabao Cup: Tayang di TV Mana?
Liga Inggris 5 Februari 2026, 00:43
-
Daftar Negara Lolos dan Pembagian Grup Piala Dunia 2026
Piala Dunia 4 Februari 2026, 23:28
-
Arsenal Dihantam Jadwal Padat Usai Singkirkan Chelsea, Laga Liga Inggris Dimajukan
Liga Inggris 4 Februari 2026, 22:14
LATEST EDITORIAL
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42























KOMENTAR