
Bola.net - Legenda Manchester United, Roy Keane memberikan analisisnya terkait kekalahan Setan Merah atas Leeds United baru-baru ini. Ia menilai lini tengah MU bertanggung jawab besar atas kekalahan tersebut.
Setelah libur selama 24 hari, Manchester United akhirnya kembali beraksi di Premier League. Mereka berhadapan dengan Leeds United di Old Trafford pada pertandingan pekan ke-32 EPL 2025/2026.
Di laga ini, Manchester United harus mengakui keunggulan tim tamu. Mereka tumbang dengan skor 2-1 berkat sepasang gol Noah Okafor yang hanya mampu dibalas MU dengan gol Casemiro.
Di laga ini, MU memang sulit menghadapi Leeds karena mereka harus bermain dengan 10 pemain sejak awal babak kedua karena Lisandro Martinez mendapatkan kartu merah dari wasit. Namun Keane menilai kartu merah itu bukan penyebab kekalahan MU di laga ini.
Simak penjelasan mantan kapten Setan Merah itu di bawah ini.
Start Lambat Jadi Awal Petaka

Dalam wawancaranya di Sky Sports, Keane menyebut bahwa MU sebenarnya tampil apik di babak kedua. Namun karena mereka mengawali laga dengan lambat di babak pertama, mereka jadi kebobolan dua gol di laga tersebut.
"Ketika anda mengawali laga dengan lambat, maka sulit bagi anda untuk bisa mengambil alih jalannya pertandingan. Anda harus berlari dengan konsisten dan para pemain Manchester United tidak melakukan sprint di babak pertama," buka Keane.
"Mereka baru bergerak dan berlari di babak kedua. Namun itu sudah terlambat dan kekalahan ini jadi sebuah langkah mundur bagi mereka."
Gelandang MU Harus Bertanggung Jawab

Keane menyebut bahwa lambatnya aliran bola MU juga jadi penyebab mereka kalah dari Leeds United di laga ini.
Ia menilai para gelandang Setan Merah tidak tampil dengan baik terutama di babak pertama sehingga Setan Merah gagal mengembangkan permainan mereka di laga ini.
"Para gelandang Manchester United tidak terlihat sama sekali terutama di babak pertama. Mereka tidak memberikan energi, tidak memberikan kualitas yang bagus, sehingga Leeds dengan mudah menembus pertahanan mereka," pungkas Keane.
Laga Berikutnya

Manchester United harus cepat bangkit dari keterpurukan. Pasalnya mereka ditunggu laga berat di akhir pekan ini.
Setan Merah akan bertandang ke London untuk menghadapi Chelsea di pekan ke-33 Premier League 2025/2026 dan Setan Merah butuh kemenangan agar mereka bisa mengamankan tiket ke Liga Champions pada musim depan.
Klasemen Premier League
Sumber: Sky Sports
Baca Juga:
- Kalah dari Leeds, Michael Carrick Sebut MU Didzalimi Wasit dan VAR!
- Man Utd vs Leeds: Patahnya Rekor 45 Tahun, dan Amukan Michael Carrick Soal Kartu Merah Lisandro Martinez
- Kobbie Mainoo 'Menghilang' di Laga Manchester United vs Leeds United, Ini Penjelasan Michael Carrick
- Siapa Pemain Terbaik Leeds Saat Permalukan MU di Old Trafford? Malam Sempurna Noah Okafor, Karl Darlow Tangguh
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bruno Fernandes Desak Manchester United Bangkit Usai Tumbang dari Leeds
Liga Inggris 14 April 2026, 23:01
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00
-
Manchester City vs Arsenal: Benarkah Momentum The Gunners Sudah Tamat?
Liga Inggris 14 April 2026, 17:45
LATEST UPDATE
-
Youri Tielemans Bertekad Panen Trofi Juara di Manchester United
Liga Inggris 17 Juli 2026, 22:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
-
Thomas Tuchel: Gak Ada yang Mau Main di Perebutan Juara 3 Piala Dunia!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 20:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
Piala Dunia 17 Juli 2026, 18:15
-
Persib Bandung Mulai Cari Pengganti Frans Putros
Bola Indonesia 17 Juli 2026, 18:02
-
Joan Laporta: Jika Wasit Adil, Spanyol akan Juara Piala Dunia 2026!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR